Gebyar PBD Se-Jawa Bali, Ramliyanto Ungkap 3 Keunggulan SMK. Simak Informasinya Disini

Gebyar PBD Se-Jawa Bali, Ramliyanto Ungkap 3 Keunggulan SMK. Simak Informasinya Disini

Blitar – Gebyar Program Pintar Bersama Daihatsu (PBD) Jawa Timur digelar di Bengkel Teaching Factory, yang berlangsung pada Jum’at, 5 Maret 2021 di SMK Islam 1 Blitar, Jawa Timur.

Gebyar PBD Jatim dihadiri Direktorat Mitras Dudi Bidang Kemitraan dan Penyelarasan DUDI dengan SMK, Sardi Guyatno, MBA, General Affair Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Jakarta, Yoga D Suryana, CSR Dept. Head PT ADM Jakarta, Kirana Belly, Sekretaris Dinas Pendidikan Prov Jatim, Dr. Ir. Ramliyanto, MSc, Kepala Dinas Pendidikan Cabang Blitar, Kepala SMK Binaan PT Astra Daihatsu Motor, Kepala SMK MKKS Kota Blitar, hingga  Ketua LP Ma’arif kota Blitar, Dr. H. Syaikhul Munib, M.Ag dan Ketua Komite Sekolah, Dr. Wahidul Anam, M.Ag. 

Turut hadir pula, puluhan SMK Binaan PBD yang mendapatkan bantuan donasi mesin mobil, yakni SMK Islam 1 Blitar,  SMKN 1 Kota Kediri,  SMK PGRI 1 Ngawi,  SMK Yosonegoro Kab Magetan,  SMK Muh 2 Genteng Kab Banyuwangi,  SMK PGRI 1 Mejayan kab Madiun,  SMKN 11 Kota Malang,  SMK Bendo Kab Magetan,  SMK Dwija Bhakti 2 Kab Jombang,  SMK Yasmu Manyar Kab Gresik,  SMK PGRI Sumoroto Kab Ponorogo,  SMKN 3 Boyolangu Kab Tulungagung,  SMKN 1 Purwosari Kab Pasuruan, dan  SMKN 2 Jember.

Sekretaris Dinas Pendidikan Prov. Jatim, Dr. Ir. Ramliyanto, MSc mengatakan, SMK punya tiga keunggulan kompetitif, dalam beberapa hal. Yang pertama, yakni mampu mencetak spesifik human resource.

“Jadi memang SMK secara historis dicetak untuk spesifik human capitol” katanya dihadapan hadirin.

Keunggulan SMK ke-2, SMK memiliki spektrum lulusan yang luas. Mulai lulusan yang sangat cangggih misalnya dari Internet of Things (IoT), hingga peracik kopi.

“Jadi spektrum SMK itu luar biasa. SMK memunculkan jurusan baru dan ini seiring dengan kebutuhan dunia usaha dunia industri,” ungkapnya.

Keunggulan SMK yang ke-3, lulusan SMK mudah terserap dunia kerja.

“Masa tunggu lulusan SMK tidak boleh lebih lama dari sekolahan umum. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS), bahwa pengangguran tertinggi berdasarkan ijasahnya adalah SMK. Kadang anak-anak menjadi pekerja temporer yang bisa pendapatannya lebih tinggi dari pekerja permanen. Mereka bekerja dari rumah. Anak-anak seperti ini kadang tidak terdata di BPS. Kemana lulusan-lulusan kita, mari kita data sehingga negatif framming itu tidak dilanjutkan lagi.” pungkasnya.

“Atas nama Provinsi Jatim, Dinas Pendidikan Jawa Timur, mengucapkan terimakasih pada PT ADM. Support dari PT ADM luar biasa, saya kira. Kedepan saya harap kerjasama PT ADM dengan SMK SMK se-Jatim dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan” tuturnya.

Sinergi: Gebyar Pintar Bersama Daihatsu se-Jawa Bali di SMK Islam 1 Blitar

General Affair Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Jakarta, Yoga D Suryana menjelaskan Program Pintar Bersama Daihatsu ini sudah memenuhi 9 paket pernikahan massal. Mulai dari donasi, hingga pelatihn guru.

“Donasi ini diharapkan dapat memenuhi sarana yang sudah ada untuk sarana praktek siswa. Sehingga menghasilkan siswa yang berkulitas, yang dapat terserap dunia kerja. Salam vokasi kuat, menguatkan Indonesia” ungkapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, kepala sekolah SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Solihin, MAP, mengungkapkan pada hari tersebut dilaksanakan penandatanganan sekaligus donasi mesin mobil dan penyerahan sertifikat Daihatsu School Service Center (DSSC).

“SMK Islam 1 Blitar mengikuti PBD tahun 2018. Awalnya akreditas B, tahun 2019 memperoleh akreditas A. Kami berjuang lagi hingga mendapatkan DSSC. Sebagai salah satu pelayanan pada masyarakat  dalam bentuk Service Point.” katanya

“SMK Islam 1 Blitar juga berjasama dengan kubota, juga punyai pondok pesantren. Ponpes ini mendapat Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai salah satu pengabdian masyarakat. Dimana lulusannya selalu disalurkan ke perusahaan-perusahaan” ungkapnya.

Acara ini dihadiri oleh puluhan undangan se Jawa Bali dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan 5 M secara ketat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga membatasi mobilitas dan interaktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *