Blitar, 3 Juni 2026 – SMK Islam 1 Blitar kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan pendidikan vokasi dengan diresmikannya Tempat Uji Kompetensi (TUK) Teknik Sepeda Motor (TSM) Astra Honda. Peresmian ini menjadi bukti nyata implementasi program Link and Match antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, serta siap menghadapi kebutuhan industri otomotif, khususnya sektor sepeda motor.

Kegiatan yang berlangsung di Bengkel TUK TSM Astra Honda SMK Islam 1 Blitar tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari dunia pendidikan dan industri. Hadir dalam acara ini General Manager Corporate Communication PT Astra Honda Motor (AHM) Ahmad Muhibbuddin, Technical Service Division Head MPM Honda Jatim M. Bondan Priyoadi, Vocational Manager/AHASS Network Support Department Ratna Tri Hartati, Vocational Officer Zeffi Moh. Ihrami, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota dan Kabupaten Blitar Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd., para asesor UKK Honda, perwakilan jaringan AHASS se-Blitar, SMK Mitra AHASS, serta jajaran manajemen SMK Islam 1 Blitar.

Peresmian diawali dengan penyerahan sertifikat resmi sebagai SMK Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda, dilanjutkan dengan serah terima simbolis 1 unit Honda Scoopy sebagai dukungan fasilitas pembelajaran dan peningkatan grade TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar.

Pada kesempatan yang sama, PT Astra Honda Motor dan MPM Honda Jatim juga menyerahkan 1 unit Honda CB150X sebagai bentuk apresiasi atas prestasi membanggakan yang diraih Bapak Made Kusbanu, S.Pd., Guru Produktif TSM SMK Islam 1 Blitar yang berhasil meraih Juara 1 Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) Tingkat Nasional Tahun 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar SMEKISA. Sebelum berlaga di tingkat nasional, Bapak Made telah menjalani serangkaian pembekalan dan pelatihan intensif bersama MPM Honda Jatim sejak November 2025 hingga Januari 2026. Berkat kerja keras, kompetensi, dan dedikasinya, beliau berhasil membawa nama Jawa Timur sekaligus SMK Islam 1 Blitar menjadi yang terbaik di tingkat nasional. Capaian ini semakin mengukuhkan posisi SMK Islam 1 Blitar sebagai salah satu sekolah vokasi unggulan di bidang otomotif, khususnya kompetensi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM).

Dalam sambutannya, M. Bondan Priyoadi menyampaikan bahwa keberadaan TUK merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Honda dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Indonesia.

“Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, kami berharap keberadaan TUK Astra Honda di SMK Islam 1 Blitar dapat menjadi sarana peningkatan kompetensi siswa dan guru melalui pengalaman praktik berstandar industri, sehingga mampu mencetak SDM yang siap kerja, siap menghadapi perkembangan industri otomotif, serta tuntutan kualitas layanan kepada konsumen yang terus berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Astra Honda Motor dan MPM Honda Jatim.

“Peresmian TUK TSM Astra Honda ini menjadi pencapaian penting bagi sekolah kami. Dukungan fasilitas, pembinaan, dan sinergi yang diberikan semakin memperkuat komitmen kami dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang berkualitas. Kami berharap siswa dapat memperoleh pengalaman belajar yang lebih baik serta memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri otomotif,” ungkapnya.

Peresmian TUK ini menambah jumlah Tempat Uji Kompetensi Astra Honda binaan MPM Honda Jatim menjadi 17 sekolah yang tersebar di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur. Kehadiran TUK menjadi bagian penting dalam memperkuat keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus memastikan lulusan SMK memiliki kompetensi sesuai standar dunia kerja.

TUK Astra Honda merupakan sekolah yang telah menerapkan kurikulum Teknik Sepeda Motor Honda berstandar A+, didukung fasilitas praktik, laboratorium, unit sepeda motor, tools dan equipment, serta tenaga pengajar yang telah memenuhi standar kompetensi Astra Honda. Selain itu, pelaksanaan uji kompetensi juga melibatkan teknisi AHASS yang memiliki kualifikasi minimal Technical Training Level 2 (TTL 2) dan pengalaman kerja yang memadai sehingga kualitas hasil uji kompetensi benar-benar sesuai standar industri.

Puncak kegiatan ditandai dengan pemotongan pita peresmian TUK TSM Astra Honda yang dilakukan bersama oleh seluruh tamu kehormatan. Setelah itu, para tamu mengikuti Workshop Tour Bengkel TUK TSM Astra Honda untuk melihat secara langsung fasilitas pembelajaran, laboratorium praktik, teaching factory, serta implementasi standar industri Honda yang diterapkan dalam proses pendidikan di SMK Islam 1 Blitar.

Melalui peresmian TUK TSM Astra Honda ini, SMK Islam 1 Blitar semakin memperkuat posisinya sebagai sekolah vokasi yang mampu menghadirkan pembelajaran berbasis industri secara nyata. Sinergi antara sekolah, Astra Honda Motor, MPM Honda Jatim, jaringan AHASS, dan pemerintah diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang unggul, tersertifikasi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap bersaing di dunia kerja.

Dengan semangat “Skill by Religious and Discipline”, SMK Islam 1 Blitar terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan vokasi yang inovatif, berkarakter, dan berorientasi pada kebutuhan industri masa depan.