by | Feb 25, 2023 | Artikel, Kegiatan Sekolah, Kegiatan Siswa
Blitar – Tiap tahun SMK Islam 1 Blitar mencetak ratusan lulusan. Ada kalanya di mana seorang lulusan SMK Islam 1 Blitar harus melakukan persiapan sebelum ia memasuki dunia kerja.
Bila tidak ada rencana atau persiapan, dunia kerja yang asing akan menjadi momok yang mengejutkan. Nah, agar masalah itu tidak menimpa siswa siswi alumni SMK Islam 1 Blitar, digelarlah Seminar Memasuki Dunia Kerja. Dihadiri ratusan siswa siswi SMK Islam 1 Blitar dari semua jurusan di Aula SMK Islam 1 Blitar. Sabtu, 25/2/2023.
Seminar ini diupayakan rutin digelar dengan tujuan mempersiapkan siswa siswi SMK Islam 1 Blitar kelas XII yang akan lulus agar siap memasuki dunia kerja.
Acara dipandu oleh wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat, Bapak Sudibyo, S.T dan sebagai pemateri yakni human resource senior manager PT Bambang Njaja Surabaya, Bapak Mahmud Junaidi, S. IP., SH
Didapuk sebagai pemateri tunggal, Mahmud Junaidi, S. IP., SH menjelaskan berbagai hal terkait persiapan-persiapan bagaimana memasuki dunia kerja di era modern saat ini.
Bapak Mahmud menyampaikan banyak hal kepada siswa siswi, mulai dari bagaimana cara mengetahui apa yang diinginkan siswa, bagaimana jadi fleksibel didunia kerja, hingga bagaimana bentuk network profesional yang baik.
Ringkasnya, transisi dari masa sekolah ke dunia profesional bukanlah suatu hal yang mudah. Akan tetapi, ada beberapa hal yang akan membuat proses perubahan lingkungan ini menjadi lebih ringan. Akhirnya, yang terpenting adalah kegigihan untuk terus bersaing meskipun dalam sebuah situasi yang asing.
Acara berlangsung lancar dan tertib dihadiri siswa siswi jurusan TKR, TKJ, TSM, TITL, TPm dan DPIB. Berikut potret kegiatan yang berlangsung kala itu.

Siswa siswi SMK Islam 1 Blitar tertib mengikuti berbagai arahan dalam seminar memasuki dunia kerja di Aula . Sabtu, 25/2/2023

Siswa siswi SMK Islam 1 Blitar tertib mengikuti berbagai arahan dalam seminar memasuki dunia kerja di Aula . Sabtu, 25/2/2023

Siswa siswi SMK Islam 1 Blitar tertib mengikuti berbagai arahan dalam seminar memasuki dunia kerja di Aula . Sabtu, 25/2/2023

Siswa siswi SMK Islam 1 Blitar tertib mengikuti berbagai arahan dalam seminar memasuki dunia kerja di Aula . Sabtu, 25/2/2023

Mahmud Junaidi, S. IP., SH memberikan arahan pada ratusan siswa siswi SMK Islam 1 Blitar terkait bagaimana cara memasuki dunia kerja. Sabtu, 25/2/2023

Mahmud Junaidi, S. IP., SH memberikan arahan pada ratusan siswa siswi SMK Islam 1 Blitar terkait bagaimana cara memasuki dunia kerja. Sabtu, 25/2/2023

Mahmud Junaidi, S. IP., SH memberikan arahan pada ratusan siswa siswi SMK Islam 1 Blitar terkait bagaimana cara memasuki dunia kerja. Sabtu, 25/2/2023

Mahmud Junaidi, S. IP., SH memberikan arahan pada ratusan siswa siswi SMK Islam 1 Blitar terkait bagaimana cara memasuki dunia kerja. Sabtu, 25/2/2023
by | Feb 16, 2023 | Artikel
PENGERTIAN DAN PETUNJUK UMUM
- Uji Kompetensi Keahlian yang selanjutnya disebut UKK adalah asesmen terhadap pencapaian kualifikasi jenjang 2 (dua) atau 3 (tiga) pada KKNI dilaksanakan oleh satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia kerja di akhir masa studi atau Lembaga Sertifikasi Profesi dengan memperhatikan paspor keterampilan (skill passport) dan/atau portofolio untuk menentukan apakah seseorang kompeten atau belum kompeten pada standar kompetensi atau kualifikasi tertentu.
- Panitia UKK Tingkat Satuan Pendidikan adalah sekelompok tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang ditugaskan sebagai penyelenggara maupun pengadministrasi kegiatan UKK.
- Tempat Uji Kompetensi yang selanjutnya disingkat TUK adalah ternpat kerja dan/atau lembaga yang dapat memberikan fasilitas pelaksanaan uji kompetensi.
- Asesor atau penguji adalah seseorang yang memiliki kewenangan dan memenuhi persyaratan untuk melakukan dan/atau menilai hasil capaian kompetensi peserta UKK.
- Skema Sertifikasi adalah paket kompetensi dan persyaratan spesifik yang berkaitan dengan kategori jabatan (okupasi) atau keterampilan tertentu dari seseorang.
- Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, yang selanjutnya disingkat SKKNI adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan, dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
- Sertifikasi Kompetensi Kerja adalah proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji kompetensi sesuai SKKNI, standar internasional, dan/atau standar khusus.
- Sertifikat Kompetensi adalah bukti pengakuan tertulis atas capaian kompetensi pada kualifikasi tertentu yang diberikan oleh satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia kerja atau lembaga sertifikasi yang berwenang sesuai peraturan perundangan.
- Peserta UKK merupakan peserta didik SMK aktif yang telah menuntaskan materi pembelajaran yang akan diujikan.
- UKK menguji aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dalam 1 (satu) rangkaian pelaksanaan asesmen.
TUJUAN
Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bertujuan untuk:
- Mengukur pencapaian kompetensi peserta didik SMK yang telah menyelesaikan proses pembelajaran sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi;
- Mengoptimalkan pelaksanaan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada capaian kompetensi lulusan SMK sesuai Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia;
- Mendorong kerja sama SMK dengan dunia kerja dalam rangka pelaksanaan UKK sesuai kebutuhan dunia kerja
SASARAN
Sasaran yang akan dicapai dalam Pelaksanaan UKK ini adalah:
- Terlaksananya proses asesmen bagi seluruh peserta didik SMK kelas XII atau kelas XIII melalui serangkaian kegiatan uji kompetensi yang dilaksanakan secara efektif, efisien, dan terukur;
- Diterbitkannya sertifikat kompetensi bagi seluruh peserta UKK yang dinyatakan kompeten sesuai kompetensi keahlian yang ditempuh
JADWAL UJI KOMPETENSI KEAHLIAN
Pelaksanaan UKK Mandiri dapat dilangsungkan pada rentang waktu tanggal 1 Maret 2023 sampai dengan akhir tahun pelajaran 2022/2023. Untuk jadwal pelaksanaan UKK dengan skema penyelenggaraan ujian lainnya, dilaksanakan sebelum akhir tahun pelajaran 2022/2023, menyesuaikan dengan, ketuntasan kompetensi yang diujikan, penjadwalan dari penyelenggara uji kompetensi, dan ketersediaan asesor.
Untuk SMK Islam 1 Blitar mulai tanggal 27 Februari – 15 Maret 2023. Verifikasi nilai UKK tanggal 18 Maret 2023.
by | Jan 10, 2023 | Artikel
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Haloooo sobat smekisa!!
Kami segenap keluarga besar SMK Islam 1 Blitar mengucapkan “Selamat dan Sukses atas peresmian gedung baru PCNU Kota Blitar.”

“Semoga menjadi kantor yang berkah dan barokah, sehingga dapat memberikan manfaat untuk seluruh umat.”
Blitar, 8 Januari 2023
Smekisaaa Jaya.. Jaya..Yess!!
Religius dan Kompeten!!
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
#smkislam1blitar #sekolahpusatkeunggulan #smkbisasmkhebat #smkpusatkeunggulan #smekisa #peresmiangedung #pcnukotablitar
by | Oct 21, 2022 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar – Peringatan Maulid Nabi Muhammad merupakan peringatan atas hari lahirnya Nabi Muhammad salallaahu ‘alaihi wasallam, rasul terakhir bagi umat Islam. Umat muslim memperingati Maulid Nabi yakni untuk mempelajari kembali perjalanan hidup Baginda Rasulullah SAW dan semangat Beliau dalam menyebarkan ajaran Islam bagi seluruh umat manusia. Sehingga dari sosok mulia ini, kita menemukan teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Di SMK Islam 1 Blitar, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dilakukan dengan pengajian dan salawatan bersama yang digelar di aula bengkel Austria. (Jum’at, 21/10/2022)
Seluruh peserta didik di SMK Islam 1 Blitar ikut serta menyambut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 2022 atau hari lahirnya Rasulullah SAW dengan bersholawat bersama. Seluruh kelas X, XI dan XII ikut serta memeriahkan pengajian bersama oleh Kyai Ahmad Sulton.
Wakil kepala sekolah, M. Solikin mengatakan dalam rangka memperingati hari santri nasional, SMK Islam 1 Blitar menggelar beberapa kegiatan.
“Ada pawai , ada upacara, ada bazar” ucapnya dihadapan ribuan peserta didik.
Dalam tausiyahnya, Kyai Ahmad Sulton mengumumkan 4 resep yang dapat membuat ilmu bermanfaat hingga mulya di surga. Menurutnya, 4 resep tersebut perlu kiranya dipraktekkan oleh semua peserta didik SMK Islam 1 Blitar
Berikut 4 resepnya yang berhasil dihimpun redaksi, yaitu:
1. Bersalaman dengan guru
2. Jangan membeda-bedakan guru
3. Manut (menurut) dengan guru (misal: jangan main ponsel saat dikelas)
4. Mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW
Berikut potret kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Santri Nasional Tahun 2022 di depan bengkel autria SMK Islam 1 Blitar yang digelar pagi hari.

by | Oct 19, 2022 | Artikel, Kegiatan Sekolah, Sarana Prasarana Sekolah
Blitar – Memasuki musim hujan, berbagai upaya dilakukan untuk menekan hewan pembawa penyakit. Salah satu tindakan yang umum ditemui adalah fogging atau pengasapan. Fogging berfungsi untuk mengendalikan vektor penyakit, terutama nyamuk. Secara lebih spesifik, nyamuk yang dimaksud adalah Aedes aegypti, vektor utama penyakit demam berdarah dengue (DBD). Fogging bukan termasuk tindakan pencegahan. Meski begitu, asap fogging mampu membunuh nyamuk Aedes aegypti dewasa.
Berdasarkan penelitian, waktu optimal fogging untuk mengurangi angka kejadian DBD yang paling efektif adalah antara awal musim hujan dan puncak prevalensi.
Lantas, apakah tindakan ini aman bagi siswa siswi sekolah? Apa saja manfaat yang didapatkan dari melakukan fogging pada lingkungan sekolah? Simak 5 manfaat fogging melalui ulasan berikut!
1. Fogging Mampu Membasmi Nyamuk
Penyemprotan fogging yang bertujuan untuk membunuh nyamuk mampu membasmi kerumunan nyamuk dan jentik-jentiknya. Dengan penyemprotan fogging, kumpulan tempat yang menjadi sarang nyamuk tentunya akan menjadi bersih karena para nyamuk mati akibat semprotan dari fogging yang mengandung bahan-bahan kimia pembunuh nyamuk.
Jika populasi nyamuk berkurang, maka akan meningkatkan kenyamanan pada lingkungan sekolah.
2. Fogging Mampu Mencegah dan Mengurangi Demam Berdarah Dengue (DBD)
Seperti yang dijelaskan bahwa fogging dapat membunuh nyamuk dan jentik-jentik, ternyata hal tersebut juga dapat menimbulkan manfaat lainnya.
Dengan terbunuhnya nyamuk-nyamuk di lingkungan, mampu mengurangi tingkat penyebaran penyakit DBD, dan mengurangi resiko peseerta didik terkena demam berdarah dengue. Karena, nyamuk merupakan mediator utama yang mampu membawa virus dengue melalui gigitannya.
Sehingga, jika pihak UPTD Puskesmas melakukan penyemprotan fogging dan membasmi nyamuk khususnya nyamuk Aedes Aegypti, sekolah akan sangat mengapresiasi.
3. Fogging Disinfektan Membuat Lingkungan Jadi Lebih Steril
Jika UPTD Puskesmas melakukan fogging disinfektan tentunya hal ini dapat membuat lingkungan sekolah menjadi lebih bersih dan steril.
Hal tersebut dapat terjadi karena disinfektan berfungsi untuk membunuh kuman dan bakteri yang terdapat di lingkungan sekolah.
Baik yang terdapat di dalam ruangan dari tempat yang terjangkau hingga sudut-sudut terpencil pun tetap dapat terkena semprotan dari fogging, dan juga kuman serta bakteri yang terdapat pada benda-benda dari yang sering peserta didik gunakan hingga yang jarang digunakan.
Dengan terbunuhnya kuman dan bakteri, lingkungan sekolah tentunya akan menjadi lebih nyaman, bersih, dan steril.
4. Fogging Mobil untuk Kebersihan Bengkel Serta Lingkungan
Mungkin kebanyakan lebih sering mendengar fogging untuk nyamuk saja, tapi nyatanya fogging pun bisa dilakukan untuk kebersihan bengkel, lho.
Manfaat dari fogging bengkel ini yaitu mampu membersihkan bengkel dari kuman, bakteri, ataupun virus yang ada di dalam maupun di luar bengkel.
Sehingga ketika peserta didik lebih banyak kegiatan di dalam bengkel, apalagi ketika di kamar mandi, peserta didik tidak perlu khawatir karena lingkungan yang ditempati tersebut bersih jika dilakukan penyemprotan fogging pada bengkel.
5. Fogging Mampu Membuat Lingkungan Jadi Lebih Asri
Terkadang ada beberapa hal yang sulit untuk dibersihkan dengan baik, seperti genangan air sungai di dekat sekolah, tempat pembuangan sampah, hingga sudut-sudut terpencil yang sulit dijangkau ketika hendak dibersihkan.
Maka dari itu, fogging dapat membantu untuk membuat lingkungan tempat sekolah menjadi lebih asri, karena hilangnya berbagai nyamuk atau serangga lainnya yang dapat mengganggu kenyamanan peserta didik ketika berada di sekitar lingkungan. Peserta didik dan orang tua juga tidak lagi perlu khawatir diaganggu oleh berbagai nyamuk dan serangga.
Fogging dinilai cukup efektif dalam membersihkan lingkungan baik dari nyamuk, serangga, hingga kuman, virus, dan bakteri.
Hanya saja pihak sekolah tetap perlu memperhatikan aturan-aturan yang ada ketika melakukan fogging. Jangan sampai penyemprotan fogging malah membahayakan kesehatan diri peserta didik.
Berikut potret kegiatan fogging di SMK Islam 1 Blitar yang berhasil dihimpun redaksi. (Selasa, 18/10/2022)

Petugas fogging mengisi insektisida

Fogging di tangga sekolah

Fogging di ruang kelas

Fogging di ruang kelas

Fogging di ruang kelas

Fogging di ruang kelas

Fogging di taman depan kelas

Fogging di leb komputer

Fogging di ruang Bimbingan Konseling

Fogging di taman sekitar lapangan

Fogging di toilet sekolah

Fogging di toilet sekolah

Fogging di toilet sekolah

Fogging di kantin sekolah

Fogging di lingkungan kantin sekolah

Fogging di bengkel teknik pemesinan

Fogging di bengkel teknik pemesinan

Fogging di bengkel teknik pemesinan

Fogging di lab komputer

Fogging di bengkel

Fogging di ruangan panasonic

Fogging di mushola

Fogging di bengkel teknik pemesinan

Fogging di sekitar bengkel

Fogging di bengkel teknik sepeda motor

Fogging di toilet bengkel

Fogging di lokasi parkir siswa

Fogging di sekitar bengkel teknik komputer dan jaringan

Fogging di toilet bengkel

Fogging di lab komputer

Fogging di lab komputer

Fogging di lab komputer

Fogging di ruangan kubota

Fogging di kelas industri

Fogging di bengkel teknik kendaraan ringan

Fogging di toilet bengkel
by | Oct 11, 2022 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar – Kasus perundungan atau bullying di lingkungan sekolah seolah tak ada habisnya. Setelah kelar satu masalah yang mengemuka, diselesaikan, lalu muncul kasus bullying lain lagi.
Bullying adalah masalah yang kerap dijumpai di manapun. Berdasar National Association of School Psychologist, perundungan bisa mencakup ancaman fisik, menggoda dan pelecehan seksual. Sekitar 15% hingga 30% dari total murid di sebuah sekolah berpotensi menjadi korban maupun pelaku bullying.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Blitar, Bapak M. Sidiq, M.AP menjelaskan pada ratusan guru dan siswa demi menghindari bullying/perundungan di Aula SMK Islam 1 Blitar. (Selasa, 10/10/2022)
Bullying atau perundungan pada remaja bisa terjadi di mana saja dan pada siapa saja. Maka dari itu, masyarakat perlu mengetahui tanda-tanda bullying dan hal yang perlu dilakukan jika itu sampai terjadi.
Berikut penjelasan lengkap mengenai 5 jenis bullying pada remaja yang disampaikan saat workshop Penerapan Sekolah Bebas Bullying yang berhasil dirangkum redaksi di Aula SMK Islam 1 Blitar. (Selasa, 10/10/2022)
1. Bullying Verbal
Tindakan ini bisa dilakukan dengan kata-kata, pernyataan, julukan, dan tekanan psikologis yang menyakitkan atau merendahkan.
Perundungan jenis ini biasanya ditujukan pada anak yang fisik, penampilan, sifat, atau latar belakang sosialnya berbeda dari anak-anak yang lain.
2. Bullying Cyber/Dunia Maya
Umumnya media yang digunakan untuk melalukan perundungan di dunia maya yaitu media sosial, aplikasi chatting, atau surat elektronik (e-mail).
Perundungan yang terjadi biasanya berupa hinaan atau sindiran. Bisa juga berupa gosip tentang siswa yang disebarkan melalui media sosial.
3. Bullying Fisik
Perundungan fisik bisa berupa menghalangi jalan korban, menyandung, mendorong, memukul, menjambak, hingga merusak barang.
Perhatikan apabila pada tubuh anak sering muncul luka atau memar tanpa alasan yang jelas. Biasanya anak yang menjadi korban enggan untuk mengakui bahwa dirinya ditindas secara fisik.
4. Bullying Sosial
Jenis perundungan lainnya yang juga cukup sering terjadi yaitu pengucilan secara sosial.
Biasanya, anak yang mengalami jenis perundungan ini sering menyendiri, mengerjakan tugas kelompok seorang diri dan tidak pernah bermain bersama teman-teman di luar jam sekolah.
5. Bullying Seksual
Di SMA/SMK jenis perundungan ini lebih mungkin dialami. Pelaku perundungan akan mengomentari, menggoda, berusaha mengintip, bahkan menyentuh korban secara seksual.
Dalam beberapa kasus, perundungan seksual termasuk dalam tindakan kriminal yaitu pelecehan atau kekerasan seksual, yang memungkinkan pelaku ditindak secara hukum.
Kebanyakan korban dari jenis perundungan seksual adalah anak perempuan, meskipun tak menutup kemungkinan anak laki-laki juga mengalami jenis perundungan ini.
Berikut foto dokumentasi kegiatan Workshop Penerapan Sekolah Bebas Bullying yang berhasil dihimpun redaksi.
