7 Dampak Positif Penggunaan AC Untuk Siswa

7 Dampak Positif Penggunaan AC Untuk Siswa

Pendingin ruangan atau yang biasa dikelal AC (Air Conditioner) bukan lagi barang baru bagi masyarakat Indonesia karena keberadaannya yang kian mudah ditemui di setiap sekolahan. Penyebabnya bisa jadi karena semakin ramai orang tahu bahwa selain berperan sebagai solusi dari permasalahan seputar cuaca panas yang negeri tropis ini hadapi setiap harinya, ternyata AC juga memiliki manfaat lain khususnya bagi kesehatan dan produktifitas siswa. Ayo simak 9 dampak positif penggunaan AC untuk siswa berikut!
1. Memancing produktivitas
Sebuah penelitian menuturkan bahwa siswa cenderung lebih sulit untuk berpikir dengan baik ketika temperatur di tempat ia berada terlalu panas. Hal ini karena sejumlah energi secara otomatis terpakai untuk menurunkan suhu tubuh, menyisakan sedikit untuk otak belajar. Dengan adanya AC, siswa memerlukan lebih sedikit energi untuk mendinginkan tubuh dan lebih banyak lagi energi yang bisa dialokasikan untuk berpikir dan mengeluarkan gagasan-gagasan cemerlang.
2. Elemen untuk relaksasi
Ruangan ber-AC + pengharum ruangan adalah kombo paling jitu untuk memperoleh momen relaksasi berkualitas di sekolahan. AC membantu distribusi wewangian yang dihasilkan pengharum menjadi lebih efektif dan efisien. Hal ini dapat membuat siswa lebih nyaman, sehingga mudah dalam menyerap ilmu dari guru.
3. Kualitas udara terjaga
Dapat dikatakan sebagai dampak positif penggunaan AC yang paling utama. Karena kemampuannya untuk menyaring polutan dan bakteri, AC menjadi kunci sirkulasi udara yang sehat dan berkualitas. Dengan catatan, ini hanya bisa terwujud jika AC dalam keadaan bersih. Karena jika kotor, AC malah justru akan membahayakan kesehatan.
4. Solusi untuk asma dan alergi
Sirkulasi udara sehat yang dihasilkan AC ideal bagi siswa yang menderita asma dan atau alergi. Ini dikarenakan keduanya yang memiliki akar permasalahan berupa kualitas udara yang buruk khususnya akibat paparan jamur serta bakteri lain. Jika siswa sehat, maka nyaman dalam menyerap pengetahuan dari guru.
5. Menjaga kualitas furniture di ruangan
Temperatur panas yang umumnya disertai kelembaban berlebih dapat merusak furnitur di ruangan. Entah itu berbahan kayu, kulit hingga bahan, furniture pada umumnya membutuhkan kelembaban yang tidak terlalu berlebihan. Dengan penggunaan AC, lebih sedikit juga kesempatan bagi bakteri untuk menempel dan berkembang biak pada furnitur di sekolahan.
6. Mencegah alat elektronik menjadi terlalu panas
Beberapa alat elektronik yang intensitas penggunaannya tinggi butuh untuk selalu ‘didinginkan’. Katakan saja komputer yang ada di laboratorium. Jika dibiarkan berada dalam ruangan dengan temperatur tinggi, komputer atau sejenisnya dapat berujung berkurangnya masa hidup perangkat hingga kerusakan.
7. Mengatur temperamen seseorang
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, udara panas cenderung membuat seseorang kesulitan untuk berpikir. Dalam sebuah penelitian, turunnya kinerja otak seperti ini juga dikatakan sebagai faktor meningkatnya detak jantung dan tekanan darah dalam tubuh yang umumnya berbanding lurus dengan kadar temperamen seseorang. Secara tidak langsung, penggunaan AC pun dapat mencegah seseorang menjadi cepat marah dan emosian.
SMK Islam 1 Blitar telah memasang puluhan AC pendingin guna kenyamanan dan kemudahan siswa dalam proses belajar mengajar setiap harinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *