SMK Bina Bangsa Dampit Kab. Malang pun Melirik Program Pintar Bersama Daihatsu. Begini Suasananya.

SMK Bina Bangsa Dampit Kab. Malang pun Melirik Program Pintar Bersama Daihatsu. Begini Suasananya.

Blitar – Studi banding merupakan suatu kegiatan yang dilakukan dengan tujuan menambah wawasan dan pengetahuan yang akan diterapkan kedepannya untuk menjadi lebih baik. Kegiatan studi banding sangat bagus bagi perkembangan suatu kebutuhan yang diharapkan sebagaimana mestinya.

Kali ini, SMK Bina Bangsa Dampit Kab. Malang melakukan studi banding ke SMK Islam 1 Blitar, atas saran dari korwil Pintar Bersama Daihatsu (PBD) wilayah Jawa Bali. Sabtu, 6/3/2021

Saat dikonfirmasi redaksi, wakil kepala sekolah SMK Islam 1 Blitar, bidang sarana dan prasarana, Rohman, S.Pd menjelaskan tentang kondisi SMK Islam 1 Blitar hingga Program PBD saat ini.

“Dalam sejarahnya SMK Islam 1 Blitar ada dalam naungan Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama. Dulu awalnya dibuka 3 jurusan, sekarang ada 6 jurusan” katanya.

Lanjutnya SMK Islam 1 Blitar memiliki beberapa program kelas industri.

“Di jurusan mesin ada pengambangan BLK Komunitas , ada pengembangan teaching factory, di jurusan TBSM ada kelas Honda ,di jurusan TKR ada kelas kubota dan kelas industri daihatsu, di jurusan TKJ ada kelas samsung, dan seterusnya” ungkapnya.

Nampak perwakilan SMK Bina Bangsa Dampit Kab. Malang sedang melihat dan mempelajari program Pintar Bersama Daihatsu. (6/3/2021)

Menurutnya dalam program PBD, dituntut untuk memenuhi hardskill dan softskill.

“Dalam hardskill misalnya SMK harus memiliki peralatan yang sesuai dengan standart industri. Dalam softskill, siswa dilatih untuk memiliki kebiasan hidup yang positif seperti penerapan work habit yaitu 5 R (ringkas, rapi, resik, rawat dan rajin), berjalan di jalur hijau atau aman, work safety, pembiasan disiplin, penempatan seluruh properti sesuai tempat/alamatnya.” tuturnya.

Adapun prestasi SMK Islam 1 Blitar dalam program PBD, yakni terakreditas A dan sudah menjadi Bengkel DSSC (Daihatsu School Service Center).

“Dari DSSC kita sudah mengembangkan Service Point bekerja sama dengan PT Jolo Abadi.”katanya.

Diakhir kegiatan, Bapak Rohman  menjelaskan manfaat kerjasama dengan PT Astra Daihatsu Motor, salah satunya upgrade sumber daya manusia.

“Ketika ada teknologi baru kita mendapat kesempatan untuk melakukan training center di Jakarta” ungkapnya.

Kegiatan study banding ini dilakukan oleh 12 orang guru SMK Bina Bangsa Dampit Kab. Malang ke SMK Islam 1 Blitar dengan tetap mempertahankan protokol kesehatan 5 M secara ketat. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, hingga membatasi mobilitas dan interaktif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *