Blitar, 23 Juli 2026SMKS Islam 1 Kota Blitar bekerja sama dengan MPM Honda Jatim menyelenggarakan Sosialisasi Safety Riding bagi seluruh peserta didik Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A dan Aula Terbuka SMKS Islam 1 Kota Blitar ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan vokasi berbasis industri untuk membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang otomotif, tetapi juga memiliki budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.

Sosialisasi menghadirkan tim instruktur dari MPM Honda Jatim yang memberikan pembekalan mengenai prinsip-prinsip Safety Riding sesuai standar Honda. Para peserta memperoleh materi tentang pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara yang memenuhi standar keselamatan, etika berlalu lintas, teknik berkendara yang aman dan defensif, serta langkah-langkah pemeriksaan kondisi sepeda motor sebelum digunakan. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan studi kasus sehingga peserta dapat memahami berbagai situasi yang sering dijumpai saat berkendara di jalan raya.

Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keselamatan berkendara merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik, khususnya bagi siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor yang nantinya akan terjun langsung ke dunia kerja di bidang otomotif.

“Sebagai sekolah vokasi yang menjalin kemitraan dengan dunia industri, kami tidak hanya membekali siswa dengan kompetensi teknis, tetapi juga membangun karakter disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan. Melalui sosialisasi Safety Riding ini, kami berharap siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujar beliau.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata implementasi program Link and Match antara dunia pendidikan dan dunia industri yang terus dikembangkan oleh SMKS Islam 1 Kota Blitar bersama MPM Honda Jatim. Melalui sinergi tersebut, peserta didik mendapatkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri, termasuk dalam penerapan budaya kerja yang mengedepankan aspek keselamatan dan profesionalisme.

Selain meningkatkan pengetahuan mengenai keselamatan berkendara, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran bahwa seorang teknisi otomotif tidak hanya dituntut memiliki keterampilan memperbaiki kendaraan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menerapkan budaya keselamatan di jalan raya. Hal ini sejalan dengan standar kompetensi industri otomotif yang mengutamakan kualitas kerja, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan pengguna kendaraan.

Melalui kegiatan Sosialisasi Safety Riding ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Dengan dukungan MPM Honda Jatim, sekolah terus berupaya mencetak lulusan yang unggul dalam kompetensi, berkarakter disiplin, berbudaya keselamatan, dan siap bersaing di dunia kerja, sejalan dengan semangat “Skill by Religious and Discipline.”