by fitri ainun rosita | Feb 14, 2026 | Artikel
Blitar, 14 Februari 2026 — Dalam upaya meningkatkan mutu pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), SMK Islam 1 Blitar menyelenggarakan kegiatan Validasi Soal UKK bersama Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang bertempat di Aula ICT Kampus 2 SMK Islam 1 Blitar.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa materi dan instrumen soal UKK selaras dengan standar kompetensi industri serta kebutuhan dunia kerja. Melalui proses validasi ini, pihak industri memberikan masukan, evaluasi, dan penyempurnaan terhadap kisi-kisi maupun soal yang telah disusun oleh masing-masing program keahlian.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keterlibatan dunia industri dalam penyusunan dan validasi soal UKK merupakan bentuk komitmen sekolah dalam menjaga kualitas lulusan.
“Validasi bersama dunia usaha dan industri sangat penting agar pelaksanaan UKK benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan kerja. Kami ingin lulusan SMK Islam 1 Blitar memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar industri dan siap bersaing,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara sekolah dan DUDI menjadi kunci dalam penguatan pendidikan vokasi berbasis link and match. Dengan keterlibatan industri sejak tahap perencanaan hingga evaluasi, kualitas asesmen kompetensi siswa akan semakin terukur dan relevan.
Uji Kompetensi Keahlian sendiri merupakan bagian penting dari proses evaluasi akhir siswa kelas XII SMK untuk mengukur capaian kompetensi sesuai bidang keahlian masing-masing. Hasil UKK menjadi salah satu indikator kesiapan siswa dalam memasuki dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Melalui kegiatan validasi ini, SMK Islam 1 Blitar menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat kemitraan dengan industri, serta mencetak lulusan yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi.

by fitri ainun rosita | Feb 14, 2026 | Artikel, Prestasi, Teknik & Bisnis Sepeda Motor
Jakarta, 14 Februari 2026 — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh SMK Islam 1 Blitar. Bapak Made Kusbanu, S.Pd., Guru Produktif Teknik Sepeda Motor (TSM), berhasil meraih Juara 1 Tingkat Nasional dalam ajang bergengsi Festival Vokasi Satu Hati 2025 yang diselenggarakan di AHM Safety Riding Training Center (SRTC), Jakarta.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa, mengingat Festival Vokasi Satu Hati merupakan kompetisi nasional yang mempertemukan guru-guru terbaik perwakilan main dealer dari seluruh Indonesia. Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji dalam aspek kompetensi teknis, metodologi pembelajaran, serta standar industri sepeda motor Honda.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian tersebut.
“Prestasi ini adalah kebanggaan besar bagi SMK Islam 1 Blitar. Juara 1 tingkat nasional bukan hanya membuktikan kompetensi Pak Made sebagai guru profesional, tetapi juga menunjukkan kualitas pendidikan vokasi di sekolah kami yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkap beliau.
Beliau juga menambahkan bahwa kemenangan ini menjadi motivasi bagi seluruh guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis industri dan memperkuat sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).
Festival Vokasi Satu Hati sendiri merupakan ajang tahunan yang diinisiasi oleh PT Astra Honda Motor (AHM) sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi, khususnya di bidang teknik sepeda motor. Ajang ini menjadi barometer kompetensi guru SMK binaan Honda di seluruh Indonesia.
Dengan diraihnya Juara 1 Nasional, SMK Islam 1 Blitar kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak pendidik yang unggul, profesional, dan berdaya saing tinggi, selaras dengan semangat Skill by Religious and Discipline.
Selamat dan sukses untuk Bapak Made Kusbanu, S.Pd. atas prestasi gemilang ini. Semoga menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar SMK Islam 1 Blitar untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
by fitri ainun rosita | Feb 12, 2026 | Artikel
Surabaya, 12–14 Februari 2026 — SMK Islam 1 Blitar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi Expo SMK Hebat Jawa Timur 2026 yang digelar di Grand City Convention Hall Surabaya. Dalam pameran produk SMK tingkat provinsi ini, SMK Islam 1 Blitar menampilkan berbagai produk unggulan Teaching Factory (TEFA) sebagai wujud implementasi pembelajaran berbasis industri.
Expo yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur ini menjadi wadah showcase produk unggulan dari 10 bidang keahlian SMK se-Jawa Timur. Ribuan pengunjung dari kalangan pelajar, dunia usaha dan industri, hingga masyarakat umum memadati area pameran untuk melihat inovasi karya siswa SMK.
Pada kesempatan tersebut, SMK Islam 1 Blitar memamerkan produk-produk hasil Teaching Factory. Produk TEFA yang ditampilkan merupakan hasil karya siswa yang diproduksi dengan standar industri, mencerminkan kompetensi, kreativitas, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi dunia kerja dan wirausaha.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Expo SMK Hebat Jatim 2026 merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas pendidikan vokasi di SMK Islam 1 Blitar.
“Melalui Expo ini, kami ingin menunjukkan bahwa produk Teaching Factory SMK Islam 1 Blitar memiliki kualitas yang kompetitif dan siap bersaing. Ini menjadi bukti nyata bahwa pembelajaran di sekolah sudah terintegrasi dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Selain pameran produk, Expo SMK Hebat Jatim 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan seperti workshop, talkshow, fashion show, business matching, serta buyer meet seller yang membuka peluang kolaborasi lebih luas antara SMK dan dunia industri.
Partisipasi SMK Islam 1 Blitar dalam ajang ini semakin memperkuat komitmen sekolah dalam mengembangkan Teaching Factory sebagai model pembelajaran berbasis produksi dan kewirausahaan, selaras dengan semangat Skill by Religious and Discipline.
Melalui momentum ini, SMK Islam 1 Blitar terus berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga siap kerja, siap berwirausaha, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.




by fitri ainun rosita | Feb 1, 2026 | Artikel, Kegiatan Sekolah, Kegiatan Siswa, Lomba
Blitar, 31 Januari 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-58, SMK Islam 1 Blitar menyelenggarakan Festival Pelajar Muslim XI (FPM XI) yang diikuti oleh ratusan siswa-siswi SMP/MTs se-Karesidenan Kediri. Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi pelajar muslim untuk menyalurkan bakat, minat, serta mempererat silaturahmi antar sekolah.
Festival Pelajar Muslim XI menghadirkan berbagai lomba bernuansa islami dan edukatif yang dirancang untuk mengembangkan potensi generasi muda, baik dalam bidang seni, keilmuan, maupun dakwah. Adapun enam cabang lomba yang dipertandingkan meliputi Sholawat, Kaligrafi, MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an), Olimpiade Aswaja, Pop Religi, serta Da’i Muda.
Antusiasme peserta terlihat sejak pagi hari. Para pelajar tampil percaya diri menunjukkan kemampuan terbaiknya, sementara para pendamping dan panitia turut menciptakan suasana kompetisi yang sportif, religius, dan penuh kebersamaan.
Kepala SMK Islam 1 Blitar, Drs. H. Gigih Widiyanto, M.Pd., menyampaikan bahwa FPM XI merupakan agenda rutin yang memiliki nilai strategis dalam pembinaan karakter pelajar.
“Festival Pelajar Muslim ini bukan hanya ajang perlombaan, tetapi sarana membangun karakter islami, menumbuhkan kepercayaan diri, serta mempererat ukhuwah antar pelajar SMP/MTs. Kami berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang berprestasi, berakhlak, dan cinta nilai-nilai keislaman,” ungkapnya.
Beliau juga menambahkan bahwa melalui FPM XI, SMK Islam 1 Blitar berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam menyiapkan generasi pelajar muslim yang unggul secara akademik dan kuat secara spiritual.
Festival Pelajar Muslim XI menjadi salah satu agenda puncak Harlah ke-58 SMK Islam 1 Blitar yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi para pelajar untuk terus berkarya, berprestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.
by Abdullah Umar | Jan 31, 2026 | Ahlussunah wal Jama'ah, Artikel, Kegiatan Sekolah, Kegiatan Siswa, Lomba
Blitar, 31 Januari 2026 – Semangat keilmuan, tradisi keislaman, dan kompetisi sehat berpadu dalam Olimpiade Aswaja yang digelar oleh SMK Islam 1 Blitar, Jumat (31/1/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda bergengsi dalam rangkaian Festival Pelajar Muslim (FPM) ke-XI, sekaligus bagian dari peringatan Hari Lahir (Harlah) SMK Islam 1 Blitar ke-58 tahun.
Sebanyak 134 peserta dari jenjang SMP dan MTs se-Karisidenan Kediri ambil bagian dalam ajang ini. Mereka merupakan pelajar-pelajar terpilih yang telah dibekali pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah, menjadikan olimpiade ini tidak sekadar lomba akademik, tetapi juga wahana penguatan ideologi dan nilai keislaman moderat.

Olimpiade Aswaja dilaksanakan dengan sistem berbasis komputer. Para peserta dituntut mengerjakan 100 soal secara daring menggunakan komputer yang terhubung dengan jaringan internet. Untuk menunjang kelancaran dan profesionalitas lomba, panitia menyiapkan empat laboratorium komputer secara simultan. Suasana kompetisi pun terasa menegangkan, penuh konsentrasi, dan sarat adu kecermatan berpikir.
Kegiatan ini dibagi dalam dua tahapan, yakni babak penyisihan yang diikuti seluruh 134 peserta, kemudian disaring menjadi 20 peserta terbaik yang berhak melaju ke babak final. Di babak pamungkas inilah kemampuan, ketelitian, dan penguasaan materi Aswaja benar-benar diuji hingga melahirkan para juara terbaik.
Berdasarkan hasil akhir penilaian, berikut daftar nominasi juara Olimpiade Aswaja Festival Pelajar Muslim XI SMK Islam 1 Blitar:
- Muhammad Ainur Ridlo – SMP Mamba’ul Hisan
- Zumrotin Naajiyah – MTs Ma’arif NU Blitar
- Sahal Muamar – MTs Negeri 1 Blitar
- Askinna Faradisal Jinani – MTs Ma’arif NU Blitar
- Nauval Ahmad Zafie – SMP Darul Falah Jeblog Talun
- Hanun Nadira Salsabila – MTs Ma’arif NU Blitar
Keberhasilan para juara ini menjadi bukti bahwa generasi muda Nahdliyin memiliki kapasitas intelektual yang kuat, adaptif terhadap teknologi, serta kokoh dalam nilai-nilai Aswaja.
Melalui Olimpiade Aswaja, SMK Islam 1 Blitar menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada keterampilan vokasi, tetapi juga konsisten menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi Nahdlatul Ulama kepada generasi pelajar.
Di usia ke-58 tahun, SMK Islam 1 Blitar terus membuktikan diri sebagai kawah candradimuka lahirnya pelajar muslim yang cerdas, berakhlak, dan siap menjadi penjaga peradaban Islam rahmatan lil ‘alamin di masa depan.
Berikut dokumentasi



