Blitar, 31 Januari 2026 – Semangat keilmuan, tradisi keislaman, dan kompetisi sehat berpadu dalam Olimpiade Aswaja yang digelar oleh SMK Islam 1 Blitar, Jumat (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda bergengsi dalam rangkaian Festival Pelajar Muslim (FPM) ke-XI, sekaligus bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) SMK Islam 1 Blitar ke-58 tahun.

Sebanyak 134 peserta dari jenjang SMP dan MTs se-Karisidenan Kediri ambil bagian dalam ajang ini. Mereka merupakan pelajar-pelajar terpilih yang telah dibekali pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, menjadikan olimpiade ini tidak sekadar lomba akademik, tetapi juga wahana penguatan ideologi dan nilai keislaman moderat.

Olimpiade Aswaja dilaksanakan dengan sistem berbasis komputer. Para peserta dituntut mengerjakan 100 soal secara daring menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Untuk menunjang kelancaran dan profesionalitas lomba, panitia menyiapkan empat laboratorium komputer secara simultan. Suasana kompetisi pun terasa menegangkan, penuh konsentrasi, dan sarat adu kecermatan berpikir.

Kegiatan ini dibagi dalam dua tahapan, yakni babak penyisihan yang diikuti seluruh 134 peserta, kemudian disaring menjadi 20 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final. Di babak pamungkas inilah kemampuan, ketelitian, dan penguasaan materi Aswaja benar-benar diuji hingga melahirkan para juara terbaik.

Berdasarkan hasil akhir penilaian, berikut daftar nominasi juara Olimpiade Aswaja Festival Pelajar Muslim XI SMK Islam 1 Blitar:

  1. Muhammad Ainur Ridlo – SMP Mamba’ul Hisan
  2. Zumrotin Naajiyah – MTs Ma’arif NU Blitar
  3. Sahal Muamar – MTs Negeri 1 Blitar
  4. Askinna Faradisal Jinani – MTs Ma’arif NU Blitar
  5. Nauval Ahmad Zafie – SMP Darul Falah Jeblog Talun
  6. Hanun Nadira Salsabila – MTs Ma’arif NU Blitar

Keberhasilan para juara ini menjadi bukti bahwa generasi muda Nahdliyin memiliki kapasitas intelektual yang kuat, adaptif terhadap teknologi, serta kokoh dalam nilai-nilai Aswaja.

Melalui Olimpiade Aswaja, SMK Islam 1 Blitar menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada keterampilan vokasi, tetapi juga konsisten menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi Nahdlatul Ulama kepada generasi pelajar.

Di usia ke-58 tahun, SMK Islam 1 Blitar terus membuktikan diri sebagai kawah candradimuka lahirnya pelajar muslim yang cerdas, berakhlak, dan siap menjadi penjaga peradaban Islam rahmatan lil ‘alamin di masa depan.

Berikut dokumentasi