by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Feb 26, 2022 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan ritual rutin tahunan yang dilaksanakan oleh seluruh lembaga pendidikan baik dari tingkat bawah sampai tingkat atas. Pada masa pandemi seperti ini dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang nyaris tidak pernah tatap muka merupakan suatu PR yang berat bagi sebagian lembaga pendidikan. Namun pada pelaksanaanya, PPDB harus tetap berjalan dan memerlukan strategi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
SMK Islam 1 Blitar dalam pelaksanaan PPDB tahun ini dilakukan dengan mengundang guru Bimbingan Konseling (BK) SMP / MTs se- Kab Kota Blitar. Kegiatan PPDB ini dilaksanakan dengan cara tersebut dikarenakan masa pandemi Covid-19 yang masih melanda dan sasaran PPDB dengan cara ini adalah siswa siswi kelas 9 (kelas 3 SMP/MTs) yang saat ini akan memasuki jenjang lebih tinggi yakni kelas 10 (kelas 1 SMK).

Sosialisasi PPDB SMK Islam 1 Blitar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku di bengkel TKR. Sabtu (26/2/2022)
Salah satu guru SMK Islam 1 Blitar Ibu Dyan Arista, S.Pd mengungkapkan saar dikonfirmasi secara online dalam sosialisasi tersebut.
“Penyampaian informasi tentang PPDB SMK Islam 1 Blitar, bagaimana teknis penerimaannya, jurusan apa saja yang ada di sekolah. Program-program sekolah yang ada juga kita sampaikan, seperti Pintar Bersama Daihatsu (PDB), juga kerjasama dengan banyak DU / DI untuk prakerin siswa hingga penyaluran alumni ” katanya.
Berikut langkah-langkah Penerimaan Peserta Didik Baru 2022 di SMK Islam 1 Blitar yang selalu disosialisasikan yakni, mempersiapkan fotocopy atau berkas asli sebagai dasar pengisian formulir, akses website ppdb.smkislam1blitar.sch.id, mengumpulkan berkas pendaftaran di sekolah, mengikuti tes hingga melakukan daftar ulang, bagi yang diterima.
Diakhir kegiatan sosialisasi ada sesi tanya jawab. Yang memungkinkan guru BK lebih memahami dalam topik yang dibahas.Juga tambahan kesempatan untuk berinteraksi dan membangun hubungan. Hingga memberikan umpan balik yang membantu sekolah memperkuat sosialisasi
Dyan Arista menambahkan banyak guru BK SMP/MTs se Blitar Raya yang sangat mendukung program sekolah.
“Seperti kegiatan sosialisasi hari ini. Bahkan beliau-beliau juga sangat berharap siswa siswi nya bisa melanjutkan di sekolah ini karena beliau tahu kualitas sekolah yang bagus” tuturnya.
Salah satu guru BK yang hadir mengatakan “Terimakasih atas segalanya dan kami siap mensosialisasikan ke siswa kami khususnya dan juga ke masyarakat lain,” ujarnya.
Berikut beberapa foto dokumentasi sosialisasi yang berhasil dihimpun redaksi.

Kepala sekolah, Drs. H Solihin M.AP dan wakil kepala sekolah, Drs H. Gigih W sedang memberikan informasi pada guru BK SMK/MTs se Kab Kota Blitar

Bengkel Teknik Kendaraan Ringan SMK Islam 1 Blitar

Bengkel Teknik Kendaraan Ringan SMK Islam 1 Blitar
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Dec 10, 2021 | Kegiatan Sekolah, Pengumuman
Blitar, Untuk memeriahkan Hari Lahir ke 54, SMK ISLAM 1 BLITAR kembali menggelar FESTIVAL PELAJAR MUSLIM (FPM) KE VII. FPM tahun lalu sempat di gelar hybrid semi daring karena kondisi pandemi. dan pada saat puncaknya saat final diadakan di SMK Islam 1 Blitar dengan prokes yang sangat ketat dan mengurangi kerumunan masa. FPM ini adalah event bergengsi yang di ikuti ratusan sekolah smp / mts se karesidenan kediri. Tahun ini kami adakan dengan full luring dengan prokes yang ketat MARI IKUTI DAN MERIAHKAN dan dapatkan Total Hadiah Hingga puluhan juta dapat trophy dan juga piagam penghargaan.
SMK Islam 1 Blitar, mempersembahkan :
FPM ke 7 2022
Festival Pelajar Muslim 2022 SMP/MTs se Karesidenan Kediri
Apa sih FPM itu?
Festival Pelajar Muslim (FPM) merupakan acara perlombaan tingkat Karesidenan Kediri yang diselenggarakan oleh SMK Islam 1 Blitar dengan tujuan untuk ajang silaturohim antar SMP/MTs se Karesidenan Kediri dan Harlah SMK Islam 1 Blitar dengan total hadiah puluhan juta rupiah.
- Kapan sih tanggal pelaksanaannya?
FPM kali ini akan dilaksanakan pada - 📆 Ahad, 30 Januari 2022 . Jam 08.00-selesai
📌 di SMK Islam 1Blitar
Lombanya ada apa aja sih?
FPM ke 7 2022 akan mengadakan enam cabang perlombaan dengan kategori peserta dari SMP/MTs Sederajat,
1. Shalawat Habsy dan Banjari
2. Musabaqah Tilawatil Qur’an
3. Dai Muda
4. Kaligrafi Kontemporer
5. Pop Religi
6. Pidato Bahasa Inggris
Dan seluruh rangkaian acara akan ditutup dengan Pengumuman dan penyerahan hadiah
🕐 TIMELINE
Pendaftaran : 12 Desember 2021 – 22 Januari 2022
Technical Meeting : Sabtu, 22 Januari 2022. Jam 08.00
Pelaksanaan : Ahad, 30 Januari 2022. Jam 08.00-selesai
Alur Pendaftaran
➡ Pendaftaran melaui link dibawah:
1. Shalawat
2. MTQ
3. Dai
4. Kaligrafi
5. Pop Religi
6. Pidato Bahasa Inggris
Untuk info lebih lanjut mengenai FPM KE 7 2022 bisa hubungi
📞 CP : 085855502079 (Sugianto) / 085755481643 (Abdul Majid)
Untuk info lebih lanjut klik
➡grup facebook https://www.facebook.com/groups/1341174285956308/
NB :
1. Pendaftaran gratis
2. Disediakan makan siang
3. Bagi pemenang akan mendapatkan beasiswa selama 3 tahun dari SMK Islam 1Blitar
#FPMKE72022
JUKNIS FPM VII
Lihat keseruan FINAL FPM KE 6
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Aug 22, 2021 | Artikel
Oleh Mawaddatul Ula, S.PdI
Hadlrotus Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Beliau adalah pendiri Nahdlatul Ulama (NU), salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran kunci dalam perkembangan agama dan masyarakat di tanah air. Artikel ini akan membahas tentang sejarah, dakwah, dan pemikiran yang diusung oleh Hadlrotus Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari.
Latar Belakang dan Awal Perjalanan
Hasyim Asy’ari lahir pada tanggal 10 Februari 1871 di dukuh Gondanglegi, Jombang, Jawa Timur. Ia berasal dari keluarga santri yang religius, dan sejak kecil, ia telah mendapatkan pendidikan agama yang kuat dari ayahnya, K.H. As’ad, seorang ulama terkemuka di daerahnya. Hasyim Asy’ari kemudian melanjutkan pendidikan agamanya di pesantren Tebuireng, yang juga diasuh oleh ayahnya.
Peran dalam Pemberontakan dan Persatuan Umat
Pada awal abad ke-20, Indonesia menghadapi berbagai tantangan politik, sosial, dan ekonomi akibat kolonialisme Belanda. Hasyim Asy’ari terlibat dalam perlawanan terhadap kebijakan-kebijakan kolonial melalui aksi dakwah dan pendidikan. Ia juga mendukung perjuangan melawan Belanda dalam Perang Jawa 1825-1830.
Salah satu kontribusi penting Hasyim Asy’ari adalah perannya dalam mengedepankan persatuan umat Islam di tengah keragaman etnis dan budaya di Indonesia. Ia mengajarkan bahwa kesatuan dalam agama harus lebih kuat daripada perbedaan-perbedaan lainnya. Pendiriannya ini mendasari filosofi Nahdlatul Ulama, organisasi yang didirikannya pada tahun 1926.
Nahdlatul Ulama: Sebuah Gerakan Keagamaan dan Sosial
Nahdlatul Ulama (NU) didirikan oleh Hasyim Asy’ari sebagai jawaban atas isu-isu sosial dan agama yang dihadapi oleh masyarakat pada masanya. Organisasi ini didirikan dengan tujuan untuk memperkuat pemahaman agama yang moderat, mengedepankan toleransi, dan memberikan solusi bagi permasalahan masyarakat.
NU memainkan peran penting dalam menyebarkan Islam yang ramah dan inklusif di seluruh Indonesia. Organisasi ini juga mendukung pendidikan dan pengembangan masyarakat di berbagai bidang, termasuk pendidikan formal dan ekonomi. NU menjadi penghubung antara pesantren, masyarakat, dan pemerintah dalam memajukan kesejahteraan umat.
Pemikiran Keagamaan dan Toleransi
Pemikiran keagamaan Hasyim Asy’ari menekankan pada pentingnya mengutamakan substansi agama daripada formalitas. Ia menentang ajaran-ajaran radikal dan fanatik, serta mengedepankan toleransi antarumat beragama. Pemikirannya yang moderat dan inklusif ini tercermin dalam ajaran dan pandangan Nahdlatul Ulama.
Warisan dan Pengaruh
Hasyim Asy’ari meninggal pada tahun 1947, tetapi warisannya terus hidup dalam bentuk Nahdlatul Ulama. NU terus menjadi kekuatan sosial dan keagamaan yang berperan dalam pembentukan karakter dan moral bangsa. Pemikiran toleransi, moderasi, dan kesatuan yang diusung oleh Hasyim Asy’ari masih relevan dalam menghadapi tantangan keberagaman dan ekstremisme di era modern.
Dalam perjalanan hidupnya, Hasyim Asy’ari telah menunjukkan bahwa keagamaan dan nasionalisme dapat berjalan seiringan. Ia berhasil mengembangkan konsep keagamaan yang tidak hanya memandang urusan agama, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Kesimpulan
Hasyim Asy’ari adalah sosok yang memainkan peran penting dalam membentuk wajah Islam di Indonesia. Melalui pendiriannya, Nahdlatul Ulama menjadi agen perubahan sosial dan agama yang mengedepankan toleransi, moderasi, dan kesatuan. Warisannya terus memotivasi umat untuk berjuang demi kebaikan bersama dan membangun masyarakat yang harmonis di tengah keberagaman.
Berikut detail Sejarah, Dakwah, dan Pemikiran Hadlrotus Syaikh K.H. Hasyim Asy’ari
Jika ingin mendownload, berikut link nya https://drive.google.com/file/d/1VMyP7Mv9nw2on1HztRaf57hYQiKKb1Rm/view?usp=sharing