Dukung Program CKG Pemerintah, 910 Siswa Kelas X SMKS Islam 1 Blitar Jalani Skrining Kesehatan

Dukung Program CKG Pemerintah, 910 Siswa Kelas X SMKS Islam 1 Blitar Jalani Skrining Kesehatan

Blitar, 7 Oktober 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar (SMEKISA) bekerja sama dengan UPT Puskesmas Kepanjenkidul menyelenggarakan kegiatan Skrining Kesehatan bagi kurang lebih 910 murid kelas X. Kegiatan terpadu ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai Selasa hingga Kamis (6–8/10/2026), bertempat di Aula Kampus 1 SMKS Islam 1 Kota Blitar.

Pemeriksaan medis ini merupakan bagian dari implementasi nyata program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah, inisiatif strategis pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kemendikdasmen untuk mendeteksi dini masalah kesehatan pada anak usia sekolah. Layanan pemeriksaan komprehensif yang diberikan meliputi:

  • Penilaian Status Gizi: Pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk pemantauan indikasi stunting maupun obesitas.
  • Pemeriksaan Tanda Vital & Laboratorium Sederhana: Pengecekan tekanan darah dan deteksi kadar gula darah.
  • Pemeriksaan Kesehatan Gigi dan Mulut: Evaluasi kebersihan serta deteksi karies gigi.
  • Pemeriksaan Fungsi Indra: Skrining ketajaman penglihatan (mata) dan fungsi pendengaran (telinga).
  • Kesehatan Remaja Putri: Skrining kesehatan reproduksi serta deteksi dini anemia khusus bagi siswi perempuan.

Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, H. Rohman, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan modal utama bagi keberhasilan studi vokasi peserta didik.

“Kebugaran dan kesehatan fisik adalah fondasi utama bagi anak-anak SMK yang sehari-hari berhadapan dengan aktivitas praktik di bengkel dan laboratorium berkonsentrasi tinggi. Melalui deteksi dini bersama Puskesmas Kepanjenkidul ini, potensi gangguan kesehatan dapat diantisipasi sejak awal. Kami ingin memastikan peserta didik menempuh proses belajar dalam kondisi tubuh yang bugar, disiplin, dan berdaya tahan kuat,” tutur beliau.

Pelaksanaan skrining berjalan tertib dan teratur dengan penjadwalan bergiliran per kelas untuk menjaga efektivitas pemeriksaan medis. Para tenaga kesehatan dari Puskesmas Kepanjenkidul tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga memberikan edukasi langsung mengenai pentingnya pola makan seimbang, konsumsi air putih cukup, serta pembiasaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Melalui program penjaringan kesehatan ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan Sekolah Sehat dan Ramah Anak. Data hasil skrining ini nantinya menjadi acuan sekolah dan puskesmas dalam melakukan tindak lanjut pembinaan kesehatan rujukan, guna mencetak generasi muda kejuruan yang tangguh jasmani dan rohani, sejalan dengan semboyan “Skill by Religious and Discipline.”

Tanamkan Karakter Religius, SMKS Islam 1 Blitar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

Tanamkan Karakter Religius, SMKS Islam 1 Blitar Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H

BLITAR — SMKS Islam 1 Kota Blitar (SMEKISA) sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Terbuka sekolah pada Senin (31/8/2026), sebagai wujud nyata penguatan karakter peserta didik yang berlandaskan semboyan Skill by Religious and Discipline.

Kegiatan rohani yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan penceramah K.H. Ahmad Sulton, M.Pd.I., serta diikuti secara kompak oleh ratusan siswa kelas X dan XI, dewan guru, beserta jajaran karyawan sekolah. Duduk tertib mengenakan busana muslim, para peserta melantunkan selawat bersama dan menyimak tausiah seputar keteladanan akhlak Rasulullah SAW dalam membangun integritas pribadi serta etika bermasyarakat.

Penceramah K.H. Ahmad Sulton, M.Pd.I., dalam inti tausiahnya mengajak seluruh warga sekolah untuk senantiasa meneladani sifat amanah, kejujuran, dan keuletan Nabi Muhammad SAW dalam menuntut ilmu kejuruan.

“Kecakapan teknis dan keahlian vokasi yang dimiliki generasi muda akan menjadi berkah luar biasa jika diimbangi dengan adab yang luhur serta ketakwaan. Meneladani akhlak Rasulullah berarti bekerja keras dengan jujur, disiplin, dan santun kepada guru maupun sesama,” tuturnya.

Sebagai lembaga pendidikan vokasi berbasis nilai-nilai keislaman, SMKS Islam 1 Kota Blitar secara berkesinambungan mengintegrasikan pembiasaan ibadah dan penanaman budi pekerti dalam iklim akademik sehari-hari. Majelis peringatan hari besar Islam ini sekaligus memperkuat ikhtiar sekolah dalam mengimplementasikan prinsip “Sekolah Ramah Anak” serta “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, guna melahirkan lulusan vokasi yang tidak hanya terampil dan berdaya saing industri, tetapi juga berkarakter religius serta berakhlakul karimah.

SMKS Islam 1 Kota Blitar Terima Kunjungan Studi Tiru SMK Sunan Drajat Lamongan, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi

SMKS Islam 1 Kota Blitar Terima Kunjungan Studi Tiru SMK Sunan Drajat Lamongan, Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi

Blitar, 18 Agustus 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar menerima kunjungan studi tiru dari SMK Sunan Drajat Lamongan pada Selasa (18/8/2026) sebagai sarana berbagi wawasan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan serta pengembangan pendidikan vokasi.

Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran guru dan tenaga kependidikan SMKS Islam 1 Kota Blitar. Dalam suasana yang hangat dan interaktif, rombongan SMK Sunan Drajat Lamongan berkesempatan melihat secara langsung berbagai lingkungan dan fasilitas pembelajaran yang dimiliki SMEKISA.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan sejumlah fasilitas pembelajaran dan sarana praktik, termasuk lingkungan kerja bengkel serta aktivitas pembelajaran vokasi. Melalui kunjungan lapangan tersebut, rombongan dapat memperoleh gambaran secara langsung mengenai pengelolaan pembelajaran berbasis praktik di SMKS Islam 1 Kota Blitar.

Selain peninjauan fasilitas, kegiatan juga diisi dengan diskusi dan sharing mengenai berbagai aspek pengembangan pendidikan kejuruan. Pembahasan mencakup pengelolaan program keahlian, pembelajaran berbasis praktik, serta upaya penguatan hubungan dan kerja sama antara sekolah dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Kegiatan studi tiru ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya saling belajar antarlembaga pendidikan kejuruan. Setiap sekolah memiliki pengalaman dan praktik baik yang dapat menjadi bahan refleksi serta inspirasi dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi.

Bagi SMKS Islam 1 Kota Blitar, kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperluas silaturahmi dan membangun jejaring dengan sesama lembaga pendidikan kejuruan. Sementara bagi SMK Sunan Drajat Lamongan, kegiatan ini menjadi ruang untuk melihat secara langsung berbagai praktik yang diterapkan di lingkungan SMEKISA.

Melalui kegiatan ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar dan SMK Sunan Drajat Lamongan diharapkan dapat terus menjalin komunikasi dan kolaborasi dalam pengembangan pendidikan vokasi. Semangat berbagi dan bertukar pengalaman menjadi bagian penting dalam menghadirkan pendidikan kejuruan yang semakin relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja.

Semarak HUT ke-81 RI, SMEKISA Gelar Upacara Kemerdekaan di Dua Kampus dan Bagikan Hadiah Lomba 17-an

Semarak HUT ke-81 RI, SMEKISA Gelar Upacara Kemerdekaan di Dua Kampus dan Bagikan Hadiah Lomba 17-an

Blitar, 17 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMKS Islam 1 Kota Blitar melaksanakan upacara bendera secara serentak di Halaman Pondok Pesantren Al Muhsin Kampus 1 dan Lapangan Basket Kampus 2 pada Senin (17/8/2026), dengan diikuti seluruh warga sekolah di masing-masing lingkungan pembelajaran.

Pelaksanaan upacara di kedua lokasi berlangsung tertib dan khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme di kalangan warga sekolah. Di Kampus 1, upacara dipimpin oleh Waka Kesiswaan Sugianto, S.Pd.I. selaku pembina upacara, sedangkan di Kampus 2, amanat upacara disampaikan oleh Waka Humas Rudi Trianto, S.Kom., M.Pd. selaku pembina upacara.

Rangkaian upacara meliputi pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, serta amanat yang mengajak seluruh peserta untuk terus meneladani semangat perjuangan para pahlawan. Para petugas upacara juga menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab, mencerminkan nilai-nilai karakter yang terus ditanamkan dalam kehidupan sekolah.

Semarak peringatan kemerdekaan di Kampus 1 semakin terasa dengan dilaksanakannya pembagian hadiah berbagai lomba 17-an yang sebelumnya diikuti oleh murid. Kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas semangat, kreativitas, kekompakan, dan sportivitas murid dalam memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Adapun peraih juara dalam berbagai perlombaan tersebut adalah:

🏆 Lomba Menara Ember
🥇 Juara 1: XI TKR 1
🥈 Juara 2: X TPM 3
🥉 Juara 3: X TKJ 1

🏆 Lomba Balap Karung
🥇 Juara 1: XI TKJ 2
🥈 Juara 2: X TSM 1
🥉 Juara 3: XI TPM 1

🏆 Lomba Mengambil Koin
🥇 Juara 1: X TKJ 1
🥈 Juara 2: XI TSM 2
🥉 Juara 3: XI TKJ 3

Berbagai perlombaan tersebut tidak hanya menjadi hiburan dalam menyemarakkan bulan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kerja sama, sportivitas, keberanian, dan rasa kebersamaan antarmurid dari berbagai program keahlian.

Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, SMKS Islam 1 Kota Blitar mengajak seluruh warga sekolah untuk mengisi kemerdekaan dengan semangat belajar, berkarya, berprestasi, serta menjaga persatuan dan kedisiplinan. Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada upacara dan perlombaan, tetapi terus diwujudkan melalui kontribusi positif generasi muda bagi sekolah, masyarakat, dan bangsa.

Dengan semangat “Skill by Religious and Discipline”, SMEKISA terus berkomitmen membentuk murid yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam karakter, serta memiliki semangat kebangsaan untuk menjadi generasi penerus Indonesia yang berprestasi.

 

SMKS Islam 1 Kota Blitar dan MPM Honda Jatim Latih Komunitas Disabilitas Jadi Mekanik Andal

SMKS Islam 1 Kota Blitar dan MPM Honda Jatim Latih Komunitas Disabilitas Jadi Mekanik Andal

Blitar, 31 Juli–1 Agustus 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menyelenggarakan Mechanical Skill Training for Persons with Disability sebagai wujud nyata pendidikan vokasi yang inklusif dan berdampak. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di bengkel Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKS Islam 1 Kota Blitar ini diikuti oleh enam anggota Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Blitar dengan tujuan meningkatkan kapasitas keterampilan dalam pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan vokasi, dunia industri, dan komunitas dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi penyandang disabilitas. Selama pelatihan, peserta memperoleh materi Light Service sepeda motor yang meliputi pemeriksaan oli mesin, kondisi busi, sistem pengereman, tekanan angin ban, hingga pengecekan komponen keselamatan sebelum berkendara. Seluruh materi disampaikan melalui metode pembelajaran yang sederhana, interaktif, dan didominasi praktik sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Pelatihan dipandu langsung oleh Tim Instruktur Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKS Islam 1 Kota Blitar, termasuk Made Kusbanu, S.Pd., guru produktif TSM yang sebelumnya berhasil meraih Juara 1 Festival Vokasi Satu Hati Tingkat Nasional 2026. Berbekal pengalaman dan kompetensi di tingkat nasional, para instruktur memberikan pembelajaran yang aplikatif sehingga peserta dapat mempraktikkan secara langsung teknik pemeriksaan dan perawatan dasar sepeda motor sesuai standar industri Honda.

Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata peran sekolah vokasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami ingin kompetensi yang dimiliki sekolah tidak hanya dimanfaatkan untuk peserta didik, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Pendidikan vokasi tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga hadir untuk berbagi ilmu, meningkatkan keterampilan, serta memberikan kesempatan belajar bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas,” ujar beliau.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Selain mendapatkan wawasan baru mengenai perawatan sepeda motor, mereka juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung dengan pendampingan intensif dari para instruktur.

Salah satu peserta, Angga, anggota DMI Blitar, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih memahami cara memeriksa oli, busi, rem, dan komponen dasar sepeda motor. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Sebagai salah satu sekolah binaan MPM Honda Jatim, SMK Islam 1 Kota Blitar saat ini telah berstatus Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda. Bersama 100 SMK Program Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Honda yang tersebar di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, sekolah terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan vokasi melalui penerapan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi guru, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat.

Melalui Mechanical Skill Training for Persons with Disability, SMKS Islam 1 Kota Blitar kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya fokus mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui transfer ilmu dan keterampilan. Kolaborasi antara sekolah, industri, dan komunitas ini diharapkan mampu membuka lebih banyak kesempatan belajar, meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas, serta memperkuat semangat pendidikan vokasi yang inklusif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat luas.

Guru SMKS Islam 1 Kota Blitar Bersiap Hadapi Kurikulum 2026, Workshop Pembelajaran Mendalam Jadi Langkah Awal Transformasi Pendidikan

Guru SMKS Islam 1 Kota Blitar Bersiap Hadapi Kurikulum 2026, Workshop Pembelajaran Mendalam Jadi Langkah Awal Transformasi Pendidikan

Blitar, 17 Juli 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMK Tahun 2026 di Aula Kampus 1 pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ahmad Haris Abdillah, S.T., M.Pd., Pengawas Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota/Kabupaten Blitar, sebagai narasumber utama untuk memperkuat pemahaman guru dalam mengimplementasikan kebijakan pembelajaran terbaru.

Workshop diikuti oleh perwakilan bapak dan ibu guru pengampu mata pelajaran Fase E dan Fase F. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan konsep sekaligus implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menjadi salah satu arah kebijakan pendidikan nasional, serta mempersiapkan penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMK Tahun 2026 agar selaras dengan kebutuhan peserta didik, dunia kerja, dan perkembangan zaman.

Dalam pemaparannya, Ahmad Haris Abdillah, S.T., M.Pd. menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi bagaimana peserta didik mampu memahami konsep secara utuh, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, serta mampu mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.

Selain membahas konsep Deep Learning, workshop juga difokuskan pada penyusunan dokumen KSP Tahun 2026, yang meliputi pembahasan struktur kurikulum, mata pelajaran pilihan, hingga penyusunan Modul Ajar/Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Guru. Melalui kegiatan ini, para guru diberikan kesempatan untuk berdiskusi, menyusun perangkat pembelajaran, serta menyamakan persepsi agar implementasi kurikulum di sekolah berjalan lebih efektif dan berkualitas.

Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan investasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Perubahan kurikulum harus diikuti dengan peningkatan kompetensi guru. Workshop ini menjadi langkah strategis agar seluruh pendidik mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, lulusan SMKS Islam 1 Kota Blitar akan memiliki kompetensi yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ungkap beliau.

Sebagai sekolah vokasi yang mengusung motto “Skill by Religious and Discipline”, SMKS Islam 1 Kota Blitar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kapasitas pendidik, inovasi kurikulum, serta sinergi dengan kebijakan pemerintah. Berbagai program pengembangan guru secara berkelanjutan terus dilaksanakan agar proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Melalui workshop ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sekolah vokasi yang responsif terhadap transformasi pendidikan. Dengan kesiapan guru dalam mengimplementasikan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dan menyusun KSP Tahun 2026, sekolah optimistis mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan, dan berdampak nyata bagi perkembangan peserta didik.