Perayaan Hari jadi kota Blitar ke-113

Perayaan Hari jadi kota Blitar ke-113

        Ada yang istimewa loh, khususnya di Kota Blitar. Yakni pagelaran seni, pentas budaya kerarifan lokal Blitar. Tepatnya pada kemarin tanggal 5-9 April ada event yang bernuansa jadul di Aloon-Aloon Kota Blitar. Sebelum itu ada pawai budaya dengan tema “Kebudayaan Lokal” pada hari Selasa tanggal 26 Maret 2019. Siswa siswi SMK Islam 1 Blitar juga ikut berpartisipasi loh, dalam dua acara tahunan tersebut. Tak hanya letaknya yang tidak jauh dari pusat kota (aloon-aloon). Nah mau tahu seperti apa keseruan acaranya? Ayo kalian simak ulasannya di bawah ini!

Pawai budaya diikuti oleh kurang lebih mencapai 150 nomor urut peserta. Dengan setiap nomor urut mewakili dari instansi dengan menampilkan kreasi dari kebudayaan lokal Blitar itu sendiri. Tak terkecuali siswa-siswi SMK Islam 1 Blitar yang juga mengikutinya. Perwakilan dari SMK Islam 1 Blitar bergabung dengan siswa-siswa dari sekolah-sekolah lain, seperti SMK Negeri 1,2,3 dan SMA Negeri 1,2,3,4. Dengan diawali kereta kencana serta tarian-tarian tradisional di belakangnya. Kenapa harus bergabung dengan sekolah lain? Karena tingkat SMA/SMK sederajat merupakan lembaga pendidikan yang ditangani langsung oleh pemerintah provinsi. “Adanya pengalihan kewenangan, yang jika sebelumnya dulu itu  merupakan kewenangan kota beralih ke kewenangan provinsi,” ujar Kak Dzikri selaku OSIS dan peserta yang mengikuti.

 Pawai budaya yang berlangsung pada pukul 13.00-16.30 WIB, dengan start di depan kantor walikota dengan finishnya di Balai Kota Kusuma Wicitra. Kemudian rangkaian acara hari jadi kota Blitar yang ke 113 berlanjut ke event Jadul. Jadul merupakan kependekan dari Jaman Doeloe. Kegiatan bazar  yang dibuka mulai pukul 15.00 sampai 21.00 WIB. Dengan menghadirkan berbagai macam instansi yang ikut serta meramaikan acara tersebut seperti acara pawai sebelumnya. Dimulai dari instansi kantor dinas, sekolah dari tingkat SMP/MTs, SMA/SMK sederajat, kantor kelurahan atau kantor desa maupun UMKM yang mempromosikan produknya.

 Peserta event Jadul mendapatkan tempat secara random/acak melalui pengundian tempat serta menentukan tema. Bazar SMK Islam 1 Blitar mendapatkan nomor urut terakhir, yakni malam penutupan jadul. Namun, justru malam terakhir menjadi puncak keramaian event jadul tersebut. Dengan yang ditampilkan yakni produk dari KWU SMK, seperti keripik singkong, ketela, gula semut, minuman kopi gratis, minuman jahe manis, gorengan, nasi pecel punten, dan lain-lain. Dengan mengenakan kostum jadul lengkap, baik bu guru maupun siswa-siswi yang ikut menjaga stand bazar.  

“Tentunya dengan keterlibatan siswa-siswi SMK Islam 1 Blitar dalam bazar dapat memunculkan peluang serta minat para siswa-siswi untuk berniaga/berdagang,” ujar Bu Alia selaku salah satu guru yang bertugas di stand bazar.

#Ginanjar Tri X M2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *