Guru SMK Islam 1 Blitar Penuhi Panggilan Ngaji Bareng PCNU Kota Blitar

Guru SMK Islam 1 Blitar Penuhi Panggilan Ngaji Bareng PCNU Kota Blitar

Blitar, 2 Juni 2024 – Ahad ini, kantor PCNU Kota Blitar ramai dipenuhi oleh guru karyawan SMK Islam1 Blitar yang menghadiri acara Ngaji Bareng PCNU. Puluhan Bapak Ibu guru karyawan SMK Islam1 Blitar yang diundang hadir mengikuti ini di jl Cisadane 9 bendo Kepanjenkidul Kota Blitar.

Acara ini menampilkan ceramah dari KH Abdil Karim Muhaimin, yang menjelaskan tentang madzhab Imam Syafi’i yang telah menjadi pilihan tepat yang dianjurkan oleh para ulama Nahdlatul Ulama (NU).

KH Abdil Karim Muhaimin memaparkan kredibilitas madzhab Syafi’i, salah satunya adalah untuk menjaga kelangsungan sanad keilmuan yang terhubung hingga Rasulullah SAW.

Beliau juga menyoroti khasanah keilmuan yang dihasilkan melalui ijtihad para Imam madzhab. Bahwa pemahaman yang mendalam terhadap bahasa Arab adalah kunci dalam memahami teks-teks keagamaan dengan benar.

Selain itu, kecerdasan Imam Syafi’i juga menjadi sorotan. Tidak lupa juga menyebutkan tentang kezuhudan Imam Syafi’i, yang dikenal dengan kehidupan yang sederhana dan bersahaja meskipun memiliki pengetahuan yang sangat luas.

Acara Ngaji Bareng ini tidak hanya menjadi sarana untuk memperdalam pemahaman agama, tetapi juga mempererat hubungan antar guru karyawan dan warga NU Kota Blitar. Dengan demikian, bahwa alasan NU memilih untuk mengikuti madzhab Syafi’i adalah karena kelangsungan sanad keilmuan, kekayaan khasanah ilmu, pemahaman bahasa Arab, kecerdasan, dan kezuhudan Imam Syafi’i yang menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan tersebut.

Ngaji Bareng dan Halalbihalal: Momentum Kebangkitan Spiritual Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Blitar

Ngaji Bareng dan Halalbihalal: Momentum Kebangkitan Spiritual Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Blitar

Momentum kebersamaan dan kehangatan kembali terwujud di Auditorium Kantor PCNU Kota Blitar, tepat pada hari Ahad tanggal 28 April 2024. Acara ngaji bareng dan halalbihalal yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar sukses mempertemukan ratusan umat Muslim dari berbagai kalangan.

Seluruh pengurus, banom, dan lembaga yang tergabung dalam PCNU turut memenuhi auditorium tersebut dengan semangat yang membara. Di antara mereka, SMK Islam 1 Blitar juga turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang mengajarkan makna kebersamaan dan kekeluargaan ini.

Rais Syuriah PCNU Kota Blitar, KH. Muhtar Lubby, M.A., menyatakan kebahagiaannya atas antusiasme dan partisipasi semua pihak dalam acara ini. “Ngaji bareng dan halalbihalal merupakan momen berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan keimanan kita. Kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kita dalam mempererat ukhuwah Islamiyah,” Ujar Gus Lubby.

Dalam suasana yang penuh kekhidmatan, para peserta diajak untuk bersama-sama mendalami ayat-ayat suci Al-Qur’an dan hadis-hadis Rasulullah SAW. Setelah itu, momentum halalbihalal menjadi saat yang tepat untuk saling memaafkan dan menguatkan hubungan antar sesama.

Semangat kebersamaan yang terpancar dari acara ini diharapkan dapat terus mengalir dalam kehidupan sehari-hari umat Islam di Kota Blitar. Ngaji bareng dan halalbihalal menjadi wadah yang membawa berkah dan kebaikan bagi seluruh peserta yang hadir.

Istighosah Kebangsaan: Perayaan Harlah NU yang Meriah di Kota Blitar

Istighosah Kebangsaan: Perayaan Harlah NU yang Meriah di Kota Blitar

Blitar – Dalam suasana syukuran dan memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-101 Nahdlatul Ulama, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar menggelar Istighosah Kebangsaan yang dihadiri oleh ribuan warga Nahdlatul Ulama se-Kota Blitar. Acara yang dilaksanakan di Masjid Agung Kota Blitar ini bertujuan untuk mensyukuri nikmat dan memohon keberkahan bagi bangsa dan negara.

Acara dimulai pada Ahad, 16 Rajab 1445 H. atau 28 Januari 2024 M., pukul 05.30 hingga 08.00 WIB. Meski cuaca pagi yang sejuk, semangat peserta terlihat membara. Masjid Agung dipenuhi oleh jama’ah putri di sisi utara dan jamaah putra di sisi selatan. Warga tumpah ruah di serambi masjid, area parkir, hingga jalan-jalan depan masjid.

Semua peserta tampil seragam dengan mengenakan pakaian warna putih sebagai simbol kesucian dan kebersamaan. Mereka telah berwudhu sebelum mengikuti istighosah, dan dengan tegas, tidak ada atribut politik yang diperkenankan untuk dibawa selama acara berlangsung.

Menariknya, perwakilan dari SMK Islam 1 Blitar turut memberikan warna dalam Istighosah Kebangsaan ini. Lebih dari 100 guru dan 5 kelas, seperti kelas X DPIB 1, X DPIB 2, X TITL 1, X TITL 2, dan X TITL 3, bersama lebih dari 200 siswa-siswi, turut serta dalam doa bersama untuk keselamatan bangsa.

Kepala Sekolah SMK Islam 1 Blitar, Drs. Gigih W, menyatakan bahwa keikutsertaan sekolah dalam Istighosah Kebangsaan ini adalah bentuk dukungan untuk semangat kebangsaan dan kebersamaan yang diwujudkan oleh Nahdlatul Ulama. Semoga doa yang dilantunkan bersama dalam istighosah ini membawa berkah dan keberkahan bagi Indonesia yang kita cintai. 🤲🌟 #HarlahNU101 #IstighosahKebangsaan #MeriahnyaBersamaNU

Ngaji Bareng PCNU Kota Blitar: Merawat Kebersamaan dan Aqidah Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah

Ngaji Bareng PCNU Kota Blitar: Merawat Kebersamaan dan Aqidah Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah

Blitar — Pada hari Ahad, 10 Desember 2023, kantor PCNU Kota Blitar menjadi saksi dari kegiatan ngaji bareng yang dihadiri oleh ratusan Nahdliyin. Acara ini turut dimeriahkan oleh guru dan karyawan SMK Islam 1 Blitar, puluhan orang yang turut berpartisipasi dalam kegiatan yang penuh makna ini.

Kyai Hasyim, seorang pemuka agama terkemuka, memberikan pencerahan mengenai amal baik sesuai dengan ajaran kitab Nashoibul Ibad. Dalam penjelasannya, beliau menekankan pentingnya mencari ridho Allah dan kunci utamanya adalah takwa kepada Allah SWT. “Takwa kepada Allah adalah fondasi utama agar amal perbuatan kita dapat diterima-Nya,” ujar Kyai Hasyim.

Beliau menambahkan, “Jika kita ingin selamat, niatkan setiap kegiatan hanya untuk Allah SWT. Sesungguhnya takwa kepada Allah dapat mengarahkan amal agar diterima di sisi-Nya.”

Gaya ceramah yang penuh hikmah ini membawa para peserta ngaji memahami lebih dalam akan pentingnya aspek spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Pencerahan tidak hanya sebatas teori, melainkan diaplikasikan dalam Kitab Ahlussunah wal Jama’ah oleh KH Abdil Karim Muhaimin, ketua MUI Kota Blitar.

Beliau menjelaskan tentang sejarah ulama salafusholih dan pentingnya bermadzhab, dengan menyajikan dalil dan fakta yang mendalam. Penjelasan ini memberikan pemahaman yang lebih komprehensif bagi para hadirin, terutama terkait dengan keberagaman pemikiran dan tradisi dalam Islam.

Kegiatan ngaji bareng ini tidak hanya dihadiri oleh syuriah dan jajaran nahdliyin, tetapi juga melibatkan seluruh lembaga dan banom, termasuk SMK Islam 1 Blitar, MA Ma’arif, SD Islam Kota Blitar, dan beberapa lembaga/instansi NU lainnya.

Dengan tema “Merawat Kebersamaan dalam Memperkokoh Aqidah Ahlussunah wal Jamaah An-Nahdliyah,” acara ini berhasil menciptakan suasana kebersamaan dan kesatuan di antara peserta, memperkokoh aqidah sebagai landasan utama kehidupan beragama. Semoga kegiatan semacam ini terus menjadi wahana positif dalam memperkuat tali persaudaraan dan spiritualitas umat Islam.

Berikut dokumentasi guru dan karyawan SMK Islam 1 Blitar yang hadir dan berhasil dihimpun redakasi

Bersama di Bawah Atap Kehangatan: Anjangsana dan Pengajian SMK Islam 1 Blitar

Bersama di Bawah Atap Kehangatan: Anjangsana dan Pengajian SMK Islam 1 Blitar

Blitar, Jawa Timur – Suasana kebersamaan dan silaturahim menguatkan tali persaudaraan di antara guru dan karyawan SMK Islam 1 Blitar. Acara anjangsana dan pengajian rutin, yang berlangsung di kediaman Ibu Thoifatu Sholiha, S.Pd dan Bapak Heri di jalan Nangka RT/RW 4/3 Tlogo Kanigoro, Kabupaten Blitar, memunculkan kehangatan dan keakraban di keluarga besar SMK Islam 1 Blitar pada Ahad, 12 November 2023.

Pada kesempatan tersebut, KH Subakir, M.Ag, yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SMK Islam 1 Blitar, memberikan pemahaman mendalam tentang makna kehidupan. Beliau menyampaikan pandangan bahwa dunia ini adalah rumah bagi orang yang tidak memiliki rumah, dan kehidupan ini bersifat bergantian, terus menerus. KH Subakir juga menyoroti kepemimpinan di sekolah yang bersifat gantian, suatu sunnatullah yang perlu dipahami secara bijak.

Beliau mengekspresikan kebanggaannya melihat kekompakan keluarga besar SMK Islam 1 Blitar, menganggapnya sebagai pondasi utama untuk meraih kesuksesan, sesuai dengan nilai-nilai agama. Menurutnya, kebersamaan dan kerukunan adalah kunci untuk mencapai berkah dan keberkahan.

Menceritakan kisah Nabi Musa, KH Subakir menekankan pentingnya mendamaikan umat sebelum memohon sesuatu kepada Allah SWT. Ini menegaskan bahwa persatuan dan perdamaian dalam sebuah komunitas adalah kunci mendapatkan berkah dan keberkahan dari Yang Maha Kuasa.

Pengajian rutin di keluarga besar SMK Islam 1 Blitar bukan hanya seremoni formal, melainkan penuh spiritualitas dan kebersamaan. Dalam suasana hangat tersebut, peserta pengajian merasakan manfaat mendalam dari pelajaran yang disampaikan oleh KH Subakir.

Acara anjangsana ini diharapkan tidak sekadar rutinitas, melainkan wahana untuk mempererat persaudaraan dan meningkatkan kualitas spiritualitas dalam setiap individu. Semoga kekompakan dan keberkahan senantiasa menyertai keluarga besar SMK Islam 1 Blitar dalam setiap langkah mereka.

Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun redaksi

 

Anjangsana dan Silaturahim: Kebahagiaan Keluarga Besar SMK Islam 1 Blitar

Anjangsana dan Silaturahim: Kebahagiaan Keluarga Besar SMK Islam 1 Blitar

Blitar, Jawa Timur – Suasana kebersamaan dan silaturahim kembali mempererat tali persaudaraan di antara guru dan karyawan SMK Islam 1 Blitar. Dalam acara anjangsana dan pengajian rutin yang dilaksanakan di kediaman Ibu Thoifatu Sholiha, S.Pd dan Bapak Heri, di jalan Nangka RT/RW 4/3 Tlogo Kanigoro, Kabupaten Blitar, tercipta kehangatan dan keakraban di antara keluarga besar SMK Islam 1 Blitar. Ahad, 12/11/2023.

KH Subakir, M.Ag: Memahami Makna Kehidupan

Pada kesempatan itu, KH Subakir, M.Ag, yang dulu pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah SMK Islam 1 Blitar, memberikan pemahaman yang mendalam tentang makna kehidupan. Beliau menjelaskan bahwa dunia ini adalah rumah bagi orang yang tidak memiliki rumah, dan kehidupan ini hanya bergantian, terus menerus. Dalam pandangan KH Subakir, kepemimpinan di sekolah juga bersifat gantian, sebuah sunnatullah yang perlu dipahami dengan bijak.

Pentingnya Kekompakan dalam Keluarga

KH Subakir juga mengungkapkan kebanggaannya melihat kekompakan keluarga besar SMK Islam 1 Blitar. Dalam pandangannya, kebersamaan dan kerukunan merupakan pondasi utama dalam meraih kesuksesan, sebagaimana yang diajarkan dalam berbagai nilai-nilai agama. Dalam konteks ini, beliau menggambarkan kekompakan sebagai kunci untuk meraih berkah dan keberkahan.

Pelajaran dari Kisah Nabi Musa

Menceritakan kisah Nabi Musa, KH Subakir menjelaskan betapa pentingnya mendamaikan umat sebelum meminta sesuatu kepada Allah SWT. Kisah ini menegaskan bahwa persatuan dan perdamaian dalam sebuah komunitas adalah kunci untuk mendapatkan berkah dan keberkahan dari Yang Maha Kuasa.

Pengajian Rutin: Menyiratkan Spiritualitas dan Kebersamaan

Pengajian rutin yang dilakukan di tengah keluarga besar SMK Islam 1 Blitar bukan hanya sekadar kegiatan formal, melainkan menyiratkan spiritualitas dan kebersamaan. Dalam suasana yang penuh kehangatan, para peserta pengajian merasakan manfaat mendalam dari pelajaran yang disampaikan oleh KH Subakir.

Acara anjangsana guru dan karyawan SMK Islam 1 Blitar diharapkan tidak hanya menjadi rutinitas belaka, melainkan menjadi wahana untuk mempererat rasa persaudaraan dan meningkatkan kualitas spiritualitas dalam setiap individu. Semoga kekompakan dan keberkahan senantiasa menyertai keluarga besar SMK Islam 1 Blitar dalam setiap langkah mereka.