by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Apr 24, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar, 22 April 2026 — SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) menerima kunjungan studi tiru dari SMKN 3 Singaraja, Bali, yang berlangsung di Ruang ICT Gedung C SMK Islam 1 Blitar. Kegiatan ini menjadi ajang strategis dalam memperkuat kolaborasi serta pertukaran informasi antar lembaga pendidikan kejuruan.
Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran manajemen sekolah dan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk berbagi praktik baik (best practice) dalam pengelolaan pendidikan vokasi, khususnya dalam peningkatan mutu pembelajaran dan penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan industri.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan dari SMKN 3 Singaraja berkesempatan melihat secara langsung berbagai fasilitas unggulan, sistem pembelajaran, serta manajemen pendidikan yang diterapkan di SMK Islam 1 Blitar. Sebagai salah satu SMK yang aktif menjalin sinergi dengan dunia industri, SMEKISA memaparkan strategi dalam penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, termasuk penerapan Teaching Factory dan kelas industri.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru seperti ini sangat penting untuk membangun jejaring antar sekolah sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dan inovasi, sehingga mampu bersama-sama meningkatkan kualitas lulusan yang siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai aspek pengelolaan sekolah, mulai dari kurikulum, budaya kerja industri, hingga penguatan karakter siswa. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antar kedua sekolah.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang berkelanjutan serta mampu menjadi inspirasi dalam menciptakan inovasi pendidikan vokasi yang lebih maju. SMK Islam 1 Blitar terus berkomitmen mencetak generasi yang kompeten, religius, dan disiplin, sejalan dengan semangat Skill by Religious and Discipline.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Apr 24, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar, 22 April 2026 — SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) sukses menggelar Gebyar PBD 2026 (Pintar Bersama Daihatsu) di Kampus 2 SMK Islam 1 Blitar, yang dirangkaikan dengan Launching Kelas Industri DOJO Daihatsu, Penganugerahan Pemenang Lomba Budaya Industri 5S, serta peninjauan langsung kelas industri oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan vokasi dan dunia industri.
Peresmian Kelas Industri DOJO Daihatsu dilakukan secara langsung oleh Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., bersama perwakilan PT Astra Daihatsu Motor melalui program CSR. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kelas industri merupakan langkah konkret dalam menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kelas industri menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui pembelajaran berbasis praktik nyata dan standar industri. Ini akan membekali siswa dengan kompetensi yang relevan dan siap kerja,” ungkapnya.
Program DOJO Daihatsu dirancang untuk menghadirkan pembelajaran berbasis praktik nyata melalui penyelarasan kurikulum, penggunaan standar industri, serta pembinaan karakter kerja profesional. Kehadiran program ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, disiplin, dan siap bersaing di industri otomotif.
Selain launching kelas industri, kegiatan ini juga diramaikan dengan Penganugerahan Pemenang Lomba Budaya Industri 5S, yang diikuti oleh perwakilan sekolah dari Korwil Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur bersama pihak Daihatsu sebagai bentuk apresiasi terhadap implementasi budaya kerja industri di lingkungan pendidikan.
Budaya industri 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) menjadi fokus utama dalam lomba ini, yang bertujuan membentuk karakter peserta didik agar memiliki sikap disiplin, tertib, serta berorientasi pada kualitas kerja. Melalui penerapan budaya ini, siswa diharapkan mampu menginternalisasi nilai-nilai kerja industri dalam kehidupan sehari-hari.
Usai rangkaian acara utama, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur melanjutkan agenda dengan peninjauan langsung ke Kelas Industri DOJO Daihatsu di Kampus 2. Dalam kegiatan tersebut, beliau didampingi oleh perwakilan CSR PT Astra Daihatsu Motor serta jajaran manajemen sekolah.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung proses pembelajaran praktik yang dijalankan oleh peserta didik, mulai dari penggunaan peralatan, prosedur kerja, hingga penerapan standar industri. Kegiatan ini memberikan gambaran nyata mengenai kesiapan siswa dalam menghadapi tuntutan dunia kerja serta memastikan implementasi kelas industri berjalan optimal.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan Gebyar PBD 2026 menjadi bukti komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang adaptif dan relevan dengan perkembangan industri.
“Sinergi dengan dunia industri seperti Daihatsu menjadi kekuatan utama dalam meningkatkan kualitas lulusan. Kami berharap program ini mampu membentuk generasi yang tidak hanya terampil, tetapi juga memiliki karakter kerja yang kuat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SMK Islam 1 Blitar semakin mengukuhkan perannya sebagai sekolah vokasi yang aktif membangun kolaborasi dengan dunia industri. Diharapkan seluruh program yang dijalankan mampu mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di dunia kerja.
Dengan semangat “Skill by Religious and Discipline”, SMK Islam 1 Blitar terus berkomitmen menjadi lembaga pendidikan yang unggul, inovatif, dan berorientasi masa depan.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Apr 21, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar, 20 April 2026 — SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) menerima kunjungan kerja resmi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota dan Kabupaten Blitar, Ibu Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd., pada Senin, 20 April 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat sinergi antara satuan pendidikan dengan Dinas Pendidikan sekaligus memantau perkembangan sekolah secara langsung.
Kehadiran Ibu Kacabdindik disambut hangat oleh jajaran pimpinan sekolah di lingkungan Kampus Hijau SMK Islam 1 Blitar. Dalam kunjungannya, beliau meninjau berbagai fasilitas pendidikan, mulai dari laboratorium, ruang praktik, hingga proses kegiatan belajar mengajar di kelas.
Ibu Dr. Indiyah Nurhayati, M.Pd. memberikan apresiasi terhadap kebersihan, kerapian, serta tata kelola lingkungan sekolah yang asri dan nyaman. Selain itu, beliau juga menaruh perhatian pada berbagai inovasi pembelajaran dan program unggulan yang telah dikembangkan oleh SMK Islam 1 Blitar sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan vokasi.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Cabang Dinas Pendidikan.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, baik dari sisi sarana prasarana maupun inovasi pembelajaran. Kami berkomitmen untuk terus mencetak lulusan yang unggul dan siap bersaing,” ungkap beliau.
Melalui kunjungan langsung ini, Cabang Dinas Pendidikan dapat memperoleh gambaran menyeluruh mengenai potensi, capaian prestasi, serta pengembangan program di SMK Islam 1 Blitar sebagai salah satu sekolah rujukan di wilayah Blitar.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi antara pihak sekolah dengan Dinas Pendidikan. Momentum ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang berkualitas dan berdaya saing.
Dengan semangat “Skill by Religious and Discipline”, SMK Islam 1 Blitar terus berkomitmen menjadi sekolah yang inovatif, berkarakter, dan unggul dalam mencetak generasi masa depan.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Feb 14, 2026 | Artikel
Blitar, 14 Februari 2026 — Dalam upaya meningkatkan mutu pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), SMK Islam 1 Blitar menyelenggarakan kegiatan Validasi Soal UKK bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang bertempat di Aula ICT Kampus 2 SMK Islam 1 Blitar.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa materi dan instrumen soal UKK selaras dengan standar kompetensi industri serta kebutuhan dunia kerja. Melalui proses validasi ini, pihak industri memberikan masukan, evaluasi, dan penyempurnaan terhadap kisi-kisi maupun soal yang telah disusun oleh masing-masing program keahlian.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan dunia industri dalam penyusunan dan validasi soal UKK merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kualitas lulusan.
“Validasi bersama dunia usaha dan industri sangat penting agar pelaksanaan UKK benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan kerja. Kami ingin lulusan SMK Islam 1 Blitar memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri dan siap bersaing,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara sekolah dan DUDI menjadi kunci dalam penguatan pendidikan vokasi berbasis link and match. Dengan keterlibatan industri sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, kualitas asesmen kompetensi siswa akan semakin terukur dan relevan.
Uji Kompetensi Keahlian sendiri merupakan bagian penting dari proses evaluasi akhir siswa kelas XII SMK untuk mengukur capaian kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. Hasil UKK menjadi salah satu indikator kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan validasi ini, SMK Islam 1 Blitar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kemitraan dengan industri, serta mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.

by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Feb 14, 2026 | Artikel, Prestasi, Teknik & Bisnis Sepeda Motor
Jakarta, 14 Februari 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Islam 1 Blitar. Bapak Made Kusbanu, S.Pd., Guru Produktif Teknik Sepeda Motor (TSM), berhasil meraih Juara 1 Tingkat Nasional dalam ajang bergengsi Festival Vokasi Satu Hati 2025 yang diselenggarakan di AHM Safety Riding Training Center (SRTC), Jakarta.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa, mengingat Festival Vokasi Satu Hati merupakan kompetisi nasional yang mempertemukan guru-guru terbaik perwakilan main dealer dari seluruh Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji dalam aspek kompetensi teknis, metodologi pembelajaran, serta standar industri sepeda motor Honda.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut.
“Prestasi ini adalah kebanggaan besar bagi SMK Islam 1 Blitar. Juara 1 tingkat nasional bukan hanya membuktikan kompetensi Pak Made sebagai guru profesional, tetapi juga menunjukkan kualitas pendidikan vokasi di sekolah kami yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkap beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis industri dan memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Festival Vokasi Satu Hati sendiri merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi, khususnya di bidang teknik sepeda motor. Ajang ini menjadi barometer kompetensi guru SMK binaan Honda di seluruh Indonesia.
Dengan diraihnya Juara 1 Nasional, SMK Islam 1 Blitar kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi, selaras dengan semangat Skill by Religious and Discipline.
Selamat dan sukses untuk Bapak Made Kusbanu, S.Pd. atas prestasi gemilang ini. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar SMK Islam 1 Blitar untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Feb 12, 2026 | Artikel
Surabaya, 12–14 Februari 2026 — SMK Islam 1 Blitar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Expo SMK Hebat Jawa Timur 2026 yang digelar di Grand City Convention Hall Surabaya. Dalam pameran produk SMK tingkat provinsi ini, SMK Islam 1 Blitar menampilkan berbagai produk unggulan Teaching Factory (TEFA) sebagai wujud implementasi pembelajaran berbasis industri.
Expo yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini menjadi wadah showcase produk unggulan dari 10 bidang keahlian SMK se-Jawa Timur. Ribuan pengunjung dari kalangan pelajar, dunia usaha dan industri, hingga masyarakat umum memadati area pameran untuk melihat inovasi karya siswa SMK.
Pada kesempatan tersebut, SMK Islam 1 Blitar memamerkan produk-produk hasil Teaching Factory. Produk TEFA yang ditampilkan merupakan hasil karya siswa yang diproduksi dengan standar industri, mencerminkan kompetensi, kreativitas, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan wirausaha.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Expo SMK Hebat Jatim 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan vokasi di SMK Islam 1 Blitar.
“Melalui Expo ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk Teaching Factory SMK Islam 1 Blitar memiliki kualitas yang kompetitif dan siap bersaing. Ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di sekolah sudah terintegrasi dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Selain pameran produk, Expo SMK Hebat Jatim 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti workshop, talkshow, fashion show, business matching, serta buyer meet seller yang membuka peluang kolaborasi lebih luas antara SMK dan dunia industri.
Partisipasi SMK Islam 1 Blitar dalam ajang ini semakin memperkuat komitmen sekolah dalam mengembangkan Teaching Factory sebagai model pembelajaran berbasis produksi dan kewirausahaan, selaras dengan semangat Skill by Religious and Discipline.
Melalui momentum ini, SMK Islam 1 Blitar terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.



