Langkah-Langkah Penerimaan Peserta Didik Baru 2022

Langkah-Langkah Penerimaan Peserta Didik Baru 2022

Blitar – Penerimaan peserta didik baru merupakan salah satu kegiatan manajemen peserta didik terpenting yang diadakan oleh sekolah-sekolah baik negeri maupun swasta, karena dengan masuknya siswa baru pada sebuah sekolah akan membawa dampak positif bagi sekolah tersebut sehingga kegiatan belajar mengajar dapat terus berjalan.
Proses administrasi yang terjadi setiap tahun untuk seleksi calon siswa berdasarkan nilai akademik agar dapat melanjutkan pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi ini biasa disebut Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).
PPDB di SMK Islam 1 Blitar digelar untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan,menciptakan sistem penerimaan siswa baru yang terintegrasi, akurat dan transparan hingga melaksanakan penerimaan siswa baru dengan lebih praktis dan efisien.
Adapun pengambilan Formulir PPDB SMK Islam 1 Blitar dilakukan setiap hari Senin sampai Sabtu dari pukul 08.00-12.00.
Baca juga INFO PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU 2022/2023
Berikut langkah langkah penerimaan peserta didik baru 2022/2023 di SMK Islam 1 Blitar
Untuk melakukan pendaftaran online di SMK Islam 1 Blitar, dapat diases melalui situs https://ppdb.smkislam1blitar.sch.id/
Alhamdulillah 8 Siswa SMK Islam 1 Blitar Meraih Juara dan Lolos LKS Jatim 2022

Alhamdulillah 8 Siswa SMK Islam 1 Blitar Meraih Juara dan Lolos LKS Jatim 2022

[masterslider id="3"]

Blitar – SMK Islam 1 Blitar

Alhamdulillah LKS atau kepanjangan dari Lomba Kompetensi Siswa Wilker 3 Telah usai. LKS WILKER 3 kali ini di adakan di Kota Proklamator. Kota Blitar di dapuk menjadi tuan rumah LKS Wilker 3 tahun 2022, menariknya tahun ini tidak seperti skema tahun kemarin yang di seleksi tingkat kota/kab terlebih dahulu, kemudian jika menang lomba lks tingkat kota/kab kemudian dapat mewakili kota dan kabupaten mengikuti lks tingkat wilker.

(more…)

Antusiasme Bapak Ibu guru mengikuti Sosialisasi Kurikulum 2022

Antusiasme Bapak Ibu guru mengikuti Sosialisasi Kurikulum 2022

 

Blitar, Selasa 21 Desember 2021 – Bapak Ibu guru sangat antusias mengikuti Sosialisasi Kurikulum 2022 / Kurikulum Prototipe, Paradigma baru, bertempat di Bengkel TKR SMK Islam 1 Blitar. sejak pagi hari sudah di buka dengan alunan musik oleh penyanyi sekaligus alumni jurusan listrik smk islam nimas ayu. dia adalah juara ke 5 dari bintang pantura indosiar.

Nimas ayu artis pantura alumni smk islam 1 blitar

Acara inti yaitu sosialisasi kurikulum 2022 / kurikulum prototipe , paradigma baru yang di sampaikan oleh Dr. Kisyanto SM, SE. MM. Beliau adalah sekertaris kepala sekolah kita Bapak Drs. H. Solihin, M.AP. di MKKS SMKS Jawa timur. Beliau juga Kepala sekolah SMK YPM 8 Sidoarjo. Salah satu sekolah yang sudah mendapatkan title SMK PK (Pusat Keunggulan).

SMK PK merupakan salah satu program prioritas dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi (Ditjen Pendidikan Vokasi) Kemendikbud Tahun 2021 ini, SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) ini adalah upaya pengembangan SMK dengan program keahlian tertentu agar mengalami peningkatan kualitas dan kinerja, yang tentunya diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan DUDI, plus adanya pemerintah daerah setempat serta perguruan tinggi vokasi sebagai pendamping, dan tujuannya antara lain menjadi SMK rujukan dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.

Dalam materi yang di sampaikan oleh beliau di sosialisasi ini, SMK Islam 1 Blitar dapat meniru, menerapkan dan menyesuaikan kondisi yang ada di SMK Islam 1 Blitar, bahkan kata beliau kalo bisa lebih dari itu di atas dari SMK PK, karena faktanya SMK Islam 1 Blitar yang belum mendapat title SMK PK ini sering menjadi study banding dari SMK PK.

[masterslider id=”1″]

Di tengah materi beliau sering membagikan pengalaman beliau dalam hal paradigma / cara pandang guru dalam mendidik murid. dan itu semua memang relevan dengan masalah-masalah di dunia pendidikan saat ini. Bagaimana cara kita menanggulangi masalah tersebut. beliau juga membagikan tips-tips jika sekolah kita ingin menjadi SMK PK, memberikan motivasi dalam hal mendidik. Beliau juga sering menggaungkan motto ini “TERTIB GOWO NASIB”. artinya dalam semua aspek baik itu sebagai guru maupun murid kita harus tertib karena salah satu faktor yang menentukan NASIB kita.

Menurut salah satu guru yg saya temui berkata “Memang bagus sesekali sekolah mengadakan acara seperti ini, karena akan membuka wawasan kita dalam hal mendidik siswa apalagi di sampaikan oleh seseorang yang sudah berpengalaman di bidang pendidikan.

[masterslider id=”2″]

Ahir acara adalah sesi tanya jawab dan ramah tamah di ikuti semua bapak ibu guru dan juga di tutup dengan sumbangan suara emas para bapak ibu guru.

HARLAH KE 54 SMK ISLAM 1 BLITAR KEMBALI GELAR FPM KE VII

HARLAH KE 54 SMK ISLAM 1 BLITAR KEMBALI GELAR FPM KE VII

Blitar, Untuk memeriahkan Hari Lahir ke 54, SMK ISLAM 1 BLITAR kembali menggelar FESTIVAL PELAJAR MUSLIM (FPM) KE VII. FPM tahun lalu sempat di gelar hybrid semi daring karena kondisi pandemi. dan pada saat puncaknya saat final diadakan di SMK Islam 1 Blitar dengan prokes yang sangat ketat dan mengurangi kerumunan masa. FPM ini adalah event bergengsi yang di ikuti ratusan sekolah smp / mts se karesidenan kediri. Tahun ini kami adakan dengan full luring dengan prokes yang ketat MARI IKUTI DAN MERIAHKAN dan dapatkan Total Hadiah Hingga puluhan juta dapat trophy dan juga piagam penghargaan.

SMK Islam 1 Blitar, mempersembahkan :
FPM ke 7 2022
Festival Pelajar Muslim 2022 SMP/MTs se Karesidenan Kediri

Apa sih FPM itu?
Festival Pelajar Muslim (FPM) merupakan acara perlombaan tingkat Karesidenan Kediri yang diselenggarakan oleh SMK Islam 1 Blitar dengan tujuan untuk ajang silaturohim antar SMP/MTs se Karesidenan Kediri dan Harlah SMK Islam 1 Blitar dengan total hadiah puluhan juta rupiah.

  • Kapan sih tanggal pelaksanaannya?
    FPM kali ini akan dilaksanakan pada
  • 📆 Ahad, 30 Januari 2022 . Jam 08.00-selesai
    📌 di SMK Islam 1Blitar

Lombanya ada apa aja sih?
FPM ke 7 2022 akan mengadakan enam cabang perlombaan dengan kategori peserta dari SMP/MTs Sederajat,
1. Shalawat Habsy dan Banjari
2. Musabaqah Tilawatil Qur’an
3. Dai Muda
4. Kaligrafi Kontemporer
5. Pop Religi
6. Pidato Bahasa Inggris

Dan seluruh rangkaian acara akan ditutup dengan Pengumuman dan penyerahan hadiah
🕐 TIMELINE
Pendaftaran : 12 Desember 2021 – 22 Januari 2022
Technical Meeting : Sabtu, 22 Januari 2022. Jam 08.00
Pelaksanaan : Ahad, 30 Januari 2022. Jam 08.00-selesai

Alur Pendaftaran
➡ Pendaftaran melaui link dibawah:
1. Shalawat
2. MTQ
3. Dai
4. Kaligrafi
5. Pop Religi
6. Pidato Bahasa Inggris
Untuk info lebih lanjut mengenai FPM KE 7 2022 bisa hubungi
📞 CP : 085855502079 (Sugianto) / 085755481643 (Abdul Majid)
Untuk info lebih lanjut klik
➡grup facebook https://www.facebook.com/groups/1341174285956308/

NB :
1. Pendaftaran gratis
2. Disediakan makan siang
3. Bagi pemenang akan mendapatkan beasiswa selama 3 tahun dari SMK Islam 1Blitar
#FPMKE72022

JUKNIS FPM VII

Lihat keseruan FINAL FPM KE 6

 

TAMBAH FASILITAS PENDIDIKAN – TEKNIK PEMESINAN SMK ISLAM 1 BLITAR

TAMBAH FASILITAS PENDIDIKAN – TEKNIK PEMESINAN SMK ISLAM 1 BLITAR

BLITAR, SMK ISLAM 1 BLITAR – Perkembangan teknologi era digital dengan frame work Industri 4.0 – mendorong perubahan di dunia industri yang sebelumnya mesin dijalankan manual dan saat ini dijalankan secara otomatis dengan hanya memasukkan instruksi kerja.

Di era serba otomatis ini, dunia pendidikan terutama SMK juga mengalami perkembangan termasuk dalam meningkatkan kompetensi siswa-siswinya agar tidak tertinggal dengan perkembangan era industri.

SMK Islam 1 Blitar selalu berusaha menjawab tantangan era indutri tersebut dengan memenuhi fasilitas pendidikan. Salah satunya adalah Jurusan Teknik Pemesinan SMK Islam 1 Blitar saat ini menambah mesin CNC, yang terdiri dari 2 unit CNC Milling dan 1 Unit CNC Turning.

“Tujuan utama penambahan alat yaitu untuk memenuhi kebutuhan peralatan praktik dalam rangka kegiatan belajar mengajar. Untuk mewujudkan sekolah berbasis industri, sehingga bisa mencetak lulusan yang terampil, siap kerja dan sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha Dunia Industri dan Dunia Kerja (DUDIKA), ” Ujar Trian Wahyuliono, Kepala Program Keahlian Teknik Pemesinan SMK Islam 1 Blitar.

“Penambahan fasilitas ini dalam rangka pengembangan pembelajaran Teaching Factory. Peralatan yang di gunakan harus standart mesin produksi seperti di DUDIKA” Ujar Rohman, Waka Sarpras SMK Islam 1 Blitar.

Saat ini SMK Islam 1 Blitar memiliki mesin CNC sejumlah 7 unit yang terdiri dari CNC Turning 3 unit dan CNC milling 4 unit.

MKNU DI SMK ISLAM 1 BLITAR

MKNU DI SMK ISLAM 1 BLITAR

Blitar – Sejumlah pendidik dan tenaga kependidikan muslim di Kota Blitar mengikuti Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) berjumlah total 115 peserta di Pondok Pesantren Al Muhsin SMK Islam 1 Blitar, selama tiga hari (2-4 Agustus 2019).

“Alhamdulillah, peserta komposisi MKNU yang digelar kali ini berbeda. Karena para pesertanya adalah seluruh pendidik dan tenaga kependidikan di SMK Islam 1 Blitar,” terang Susiyah, S.Sos pengurus LAZISNU dalam rilis yang diterima nublitar.or.id, Jum’at, 2 Agustus 2019
Para pemateri, terusnya, merupakan sejumlah pengurus PBNU, yakni Drs. H. Sultonul Huda, M.Si, dan Ir. H. Suwadi D Pranoto. Adapun pemateri dari PWNU Jawa Timur, yakni KH. Marzuki Mustamar, Ir. M Koderi, M.T, KH. Safrudin Syarief, Dr. H. Edy Susanto, KH. Abdus Salam Shochib, Dr. KH. Fahrur Rozi, M.Pd, KH. Reza Ahmad , Lc MA, Hakim Jayli, M.Si, dan Gus Abdul Wahid Mahfudz.
Menurut Susiyah, agenda MKNU merujuk pada Anggaran Dasar NU yang ditelurkan dalam Muktamar Ke-33 NU di Jombang, 2015 lalu.

“MKNU kali ini memiliki materi yang cukup padat, diantaranya dasar pemikiran MKNU, relasi dan respon NU terhadap ideologi, relasi dan respon NU terhadap negara, arah dan cita-cita perjuangan NU, taujiat PWNU Jawa Timur, post: truth; memperkuat strategi dahwah NU melalui teknologi media, NU mengekspor Islam Nusantara, hingga NU dan pemberdayaan ekonomi umat,” sebutnya.
MKNU di Pondok Pesantren Al Muhsin SMK Islam 1 Blitar ini juga dihadiri oleh Walikota Blitar, Santoso, M.Pd. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan MKNU ini. Hingga perlu dilanjutkan estafet kaderisasi secara berkelanjutan.
Acara ini juga dihadiri oleh ketua tanfidziyah PCNU Kota Blitar, Dr.Habib Bawafi.M.HI dan rois syuriah PCNU Kota Blitar KH. Abdul Karim Muhaimin serta Forkompimda Kota Blitar.

Dalam sambutannya saat pembukaan MKNU, ketua tanfidziyah PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar, menguraikan sejarah singkat NU di Blitar kab/kota. Juga bercerita tentang orang Yaman dan Afganistan yang keduanya selalu hidup tidak tenang karena terjadi perang.
“Insyaalloh matinya khusnul khotimah. Walaupun di dunia perang terus, remuk, amoh tapi islamnya mengikuti paham ahlu sunah wal jama’ah.”tuturnya
“Orang nasionalis yang hidupnya sering bersenang-senang, berfoya-foya, bermaksiat, bahkan ada yang suka gendaan, maka di akhirat akan amoh dan sengsara.” ucapnya tegas.

KH. Marzuki Mustamar juga menjelaskan beberapa amalan yang diingkari oleh Wahabi.
“Contoh amalan ahlu sunah yang ada dalam kitab Bukhori, hal. 4377 adalah tawasul kepada syech Abdul Qodir Al Jaelani, tetapi orang wahabi mengingkarinya. Contoh lain yaitu salaman (berjabat tangan) setelah sholat jama’ah, mereka tidak mau seperti itu. Mereka tidak amanah, tidak mau menjelaskan kepada pengikutnya bahwa samua itu adalah sunnah Rosululloh SAW.” kata penulis kitab Al-Muqtathafat li ahl al-Bidayat ini.
“Qunut dalam sholat subuh juga sunnah Rosul, tapi mereka juga tidak mau menyampaikan kepada umatnya. Anas bin malik ketika ditanya salah seorang sahabat, apakah Nabi SAW ber qunut pada sholat subuh? Jawabnya iya, Nabi membaca Qunut setelah bangun dari ruku’.” ucap Pimpinan Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Gasek, Malang, Jawa Timur ini.
“Kalau ada guru SMK Islam yang tidak mau menyampaikan ajaran aswaja, pecat saja. Karena tidak amanah.” tuturnya yang disambut tawa para hadirin.

“Pujian setelah adzan sambil nunggu jama’ah datang. Timbang mlongo kan lebih baik dibuat doa. Ngono yo dilokne jare kuwi dongo opo nyanyi? Kalau ada yang tanya kepada kita, kita harus jawab, dongo (doa). Karena hal itu hadits nya shohih : bukhori,hal. 2837, bahwa sahabat pernah mendengar Nabi SAW membaca pujian setelah adzan dan dilagukan dalam bentuk syi’ir.” ungkap dosen di fakultas Humaniora dan Budaya UIN Maliki Malang ini.
“Panggah NU : Islame murni, wasilahe jelas, sanade sambung tekan kanjeng Nabi. Mulai dari imam syafi’i, tidak ada hadits yang dicurangi, hingga ilmunya lengkap.” ucapnya.
“Kita harus ngaji pada kyai sepuh supaya kita terhindar dari penyimpangan-penyimpangan isi dari kitab-kitab salafi. Karena ada sebuah kitab hadits cetakan baru, setelah diteliti kitab hadits tersebut hilang kurang lebih 50 hadits.” pungkasnya.