Penggagas Berdirinya Jurnalistik Perspektif

Penggagas Berdirinya Jurnalistik Perspektif

“Sebaik-baik orang adalah orang yang bermanfaat bagi orang lain.” Sebuah kalimat sederhana namun penuh makna. Itulah kalimat yang terucap oleh wanita yang berparas cantik, gigih, dan masih muda ini. Siapakah beliau? Yuuk berkenalan lebih dekat dengan beliau!

 Beliau adalah Ibu Faizatul Hanafiyah, S.Pd., M.Pd., guru Bahasa Indonesia SMK Islam 1 Blitar yang bertempat tinggal di Dsn. Mojo RT 1 RW 1 Ds. Plosoarang Kec. Sanankulon Kab. Blitar. Merupakan putri kedua dari Bapak Imam Hanafi dan Ibu Siti Romelah.

Guru yang biasa disapa Bu Faiza ini tak lain dan tak bukan adalah penggagas berdirinya Jurnalistik Perspekif di SMK Islam 1 Blitar. Wanita yang lahir di Blitar, 1 Januari 1992 inilah yang telah menularkan semangat pada Tim Pers untuk berkarya, meuangkan ide dalam tulisan hingga mampu menerbitkan majalah sekolah setiap semester.

Bu guru yang menyukai warna putih ini menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Plosoarang 02, kemudian melanjutkan pendidikan menengah di SMPN 3 Blitar dan SMAN 3 Blitar lulus pada tahun 2010. Pada tahun yang sama, beliau memutuskan untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Negeri Malang (UM). Pada tahun 2014 beliau berhasil menyelesaikan studi S1-nya hanya dalam waktu tujuh semester atau 3,5 tahun. Setelah lulus kuliah, bu guru yang murah senyum ini memulai kariernya dengan bekerja pada salah satu bimbel di Blitar. Pada tahun yang sama beliau diterima menjadi guru Bahasa Indonesia di SMK Islam 1 Blitar. Namun, semangat belajarnya tidak berhenti sampai di situ. Tiga tahun setelah mengajar, beliau memutuskan melanjutkan kuliah S2 di kampus yang sama (UM) dengan konsentrasi Pendidikan Bahasa Indonesia. Beliau mampu membagi waktu kuliah di Malang dengan tetap mengajar di Blitar. Akhir tahun 2018 kemarin beliau telah menyelesaikan studi magisternya hanya dalam kurun waktu 3 semester atau 1,5 tahun dengan IPK Cumlaude 3.91. Waw, selamat ya Bu Faiza!

Oh ya, sebagai pembina ekskul jurnalistik, bu guru yang terbiasa menjadi MC acara formal maupun nonformal ini juga mengajari Tim Pers tentang Public Speaking, lho! Tujuannya agar kami berani berbicara di depan umum. Dengan semangat berkarya beliau aktif menulis beberapa artikel di bidang pendidikan dan telah berhasil dimuat di jurnal nasional maupun internasional. Beliau pernah mengikuti Olimpiade Guru Nasional (OGN) dan mewakili Kota Blitar mengikuti seleksi tingkat Provinsi. Meskipun belum lolos ke tingkat nasional, beliau mendapat peringkat 6 se-Provinsi Jatim. Dengan usia yang masih relatif muda, beliau juga pernah menjabat sebagai kepala sekolah selama kurun waktu 2 tahun (2016-2018) di SDI Qur’an Al Istiqomah, sebuah sekolah swasta yang berada di naungan Yayasan Al-Kaukab Blitar.

Motivasi terbesar dalam hidup beliau adalah membahagiakan kedua orang tua. Beliau memaparkan bahwa dalam setiap perjalanannya ada doa dan dukungan dari orang tua. Beliau juga berpesan untuk memulai semua hal dengan niat yang tulus agar mendapat ridlo dari Allah. Selain itu, beliau juga memaparkan bahwa sangat dibutuhkan manajemen waktu, hati, dan energi yang baik. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membuat daftar skala prioritas dan todolist setiap hari agar dapat menjadi generasi milenial yang multitasking. “Manajemen hati dibutuhkan agar kita tidak mudah baper dengan situasi yang ada, sedangkan manajemen energi juga sangat diperlukan agar tubuh tetap sehat sehingga dapat beraktivitas dengan baik,” tutur Bu Faiza.

Dalam wawancara beberapa waktu lalu beliau menuturkan kepada kami agar menggunakan masa muda dengan sebaik-baiknya. Pesan beliau untuk siswa-siswi SMK Islam 1 Blitar adalah terus bersemangat, jangan mudah terbawa arus, senantiasa perbaiki kualitas diri, serta selalu dekatkan diri pada Allah SWT. “Terus berkarya dan ambil peluang yang ada,”  pungkas bu guru yang menginspirasi ini.

#Ginanjar Tri A.p TPM 2 #Yunus.afr TKJ 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *