Blitar, Rabu, 28 Januari 2026 —
Dalam suasana penuh khidmat dan haru, keluarga besar SMK Islam 1 Blitar melaksanakan Ziarah Makam Muassis, sebagai bentuk penghormatan kepada para ulama pendiri dan tokoh-tokoh yang telah meletakkan fondasi perjuangan pendidikan Islam di Blitar dan sekitarnya.
Kegiatan spiritual ini diikuti oleh dua rombongan besar, yakni Rombongan Wilayah Blitar dan Rombongan Wilayah Pare Kediri, yang sejak pagi telah berkumpul di kampus SMK Islam 1 Blitar untuk memulai perjalanan penuh makna.
Ziarah ini bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin — menyambung sanad perjuangan, menghidupkan nilai keikhlasan, dan meneguhkan komitmen untuk melanjutkan amanah para pendahulu.


Rombongan Wilayah Blitar: Menyusuri Makam Para Ulama Perintis
Rombongan pertama diberangkatkan pukul 07.00 WIB dari SMK Islam 1 Blitar menuju Dawuhan, Kota Blitar. Destinasi pertama adalah Makam Syekh Abdul Mu’id di kawasan Masjid Agung Kota Blitar. Tahlil dipimpin oleh Drs. KH. Subakir, M.Ag, mengalun dalam doa-doa penuh kekhusyukan.
Perjalanan dilanjutkan menuju:
- Makam KH. Muhsin
- Makam KH. Ma’soem, BA
- Makam KH. Muslih Achmad di Karanglo, Kota Blitar
(Tahlil dipimpin oleh Muchammad Ma’sum, S.Pd., M.PdI.) - Makam KH. Imam Sughrowardi di Sanan Gondang, Gandusari
- Makam KH. Zainudin di Modangan, Nglegok
Di setiap titik, lantunan tahlil, istighotsah, dan doa menggema, mengiringi rasa takzim terhadap jasa besar para ulama yang telah mengabdikan hidupnya untuk umat dan pendidikan.


Rombongan Wilayah Pare Kediri: Menyambung Tali Sejarah dan Silaturahmi
Sementara itu, Rombongan Wilayah Pare Kediri juga berangkat pukul 07.00 WIB dari SMK Islam 1 Blitar. Tujuan pertama adalah Makam KH. Muhamad Abdul Ghofur di Maliran, Ponggok, dengan tahlil dipimpin oleh Zaenal Arifin, M.Pd.
Perjalanan berlanjut ke:
- Makam Bapak Ir. S. Abbas Fauzi di Desa Bulurejo, Pare, Kediri
- Silaturahmi ke rumah Ibu Abbas Fauzi pada pukul 10.00–10.30 WIB, sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga tokoh yang berjasa dalam sejarah pendidikan dan dakwah.
Silaturahmi ini menjadi simbol keberlanjutan hubungan spiritual dan historis antara generasi sekarang dengan keluarga para pendahulu.

Menjaga Warisan, Menyalakan Semangat
Ziarah Makam Muassis ini menjadi pengingat bahwa kemajuan SMK Islam 1 Blitar hari ini tidak lahir dari ruang kosong, melainkan dari doa, perjuangan, air mata, dan keikhlasan para ulama serta tokoh terdahulu.
Melalui Ziarah Makam Muassis, SMK Islam 1 Blitar kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga ruh perjuangan ulama, merawat tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jama’ah, dan membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.
Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun redaksi






