Siapakah Ahlussunnah  Wal Jama’ah  ?

Siapakah Ahlussunnah Wal Jama’ah ?

Ahlusnunnah wal Jama’ah atau sunni merupakan golongan yang menjalankan sunnah dengan penekanan pada peneladanan peri kehidupan Nabi Muhammad SAW. Sekitar 90% umat Muslim sedunia merupakan umat aswaja .
Ahl berarti keluarga-keluarga, pengikut dan penduduk. As-sunnah bermakna jalan, cara, atau perilaku. Al-Jama’ah bermakna orang-orang yang memelihara kebersamaan dan kolektifitas dalam mencapai satu tujuan.
Aswaja mengikuti empat mazhab, yaitu Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali.
Aswaja menerima perbedaan, kemajemukan dan keragaman dalam akidah, fiqih, hingga tasawuf.
Dalam hal aqidah , Aswaja mengikuti Mazhab Asy’ari dan Maturidi , yang percaya beriman pada wahyu adalah hal utama.
Ahlus Sunnah Wal Jama’ah memiliki beberapa tradisi keagamaan yang dibenarkan menurut syariat yakni aqiqah, khitan, akad nikah zakat dan infaq, kurban dan puasa.
Aswaja menyerukan pada kebajikan, dan melarang kemungkaran. Mereka juga waspada dalam menjalankan agama, dan tidak pernah menjadikan kekerasan sebagai jalan.
Aswaja memahami syariat dari awalnya. Mereka memahami “Bismillāhirrahmānirrahīm” (Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).
Awal yang benar akan mengantar pada akhir yang benar juga. Karena itu, Aswaja membangun piramida ilmu sesuai cara yang benar: membangun pondasi piramida dari bawah, hingga sampai pada ujung lancipnya yang berada di atas.
Sementara kelompok radikal membalik cara membangun piramida ilmu mereka, ujungnya di bawah, dan pondasinya di atas hingga piramida itu runtuh mengenai kepala mereka sendiri.
Inilah yang membedakan kelompok Aswaja dengan kelompok yang mengikuti hawa nafsunya, merusak dunia hingga menjelekkan citra Islam.
Sumber : Buletin Aswaja NU Center Kota Blitar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *