Peringatan Hari Santri Nasional

Peringatan Hari Santri Nasional

Hari Santri merupakan sebuah hari untuk memperingati peran besar kaum kiai dan kaum santri dalam perjuangannya melawan penajajah yang bertepatan dengan resolusi jihad dari Mbah KH. Hasyim pada tanggal 22 Oktober.

Itulah alasan yang mendasari kenapa Hari Santri Nasional ditetapkan pada tanggal 22 Oktober, yang sebelumnya Presiden Jokowi berpendapat pada tanggal 1 Muharram.

Sejarah membuktikan, para santri bersama dengan pejuang lainnya mempunyai peran yang sangat penting dalam merebut kembali kedaulatan negara republik Indonesia dari penjajah bangsa asing.

Sebagai bentuk peringatan terhadap perjuangan para santri, SMK Islam mengadakan berbagai macam kegiatan, antara lain sebagai berikut.

  1. Lomba Sepak Bola Bersarung

Pada tanggal 15 Oktober, OSIS SMK Islam 1 Blitar mengadakan pertandingan sepak bola sarung yang diikuti oleh seluruh pondok pesantren se-Kota Blitar. Pertandingan ini diselenggarakan di lapangan SMKI. Pertandingan ini berjalan dengan lancar dan seru karena seluruh peserta sangat antusias untuk mengikuti pertandingan ini. Akhirnya, pertandingan ini dijuarai oleh pondok pesantren Al-Muhsin SMK Islam 1 Blitar. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyambung tali persaudaraan dan juga tali silaturahmi antar pondok pesantren yang ada di Kota Blitar.

  1. Lomba Keagamaan

Pada tanggal 19 Oktober, OSIS mengadakan lomba keagamaan antarkelas di SMK Islam 1 Blitar. Kegiatan ini pun banyak diikuti oleh siswa-siswi SMKI.  Ada tiga bidang lomba yangdiadakan, yaitu 1) Hafalan juz 30, 2) Pidato, dan 3) Seni baca Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini sekolah dapat mengetahui siswa-siswanya yang memiliki bakat di bidang-bidang tersebut.

  1. Kirab Ta’aruf Santri

Kirab ini dilaksanakan pada tanggal 22 Oktober. Kirab ini diikuti oleh seluruh pondok pesantren se-Kota Blitar dan juga siswa kelas X-XI SMK Islam 1 Blitar. Kegiatan ini diadakan di Alun-Alun Kota Blitar. Antusias dari setiap pondok pun layak untuk diacungi jempol karena mereka mengirimkan hampir seluruh santrinya untuk mengikuti kegiatan ini.

“Kegiatan ini diadakan sebagai bentuk penghormatan bagi santri yang telah ikut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dan juga agar mereka yang sekarang menjadi santri tahu dengan perjuangan saudara-saudaranya dulu dan dapat meniru sikap-sikap dari santri terdahulu,” ujar Waka Kesiswaan Drs. Gigih Widiyanto ketika ditemui usai kirab berlangsung. wid)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *