Launching Samsung Tech Institute

Launching Samsung Tech Institute

Samsung Tech Institute merupakan program terbaru di SMK Islam 1 Blitar. Program ini diresmikan pada tanggal 19 Oktober 2017 dalam acara bertajuk Launching Tech Institute. Acara ini dihadiri langsung oleh Bapak Kepala SMK Islam 1 Blitar, Pengawas SMK Kota Blitar, Direktur Perusahaan Samsung, bapak dan ibu guru jurusan TKJ, serta wali murid dan siswa-siswi kelas X-TKJ1.

Program ini berbeda dengan program unggulan lainnya yang ada di SMK Islam 1 Blitar. Hal ini karena program Samsung Tech Institute memiliki standar yang sama dengan Samsung Tech Institute di seluruh dunia, misalnya di Canada dan di Vietnam. SMK di Indonesia yang bekerja sama dengan Samsung hanya ada 26 sekolah. Salah satunya adalah SMK Islam 1 Blitar. Hal ini patut dibanggakan karena SMKI merupakan satu-satunya sekolah di Blitar yang bekerja sama dengan Samsung. “Kita tidak akan menambah kerja sama lagi untuk beberapa tahun ke depan dikarenakan kita mengikuti kebutuhan servis center yang ada,” ujar Bapak Abu, perwakilan Samsung Tech Institute yang hadir dalam acara launching.

Sebelum masuk di Samsung Tech Institute para siswa jurusan TKJ harus mengikuti tes yang diadakan oleh Samsung. Tes diadakan dengan tujuan agar yang mengkuti program ini adalah mereka siswa-siswi yang benar-benar memiliki tekad dan semangat, memiliki kemampuan atau skill yang telah lulus syarat.

Mereka yang telah masuk ke program ini lebih fokus ke produk ponsel dan tablet. Keuntunggan lainnya adalah mereka langsung mendapatkan materi pembelajaran dari Samsung dan materi tersebut tidak dapat disebarluaskan karena materinya terikat dengan IMEI tablet yang akan mereka dapatkan.

Tujuan diadakannya kelas ini adalah menciptakan tenaga kerja yang baik, terdidik dan disiplin sehingga setelah lulus merek dapat langsung bekerja di perusahaan Samsung dengan memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pesan dari Bapak Vito, “Jangan pernah malu menjadi anak SMK ataupun lulusan SMK. Karena anak SMK itu memiliki keahlian khusus yang berbeda dengan lulusan lainnya. Jadi teruslah berusaha untuk mengembangkan keahlian itu sampai kalian benar-benar mahir.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *