Khotmil Qur’an di Al Muhsin Sebagai Refleksi Harlah GP Ansor ke-87

Khotmil Qur’an di Al Muhsin Sebagai Refleksi Harlah GP Ansor ke-87

Blitar – Setiap umat muslim selalu dianjurkan untuk senantiasa membaca kitab suci Alquran. Selain mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT, membaca Alquran juga merupakan upaya untuk mencapai kelapangan hidup agar terhindar dari segala kesempitan.
Dilansir dari laman NU Online, seorang mukmin yang senantiasa membaca Alquran digambarkan dalam hadits Abu Dawud, seperti buah yang wangi dan manis. Sedangkan seorang mukmin yang tidak suka membaca Alquran seolah-olah seperti buah yang rasanya manis akan tetapi tidak memiliki aroma wangi.
Seseorang yang senantiasa membaca Alquran memiliki keistimewaan tersendiri. Banyak sekali keutamaan untuk orang yang menyibukkan diri dengan membaca kitab suci Alquran, tak terkecuali bagi GP Ansor Kota Blitar yang berhasil mengkhatamkan.
Di Pondok Pesantren Al Muhsin SMK Islam 1 Blitar, dalam rangka harlah, GP Ansor menggelar khotmil qur’an. Sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah, kontribusi GP Ansor juga tak perlu diragukan lagi dalam memperjuangkan dan mengawal keutuhan Republik Indonesia. (Sabtu, 24/4/2021)
GP Ansor tidak hanya memainkan perannya menyebarluaskan ajaran Islam yang inklusif di Kota Blitar. Pun Ansor selalu hadir dalam menghiasi tumbuh kembangnya dinamika keumatan dan kebangsaan masyarakat Indonesia dengan tetap berpegang teguh pada prinsip tasamuh (sikap terpuji), tawashut (tidak memihak), tawazun (tidak ekstrem), dan i’tidal (tegak lurus dan adil).
Agenda besar Gerakan Pemuda Ansor Kota Blitar tentang revitalisasi nilai dan tradisi, penguatan sistem kaderisasi dan pemberdayaan potensi kader terus digenjot sebagai wujud komitmen dan peran GP Ansor dalam berkhidmat untuk kemandirian NKRI menuju terwujudnya masyarakat yang demokratis, adil, makmur dan sejahtera berdasarkan ajaran Islam Ahlussunah wal-Jama’ah. Sebagaimana tema harlah GP Ansor 2021 yakni Pagar Baja Gerakan Kita.
Dalam sambutannya Walikota Blitar, Drs. Santoso, M.Pd menjelaskan bagaimana pemuda-pemuda dibawah NU menjadi pengikrar pemerintah kota Blitar
“Terkait hiburan-hiburan malam, pemerintah kota Blitar selalu memantau. Jadi tidak mungkin saya membiarkan. Untuk itu sebelum ramadhan saya telah menerbitkan instruksi agar tidak menimbulkan hal-hal yang membuat riskan masyarakat,” ucapnya.
“Terimakasih, mudah-mudahan GP Ansor kota Blitar selalu diberi kemudahan dalam kebaikan.” tuturnya.
Sementara itu ketua tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Dr. Habib Bawafi, M.HI mengungkapkan agar GP Ansor tetap semangat dalam segala hal.
“Mengucapkan selamat atas harlah GP Ansor ke-87 ini, mudah-mudahan terus memberikan keberkahan pada bangsa dan bangsa.” tutur mantan ketua GP Ansor ini.
Sementara itu, salah satu panitia, Robait Usman, S.Kom menjelaskan bahwa acara tersebut dihadiri dari berbagai lembaga dan banom, antara lain jajaran PCNU, Muslimat NU, PMII, IPNU, IPPNU, LAZISNU, LTN NU, hingga jajaran Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dengan jumlah sekitar 120 undangan.
Dalam kegiatan tersebut sahabat Robait menjelaskan adanya doa kirim leluhur. Untuk para muassis, para pendiri Ansor hingga masyarakat nahdliyin kota Blitar.
Doa kirim leluhur ini menunjukan etika seorang muslim yang baik yakni Birrul Walidain, berbuat baik kepada kedua orang tua” ucapnya lembut.Tasyakuran dan khotmil quran dalam rangka harlah GP Ansor ini digelar dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan 5 M secara ketat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga membatasi mobilitas dan interaktif.
Simak acara harlah GP Ansor Kota Blitar ini pada youtube NU Kota Blitar dibawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *