by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Sep 12, 2026 | Teknik Komputer dan Jaringan
Blitar, 12 September 2026 – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMKS Islam 1 Kota Blitar sukses menyelenggarakan kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Tahun 2026. Agenda kaderisasi formal tingkat pertama ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Jumat hingga Sabtu (11–12/9/2026), dengan diikuti secara antusias oleh puluhan peserta didik baru bertempat di lingkungan kampus SMKS Islam 1 Kota Blitar.
Mengusung semangat pembentukan generasi muda yang militan dan berakhlak mulia, Makesta menjadi gerbang awal pengenalan ideologi keislaman ala Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah, keorganisasian, wawasan kebangsaan, serta kepemimpinan dasar. Selama kegiatan berlangsung, para peserta tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, tetapi juga diajak terlibat dalam dinamika kelompok yang dirancang untuk mengasah rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta mempererat tali persaudaraan sesama pelajar.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, H. Rohman, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah strategis dalam memperkuat fondasi moral peserta didik di era keterbukaan informasi.
“Makesta merupakan fondasi penting dalam membentengi moral generasi muda. Melalui IPNU dan IPPNU, anak-anak ditempa untuk memiliki adab, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang sejalan dengan motto sekolah, Skill by Religious and Discipline. Harapan kami, kader-kader muda ini mampu menjadi teladan bagi rekan-rekannya, unggul dalam keahlian kejuruan, sekaligus kokoh memegang nilai-nilai agama di tengah masyarakat,” ungkap beliau.
Sepanjang acara, suasana kebersamaan dan kekompakan tampak mengemuka di antara para anggota baru dan panitia pelaksana. Forum ini menjadi ruang inkubasi bagi siswa untuk belajar berorganisasi secara sehat, berdiskusi kritis, serta melatih kepekaan sosial terhadap lingkungan sekitar sekolah.
Melalui pembaiatan resmi di penghujung kegiatan, SMKS Islam 1 Kota Blitar berharap para kader muda yang baru dilantik dapat terus konsisten mengamalkan nilai-nilai belajar, berjuang, dan bertakwa. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen SMEKISA dalam mencetak lulusan vokasi yang tidak hanya terampil dan kompeten di dunia kerja, melainkan juga memiliki integritas spiritual dan loyalitas kebangsaan yang tinggi.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Sep 9, 2026 | Teknik Komputer dan Jaringan
Blitar, 9 September 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar (SMEKISA) sukses menyelenggarakan acara Pertemuan Orang Tua/Wali Murid Siswa Baru Kelas X Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Rabu hingga Kamis (8–9/9/2026). Bertempat di Aula Pondok Pesantren Al-Muhsin SMKS Islam 1 Kota Blitar, kegiatan strategis ini berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh antusiasme dari ratusan orang tua/wali murid yang hadir secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Mengusung agenda utama “Sosialisasi Program Sekolah”, kegiatan ini menjadi langkah awal strategis untuk menyamakan persepsi antara pihak lembaga pendidikan dan keluarga. Dalam pemaparannya, jajaran pengurus sekolah dan dewan guru memberikan penjelasan komprehensif mengenai struktur kurikulum kejuruan, teknis kegiatan belajar mengajar (KBM), program peminatan, ekstrakurikuler, hingga penegakan tata tertib sekolah yang akan dijalani para peserta didik selama menempuh studi vokasi.
Selain pemaparan program, forum ini juga membuka ruang dialog dan diskusi interaktif yang hangat antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Berbagai hal penting terkait mekanisme bimbingan kedisiplinan, pembinaan karakter, hingga arah pengembangan kompetensi keahlian dibahas secara terbuka. Melalui komunikasi dua arah ini, sekolah dan orang tua dapat membangun komitmen bersama dalam mengawal proses tumbuh kembang dan kesiapan mental para siswa.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan kejuruan berakar pada kolaborasi yang kokoh antara lingkungan sekolah dan pendampingan di rumah.
“Pendidikan kejuruan tidak hanya berfokus pada penguasaan keterampilan teknis di bengkel praktik, melainkan juga penempaan adab dan ketahanan mental. Keberhasilan belajar peserta didik membutuhkan kerja sama dua arah. Sekolah membekali kompetensi dan kedisiplinan, sementara keluarga menjadi benteng utama penguatan karakter di rumah agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas,” ungkap beliau.
Antusiasme para wali murid terlihat jelas sepanjang rangkaian kegiatan berlangsung. Kehadiran yang memenuhi aula menunjukkan kepedulian dan komitmen tinggi orang tua dalam mendukung perjalanan pendidikan putra-putrinya di jenjang SMK, sekaligus mempererat jalinan tali silaturahmi dengan civitas akademika sekolah.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar berharap sinergi yang telah terbangun dapat menjadi fondasi yang kokoh dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, berdaya saing, dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha maupun dunia industri (DUDI), sejalan dengan moto sekolah: “Skill by Religious and Discipline.”
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Sep 5, 2026 | Prestasi, Teknik Pemesinan
BLITAR — Irza Amilul Fatta, siswa kelas XII TPM 3 SMKS Islam 1 Kota Blitar, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan merebut Juara 1 Kategori Lomba Las Plat SMA/SMK 3G pada ajang bergengsi Mechanical Expo Politeknik Negeri Semarang (Polines) 2026.
Ajang kompetisi teknik tahunan tingkat regional dan nasional yang digelar di kampus Polines tersebut mempertemukan puluhan talenta muda kejuruan dari berbagai daerah. Dalam kategori pengelasan posisi 3G—salah satu teknik vertikal dengan tingkat kesulitan tinggi dan menuntut presisi kampuh serta penetrasi logam yang sempurna—Irza tampil percaya diri mengungguli para kompetitornya. Kemenangan ini merupakan hasil dari kedisiplinan, ketekunan, serta pelatihan intensif di bengkel Teknik Pemesinan selama berbulan-bulan.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian membanggakan anak didiknya di kancah antardaerah.
“Keberhasilan Irza adalah bukti nyata bahwa anak-anak SMK memiliki kompetensi teknis yang solid dan siap bersaing di level yang lebih luas. Disiplin, ketelitian, dan mental pantang menyerah yang diasah di bengkel praktik terbukti membuahkan hasil nyata. Kami berharap prestasi ini memantik motivasi seluruh siswa untuk terus berinovasi dan berkarya,” ujarnya.
SMKS Islam 1 Kota Blitar (SMEKISA) dikenal sebagai salah satu sekolah menengah kejuruan rujukan di Jawa Timur yang konsisten mencetak lulusan terampil dan berdaya saing industri. Melalui program keahlian unggulan seperti Teknik Pemesinan (TPM), sekolah ini secara berkala mengirimkan kontingen di berbagai kompetisi vokasi, Lomba Kompetensi Siswa (LKS), hingga expo teknologi terapan. Prestasi emas di Polines 2026 ini kian menegaskan komitmen almamater dalam memadukan keahlian praktis, penguatan karakter kedisiplinan, serta daya saing kerja generasi muda Blitar.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Aug 31, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
BLITAR — SMKS Islam 1 Kota Blitar (SMEKISA) sukses menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Aula Terbuka sekolah pada Senin (31/8/2026), sebagai wujud nyata penguatan karakter peserta didik yang berlandaskan semboyan Skill by Religious and Discipline.
Kegiatan rohani yang berlangsung khidmat tersebut menghadirkan penceramah K.H. Ahmad Sulton, M.Pd.I., serta diikuti secara kompak oleh ratusan siswa kelas X dan XI, dewan guru, beserta jajaran karyawan sekolah. Duduk tertib mengenakan busana muslim, para peserta melantunkan selawat bersama dan menyimak tausiah seputar keteladanan akhlak Rasulullah SAW dalam membangun integritas pribadi serta etika bermasyarakat.
Penceramah K.H. Ahmad Sulton, M.Pd.I., dalam inti tausiahnya mengajak seluruh warga sekolah untuk senantiasa meneladani sifat amanah, kejujuran, dan keuletan Nabi Muhammad SAW dalam menuntut ilmu kejuruan.
“Kecakapan teknis dan keahlian vokasi yang dimiliki generasi muda akan menjadi berkah luar biasa jika diimbangi dengan adab yang luhur serta ketakwaan. Meneladani akhlak Rasulullah berarti bekerja keras dengan jujur, disiplin, dan santun kepada guru maupun sesama,” tuturnya.
Sebagai lembaga pendidikan vokasi berbasis nilai-nilai keislaman, SMKS Islam 1 Kota Blitar secara berkesinambungan mengintegrasikan pembiasaan ibadah dan penanaman budi pekerti dalam iklim akademik sehari-hari. Majelis peringatan hari besar Islam ini sekaligus memperkuat ikhtiar sekolah dalam mengimplementasikan prinsip “Sekolah Ramah Anak” serta “Pendidikan Bermutu untuk Semua”, guna melahirkan lulusan vokasi yang tidak hanya terampil dan berdaya saing industri, tetapi juga berkarakter religius serta berakhlakul karimah.
by Tim Media SMK Islam 1 Blitar | Aug 28, 2026 | Artikel, Teknik Komputer dan Jaringan
BLITAR — SMKS Islam 1 Kota Blitar resmi melaksanakan serah terima pengadaan unit tablet sebagai sarana penunjang Program Kelas Industri Samsung Tech Institute pada Rabu (27/8/2026), guna mengakselerasi keterampilan praktis peserta didik agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan industri modern.
Fasilitas tablet belajar tersebut difokuskan untuk mendukung pemenuhan kompetensi kejuruan pada spesialisasi Hand Held Product (HHP). Lewat sarana baru ini, para siswa mendalami pengenalan arsitektur perangkat cerdas terbaru keluaran Samsung, prinsip elektronika telekomunikasi, diagnosis kerusakan hardware maupun software, hingga prosedur teknis perbaikan (repairing) serta pergantian suku cadang ponsel berstandar bengkel resmi. Program ini secara terstruktur menyelaraskan kurikulum kejuruan di sekolah dengan acuan standar kerja di Samsung Service Center.
Ketua Program Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMKS Islam 1 Kota Blitar, Ahmad Fuad Zaki, S.Pd., M.Pd., menegaskan pentingnya integrasi perangkat digital mutakhir dalam pembelajaran bengkel kerja.
“Kehadiran unit tablet ini menjadi jembatan nyata bagi para siswa untuk merasakan atmosfer kerja industri secara langsung di sekolah. Penguasaan bidang Hand Held Product menuntut ketelitian tinggi, mulai dari analisis skema sirkuit hingga penanganan perangkat lunak terkini. Dengan sarana yang representatif, kami optimis anak-anak tidak hanya sekadar memahami teori perbaikan, tetapi benar-benar terampil, disiplin, dan memiliki sertifikasi kompetensi yang diakui oleh mitra industri global,” jelasnya.
Langkah pengadaan media pembelajaran digital ini kian mempertegas rekam jejak SMKS Islam 1 Kota Blitar (SMEKISA) sebagai rujukan sekolah vokasi teknologi di kawasan Jawa Timur. Lewat kemitraan strategis berkesinambungan bersama ekosistem teknologi Samsung Tech Institute, sekolah berkomitmen mencetak lulusan teknisi muda yang adaptif, berintegritas tinggi, dan langsung terserap di pasar tenaga kerja industri telekomunikasi maupun berani berwirausaha secara mandiri di bidang layanan teknis perangkat pintar.