by fitri ainun rosita | Aug 3, 2026 | Kegiatan Sekolah, Teknik Sepeda Motor
Blitar, 31 Juli–1 Agustus 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim) menyelenggarakan Mechanical Skill Training for Persons with Disability sebagai wujud nyata pendidikan vokasi yang inklusif dan berdampak. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di bengkel Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKS Islam 1 Kota Blitar ini diikuti oleh enam anggota Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Blitar dengan tujuan meningkatkan kapasitas keterampilan dalam pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan vokasi, dunia industri, dan komunitas dalam memberikan kesempatan belajar yang setara bagi penyandang disabilitas. Selama pelatihan, peserta memperoleh materi Light Service sepeda motor yang meliputi pemeriksaan oli mesin, kondisi busi, sistem pengereman, tekanan angin ban, hingga pengecekan komponen keselamatan sebelum berkendara. Seluruh materi disampaikan melalui metode pembelajaran yang sederhana, interaktif, dan didominasi praktik sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.
Pelatihan dipandu langsung oleh Tim Instruktur Program Keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKS Islam 1 Kota Blitar, termasuk Made Kusbanu, S.Pd., guru produktif TSM yang sebelumnya berhasil meraih Juara 1 Festival Vokasi Satu Hati Tingkat Nasional 2026. Berbekal pengalaman dan kompetensi di tingkat nasional, para instruktur memberikan pembelajaran yang aplikatif sehingga peserta dapat mempraktikkan secara langsung teknik pemeriksaan dan perawatan dasar sepeda motor sesuai standar industri Honda.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata peran sekolah vokasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami ingin kompetensi yang dimiliki sekolah tidak hanya dimanfaatkan untuk peserta didik, tetapi juga dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Pendidikan vokasi tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga hadir untuk berbagi ilmu, meningkatkan keterampilan, serta memberikan kesempatan belajar bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas,” ujar beliau.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelatihan. Selain mendapatkan wawasan baru mengenai perawatan sepeda motor, mereka juga memperoleh pengalaman praktik secara langsung dengan pendampingan intensif dari para instruktur.
Salah satu peserta, Angga, anggota DMI Blitar, mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan tersebut.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Saya jadi lebih memahami cara memeriksa oli, busi, rem, dan komponen dasar sepeda motor. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkapnya.
Sebagai salah satu sekolah binaan MPM Honda Jatim, SMK Islam 1 Kota Blitar saat ini telah berstatus Tempat Uji Kompetensi (TUK) Astra Honda. Bersama 100 SMK Program Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) Honda yang tersebar di Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, sekolah terus berkontribusi dalam penguatan pendidikan vokasi melalui penerapan kurikulum berbasis industri, peningkatan kompetensi guru, serta berbagai program pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Mechanical Skill Training for Persons with Disability, SMKS Islam 1 Kota Blitar kembali menegaskan komitmennya sebagai sekolah vokasi yang tidak hanya fokus mencetak lulusan yang kompeten, tetapi juga menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui transfer ilmu dan keterampilan. Kolaborasi antara sekolah, industri, dan komunitas ini diharapkan mampu membuka lebih banyak kesempatan belajar, meningkatkan kemandirian penyandang disabilitas, serta memperkuat semangat pendidikan vokasi yang inklusif, adaptif, dan berdampak bagi masyarakat luas.





















by fitri ainun rosita | Aug 1, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar, Juli 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik melalui penyelenggaraan Diklat Bela Negara Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dilaksanakan dalam empat gelombang selama bulan Juli 2026 di Lapangan Jatimalang. Kegiatan yang bekerja sama dengan Kodim 0808/Blitar ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas X dan XI dari berbagai program keahlian sebagai bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta penguatan wawasan kebangsaan.
Diklat Bela Negara menjadi salah satu program unggulan SMKS Islam 1 Kota Blitar dalam menanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, integritas, serta semangat cinta tanah air kepada seluruh peserta didik. Selama empat gelombang pelaksanaan, seluruh peserta memperoleh pembinaan langsung dari personel Kodim 0808/Blitar melalui berbagai materi dan praktik lapangan yang dirancang untuk membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
Gelombang pertama dilaksanakan pada 16–18 Juli 2026 dan diikuti oleh seluruh peserta didik baru kelas X dari jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), serta Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB). Selanjutnya, Gelombang kedua berlangsung pada 20–22 Juli 2026 yang diikuti oleh siswa kelas X jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) dan Teknik Pemesinan (TPM).
Pelaksanaan diklat kemudian dilanjutkan pada Gelombang ketiga, yaitu 23–25 Juli 2026, yang diikuti siswa kelas XI jurusan DPIB, TPM, TITL, dan TSM. Sementara itu, Gelombang keempat dilaksanakan pada 27–29 Juli 2026 dengan peserta siswa kelas XI jurusan TKR dan TPM. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Lapangan Jatimalang sebagai lokasi pembinaan karakter dan latihan lapangan.
Selama tiga hari di setiap gelombang, peserta mengikuti berbagai materi yang dipandu langsung oleh personel Kodim 0808/Blitar, meliputi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), wawasan kebangsaan, bela negara, pembentukan karakter, latihan kepemimpinan, tata upacara, ketahanan mental, serta berbagai aktivitas yang melatih kerja sama tim, tanggung jawab, dan disiplin. Selain teori, peserta juga mengikuti berbagai simulasi dan latihan fisik yang dirancang untuk membangun kekompakan, kepercayaan diri, serta kemampuan bekerja sama dalam menghadapi berbagai tantangan.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa Diklat Bela Negara merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik sebagai bekal menghadapi dunia pendidikan maupun dunia kerja.
“SMK tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang kompeten di bidang keahlian, tetapi juga harus membentuk karakter yang kuat. Melalui Diklat Bela Negara bersama Kodim 0808/Blitar ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, integritas, dan semangat cinta tanah air sehingga peserta didik memiliki bekal yang utuh untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujar beliau.
Kolaborasi yang telah terjalin dengan Kodim 0808/Blitar menjadi wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan dan TNI dalam membangun generasi muda yang berkarakter. Para instruktur tidak hanya memberikan materi kedisiplinan, tetapi juga memotivasi peserta agar memiliki semangat pantang menyerah, rasa tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan yang akan menjadi modal penting dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Sebagai sekolah vokasi yang mengusung motto “Skill by Religious and Discipline”, SMKS Islam 1 Kota Blitar terus mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam setiap program pembelajaran. Diklat Bela Negara menjadi salah satu implementasi nyata dari komitmen sekolah dalam membentuk lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan kompetensi keahlian, tetapi juga memiliki akhlak mulia, nasionalisme yang kuat, serta kesiapan menjadi sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas.
Melalui penyelenggaraan empat gelombang Diklat Bela Negara Tahun Pelajaran 2026/2027, SMKS Islam 1 Kota Blitar berharap seluruh peserta didik mampu mengimplementasikan nilai-nilai disiplin, integritas, kepemimpinan, dan bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi yang terus terjalin bersama Kodim 0808/Blitar diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi vokasi yang unggul, berkarakter, religius, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa Indonesia.
by fitri ainun rosita | Jul 23, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar, 23 Juli 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar bekerja sama dengan MPM Honda Jatim menyelenggarakan Sosialisasi Safety Riding bagi seluruh peserta didik Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) pada Kamis, 23 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung A dan Aula Terbuka SMKS Islam 1 Kota Blitar ini merupakan bagian dari penguatan pendidikan vokasi berbasis industri untuk membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang otomotif, tetapi juga memiliki budaya berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.
Sosialisasi menghadirkan tim instruktur dari MPM Honda Jatim yang memberikan pembekalan mengenai prinsip-prinsip Safety Riding sesuai standar Honda. Para peserta memperoleh materi tentang pentingnya penggunaan perlengkapan berkendara yang memenuhi standar keselamatan, etika berlalu lintas, teknik berkendara yang aman dan defensif, serta langkah-langkah pemeriksaan kondisi sepeda motor sebelum digunakan. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui sesi diskusi dan studi kasus sehingga peserta dapat memahami berbagai situasi yang sering dijumpai saat berkendara di jalan raya.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keselamatan berkendara merupakan bagian penting dari pembentukan karakter peserta didik, khususnya bagi siswa Jurusan Teknik Sepeda Motor yang nantinya akan terjun langsung ke dunia kerja di bidang otomotif.
“Sebagai sekolah vokasi yang menjalin kemitraan dengan dunia industri, kami tidak hanya membekali siswa dengan kompetensi teknis, tetapi juga membangun karakter disiplin dan kepedulian terhadap keselamatan. Melalui sosialisasi Safety Riding ini, kami berharap siswa menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat,” ujar beliau.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk nyata implementasi program Link and Match antara dunia pendidikan dan dunia industri yang terus dikembangkan oleh SMKS Islam 1 Kota Blitar bersama MPM Honda Jatim. Melalui sinergi tersebut, peserta didik mendapatkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri, termasuk dalam penerapan budaya kerja yang mengedepankan aspek keselamatan dan profesionalisme.
Selain meningkatkan pengetahuan mengenai keselamatan berkendara, kegiatan ini juga memperkuat kesadaran bahwa seorang teknisi otomotif tidak hanya dituntut memiliki keterampilan memperbaiki kendaraan, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menerapkan budaya keselamatan di jalan raya. Hal ini sejalan dengan standar kompetensi industri otomotif yang mengutamakan kualitas kerja, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap keselamatan pengguna kendaraan.
Melalui kegiatan Sosialisasi Safety Riding ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan dunia industri. Dengan dukungan MPM Honda Jatim, sekolah terus berupaya mencetak lulusan yang unggul dalam kompetensi, berkarakter disiplin, berbudaya keselamatan, dan siap bersaing di dunia kerja, sejalan dengan semangat “Skill by Religious and Discipline.”
by fitri ainun rosita | Jul 17, 2026 | Kegiatan Sekolah
Blitar, 17 Juli 2026 – SMKS Islam 1 Kota Blitar menggelar Workshop Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dan Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMK Tahun 2026 di Aula Kampus 1 pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ahmad Haris Abdillah, S.T., M.Pd., Pengawas Pendidikan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kota/Kabupaten Blitar, sebagai narasumber utama untuk memperkuat pemahaman guru dalam mengimplementasikan kebijakan pembelajaran terbaru.
Workshop diikuti oleh perwakilan bapak dan ibu guru pengampu mata pelajaran Fase E dan Fase F. Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan konsep sekaligus implementasi Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) yang menjadi salah satu arah kebijakan pendidikan nasional, serta mempersiapkan penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMK Tahun 2026 agar selaras dengan kebutuhan peserta didik, dunia kerja, dan perkembangan zaman.
Dalam pemaparannya, Ahmad Haris Abdillah, S.T., M.Pd. menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi bagaimana peserta didik mampu memahami konsep secara utuh, berpikir kritis, memecahkan masalah, berkolaborasi, serta mampu mengaitkan pengetahuan dengan kehidupan nyata.
Selain membahas konsep Deep Learning, workshop juga difokuskan pada penyusunan dokumen KSP Tahun 2026, yang meliputi pembahasan struktur kurikulum, mata pelajaran pilihan, hingga penyusunan Modul Ajar/Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) Guru. Melalui kegiatan ini, para guru diberikan kesempatan untuk berdiskusi, menyusun perangkat pembelajaran, serta menyamakan persepsi agar implementasi kurikulum di sekolah berjalan lebih efektif dan berkualitas.
Kepala SMKS Islam 1 Kota Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi guru merupakan investasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan.
“Perubahan kurikulum harus diikuti dengan peningkatan kompetensi guru. Workshop ini menjadi langkah strategis agar seluruh pendidik mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, inovatif, dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, lulusan SMKS Islam 1 Kota Blitar akan memiliki kompetensi yang semakin relevan dengan kebutuhan dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ungkap beliau.
Sebagai sekolah vokasi yang mengusung motto “Skill by Religious and Discipline”, SMKS Islam 1 Kota Blitar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penguatan kapasitas pendidik, inovasi kurikulum, serta sinergi dengan kebijakan pemerintah. Berbagai program pengembangan guru secara berkelanjutan terus dilaksanakan agar proses pembelajaran mampu menghasilkan lulusan yang kompeten, adaptif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Melalui workshop ini, SMKS Islam 1 Kota Blitar menegaskan komitmennya untuk terus menjadi sekolah vokasi yang responsif terhadap transformasi pendidikan. Dengan kesiapan guru dalam mengimplementasikan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dan menyusun KSP Tahun 2026, sekolah optimistis mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih berkualitas, relevan, dan berdampak nyata bagi perkembangan peserta didik.


by fitri ainun rosita | Jun 19, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah
Blitar, 19 Juni 2026 – SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) melaksanakan kegiatan Penerimaan Rapor Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Jumat (19/6/2026). Bertempat di Ruang Teori Gedung A SMK Islam 1 Blitar, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh suasana kekeluargaan. Seluruh wali murid hadir secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditetapkan untuk menerima hasil belajar putra-putrinya secara langsung dari wali kelas.
Penerimaan rapor menjadi agenda penting di akhir semester sebagai bentuk pertanggungjawaban sekolah terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan. Dalam kesempatan tersebut, setiap wali kelas menyampaikan hasil evaluasi belajar peserta didik yang meliputi capaian akademik, perkembangan karakter, kedisiplinan, kehadiran, serta keaktifan siswa dalam berbagai kegiatan sekolah selama Semester Genap Tahun Pelajaran 2025/2026.
Selain menyerahkan rapor, wali kelas juga memanfaatkan momen ini sebagai sarana komunikasi yang efektif dengan para orang tua. Berbagai informasi mengenai perkembangan siswa, potensi yang perlu terus dikembangkan, hingga hal-hal yang masih memerlukan pendampingan disampaikan secara terbuka. Melalui dialog tersebut, sekolah dan orang tua dapat menyusun langkah pembinaan yang selaras demi mendukung keberhasilan peserta didik, baik dalam bidang akademik maupun pembentukan karakter.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari keluarga.
“Rapor bukan sekadar laporan nilai, tetapi menjadi bahan evaluasi bersama antara sekolah dan orang tua. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat sehingga mampu mendukung setiap peserta didik untuk berkembang menjadi pribadi yang berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkap beliau.
Suasana penerimaan rapor berlangsung hangat dan komunikatif. Para wali murid diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan wali kelas mengenai perkembangan putra-putrinya, sekaligus memperoleh masukan terkait strategi pendampingan belajar selama masa liburan maupun persiapan memasuki tahun pelajaran berikutnya.
Melalui kegiatan ini, SMK Islam 1 Blitar berharap seluruh peserta didik dapat menjadikan hasil belajar yang telah diperoleh sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan mengembangkan potensi diri. Di sisi lain, kerja sama yang erat antara sekolah dan orang tua diharapkan terus terjalin sebagai fondasi dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, sejalan dengan komitmen SMK Islam 1 Blitar dalam mencetak lulusan yang unggul melalui semangat “Skill by Religious and Discipline.”