Pengajian Siswi SMK Islam 1 Blitar, Bersama Umi Ula: Perempuan Harus Menjaga Etika


Blitar – Suasana penuh semangat terasa di halaman bengkel SMK Islam 1 Blitar saat digelar upacara hari Senin yang khusus. Ketua Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Zainal Arifin, S.Pd, memanfaatkan kesempatan ini untuk memberikan wawasan menarik tentang masa depan lulusan sekolah di SMK Islam 1 Blitar. Senin, 11/9/2023
Dalam sambutannya, Zainal Arifin mengungkapkan pandangannya mengenai lulusan SMK Islam 1 Blitar yang memiliki potensi besar untuk meraih kesuksesan di dunia kerja. “Kami bangga melihat dedikasi dan keterampilan yang telah kalian kembangkan selama menempuh pendidikan di sini,” kata Zainal Arifin. “Kalian adalah generasi masa depan yang penuh potensi, dan banyak perusahaan akan dengan senang hati merekrut lulusan SMK seperti kalian.”
Menariknya, Zainal Arifin juga membagikan hasil dari survei internal yang dilakukan oleh sekolah terkait rencana karier para siswa. Hasilnya cukup menggembirakan, dengan 90 persen siswa-siswi SMK Islam 1 Blitar menyatakan keinginan untuk langsung bekerja usai lulus. Menurut Zainal Arifin, ini adalah tanda positif bahwa pendidikan SMK telah mempersiapkan mereka dengan baik untuk memasuki dunia kerja.
“Kami mendukung keputusan kalian untuk langsung bekerja setelah lulus, karena kami yakin kalian telah memperoleh keterampilan yang cukup untuk bersaing di pasar kerja,” tambahnya. “Namun, jangan lupakan pula peluang untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi jika kalian merasa itu adalah jalur yang kalian inginkan. Teruslah belajar dan berkembang.”
Siswa-siswi SMK Islam 1 Blitar merespons sambutan Zainal Arifin dengan tepuk tangan meriah. Mereka merasa optimis dan termotivasi untuk menghadapi tantangan yang ada di masa depan. Banyak di antara mereka yang sudah memiliki rencana konkreto untuk berkarier di bidang otomotif, manufaktur, dan teknik lainnya.
Upacara hari Senin ini tidak hanya menjadi ajang pengembangan karakter dan semangat juang para siswa, tetapi juga menjadi momentum untuk memotivasi mereka agar terus berusaha dan menggapai cita-cita mereka di dunia kerja yang kompetitif.
SMK Islam 1 Blitar berkomitmen untuk terus mendukung siswa-siswanya dalam meraih kesuksesan di masa depan, baik melalui pembelajaran praktis di sekolah maupun dengan memberikan nasihat berharga seperti yang disampaikan oleh Ketua Jurusan TKR, Zainal Arifin, S.Pd, dalam upacara hari Senin yang inspiratif ini.

Blitar – SMK Islam 1 Blitar menggelar upacara bendera yang istimewa hari ini, dengan momen penyerahan Sertifikat Bela Negara secara simbolis kepada siswa kelas X, XI, dan XII. Upacara tersebut dilaksanakan di halaman depan sekolah dan dihadiri oleh siswa, guru, serta ribuan siswa yang turut bangga menyaksikan prestasi teman mereka. Senin, 11 September 2023.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pendidikan karakter yang telah lama diterapkan oleh SMK Islam 1 Blitar. Pemberian Sertifikat Bela Negara bertujuan untuk memberikan pengakuan kepada siswa atas kontribusi mereka dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai bela negara, patriotisme, dan kewarganegaraan.
Acara dimulai pukul 07.00 pagi dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh siswa-siswa terpilih dari kelas XII. Setelah bendera berkibar dengan gagah, wakil kepala sekolah, Bapak Gigih W, menyampaikan sambutan dalam rangkaian upacara tersebut. Beliau menekankan pentingnya bela negara dalam kehidupan berbangsa dan berdaerah, serta mengapresiasi semangat kebangsaan yang ditunjukkan oleh siswa-siswi SMK Islam 1 Blitar.
Selanjutnya, Sertifikat Bela Negara secara simbolis diserahkan kepada perwakilan siswa dari masing-masing kelas. Proses penyerahan sertifikat dilakukan oleh Bapak Gigih W dan disaksikan oleh ribuan siswa SMK Islam 1 Blitar. Sorak-sorai kegembiraan terdengar ketika siswa-siswa menerima sertifikat tersebut sebagai penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjalani pelajaran bela negara.
Sertifikat ini bukan hanya selembar kertas, tetapi simbol dari komitmen untuk mencintai dan membela negara. SMK Islam 1 Blitar berharap pemahaman dan pengamalan nilai-nilai bela negara ini dapat menjadi generasi penerus yang lebih baik dan bertanggung jawab.
Upacara bendera dan penyerahan Sertifikat Bela Negara ini bukan hanya sebuah acara formal, tetapi juga momen bersejarah dalam perjalanan pendidikan karakter di SMK Islam 1 Blitar. Semangat bela negara yang ditanamkan diharapkan dapat terus berkembang dan mewarnai tindakan siswa dalam berbagai aspek kehidupan mereka.
Dengan upacara ini, SMK Islam 1 Blitar sekali lagi mengingatkan kepada seluruh siswa tentang pentingnya cinta dan pengabdian kepada bangsa dan negara, sebuah nilai yang akan mereka bawa dalam perjalanan kehidupan mereka setelah lulus dari sekolah ini.

Blitar – SMK Islam 1 Blitar mengambil langkah progresif dalam memperkuat pendidikan agama dengan menggelar rapat koordinasi yang melibatkan para guru ngaji dan ubudiyah. Rapat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pengajaran agama dan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dalam proses pembelajaran. Kamis, 31/8/2023.
Rapat koordinasi ini menjadi platform bagi para guru ngaji (pengajar tafsir Al-Quran dan hadits) dan ubudiyah (pengajar praktek ibadah) untuk berkolaborasi dan bertukar pandangan. Tujuannya adalah untuk menyatukan pendekatan pembelajaran dan memberikan pengalaman holistik dalam memahami dan menjalankan ajaran agama.
Para guru ngaji membawa pemahaman mendalam tentang teori-teori keagamaan serta penafsiran teks suci. Sementara itu, guru ubudiyah membawa pengalaman praktis dalam beribadah dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Gabungan antara teori dan praktek ini diharapkan dapat memberikan wawasan lebih dalam kepada siswa.
Rapat ini menghasilkan berbagai strategi pendekatan holistik dalam pengajaran agama. Guru ngaji dan ubudiyah berdiskusi tentang cara mengintegrasikan pelajaran agama dengan berbagai mata pelajaran lainnya, sehingga siswa dapat melihat keterkaitan nilai-nilai keagamaan dengan aspek lain dalam kehidupan mereka.
Selain aspek pendidikan di dalam kelas, rapat koordinasi ini juga membahas tentang bagaimana para guru dapat mengajarkan siswa untuk mengaplikasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah membantu siswa dalam mengembangkan sikap religius dan moral yang dapat membimbing mereka dalam menghadapi berbagai situasi.
Berikut dokumentasi Rapat Koordinasi Guru Ngaji dan Ubudiyah di SMK Islam 1 Blitar yang berhasil dihimpun redaksi


Blitar – Program Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) telah resmi digelar di SMK Islam 1 Blitar sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di seluruh jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Program ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kualitas pembelajaran di setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan di Indonesia.
Hari ini dari tanggal 23-24 Agustus 2023, SMK Islam 1 Blitar menggelar Gladi Bersih ANBK yang diikuti oleh siswa-siswa dari berbagai jurusan. ANBK merupakan ujian berbasis komputer yang mencakup berbagai pengetahuan, termasuk numerasi, literasi dan survei lingkungan belajar. Ujian ini dirancang untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi pelajaran serta kemampuan berpikir kritis dan analitis.
Dilansir dari laman resmi Kemendikbud.go.id, mutu satuan pendidikan ini dinilai berdasarkan hasil belajar siswa dari beberapa aspek yaitu literasi, numerasi dan karakter. ANBK dilakukan secara online atau semi online karena berbasis komputer.
Asesmen Nasional Berbasis Komputer ini berbeda dengan Ujian Nasional, hal tersebut terlihat langsung dalam praktek yang dilakukan. Jika Ujian Nasional hanya fokus pada penilaian aspek kognitif siswa tetapi Asesmen Nasional penilaiannya lebih menyeluruh, baik kognitif maupun non-kognitif.
Ada tiga instrumen penilaian dari ANBK sebagai bagian dari evaluasi pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, yaitu:
AKM menjadi tolak ukur penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan minimal siswa. AKM sendiri akan terdiri dari tes kemampuan literasi dan numerasi. Soal AKM ini akan sangat berbeda dengan soal UN, sehingga siswa dan guru harus lebih menyiapkan diri.
Salah satu progtor SMK Islam 1 Blitar, Abd Umar mengungkapkan, “Kami merasa bangga menjadi bagian dari program ANBK ini. Ini adalah langkah positif dalam mengevaluasi dan meningkatkan proses pembelajaran di sekolah kami. Kami berharap hasil dari ANBK ini dapat membantu kami dalam mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dalam sistem pendidikan kami.”
Selain siswa dan sekolah, program ANBK juga melibatkan guru-guru dalam proses evaluasi. Data hasil ANBK akan memberikan informasi yang berharga bagi guru dan sekolah dalam mengukur efektivitas metode pengajaran yang telah diterapkan, sehingga dapat dilakukan perbaikan berkelanjutan.
ANBK diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang mutu pendidikan di berbagai daerah di Indonesia dan membantu pemerintah dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih efektif. Pelaksanaan ANBK di SMK Islam 1 Blitar adalah contoh konkret bagaimana program ini memberikan dampak positif dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di tingkat lokal.
Berikut potret Gladi Bersih ANBK di lab 1, lab 2 dan lab 3 di SMK Islam 1 Blitar.

