Rapat Koordinasi Persiapan LKS Provinsi Jawa Timur 2025: SMK Islam 1 Blitar Siapkan 15 Bidang Lomba

Rapat Koordinasi Persiapan LKS Provinsi Jawa Timur 2025: SMK Islam 1 Blitar Siapkan 15 Bidang Lomba

Blitar, 6 Maret 2025 – Dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Provinsi Jawa Timur 2025, SMK Islam 1 Blitar menggelar rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Gedung C lantai 2 pada Kamis, 6 Maret 2025. Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan sekolah, dan guru pembimbing, di ajang bergengsi tersebut.

Pada tahun ini, SMK Islam 1 Blitar akan berpartisipasi dalam 15 bidang lomba yang mencakup berbagai keahlian teknis dan teknologi, antara lain:

  1. CAD Building Information Modeling
  2. Bricklaying
  3. Refrigeration and Air Conditioner
  4. Electrical Installation
  5. CNC Turning
  6. CNC Milling
  7. Mechanical Engineering CAD/CAM
  8. Welding
  9. Autobody Repair
  10. Automobile Technology
  11. Car Painting
  12. IT Network System Administration
  13. Information Network Cabling
  14. Cloud Computing
  15. Motorcycle Repair & Maintenance

Dalam rapat ini, berbagai aspek teknis dan strategi kompetisi dibahas secara mendalam. Kepala SMK Islam 1 Blitar , Drs Gigih Widiyanto, menekankan pentingnya persiapan yang matang, mulai dari pemantapan materi, latihan intensif, hingga kesiapan mental para peserta.

Sekolah ingin memastikan bahwa siswa-siswi yang mewakili sekolah di LKS Provinsi Jawa Timur ini benar-benar siap, baik dari segi keterampilan teknis maupun mental bertanding. Kami optimis dengan kerja keras dan bimbingan yang maksimal, SMK Islam 1 Blitar dapat meraih prestasi terbaik.

Selain itu, para guru pembimbing turut memaparkan strategi dan rencana pelatihan untuk masing-masing bidang lomba. Mereka akan memberikan pendampingan intensif guna meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan standar yang diterapkan dalam ajang LKS.

Dengan semangat dan persiapan yang matang, SMK Islam 1 Blitar menargetkan hasil maksimal dalam LKS Provinsi Jawa Timur 2025. Diharapkan ajang ini tidak hanya menjadi sarana unjuk keterampilan bagi para siswa, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi sesuai dengan perkembangan dunia industri dan teknologi.

Pondok Ramadan Keputrian SMK Islam 1 Blitar: Pembekalan Ilmu Fiqih untuk Siswi Putri

Pondok Ramadan Keputrian SMK Islam 1 Blitar: Pembekalan Ilmu Fiqih untuk Siswi Putri

Blitar, 6 Maret 2025 – Sebanyak 98 siswi kelas X dari berbagai jurusan di SMK Islam 1 Blitar mengikuti Pondok Ramadan Keputrian yang diselenggarakan di lingkungan sekolah. Kegiatan ini berlangsung selama sepekan, mulai dari 6 hingga 12 Maret 2025, setiap pukul 07.30 hingga 09.30 WIB.

Pondok Ramadan Keputrian ini dirancang khusus bagi siswi putri, dengan materi utama pembelajaran kitab Haid dan Problematika Wanita, karya KH Azizi Hasbulloh dari Pondok Pesantren Banaran Selopuro, Blitar. Melalui kitab ini, para siswi mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai fiqih perempuan, terutama dalam aspek bersuci dan ibadah.

Dalam program ini, Ustadzah Mawaddatul Ula, S.Pd.I, sebagai pemateri utama, menyampaikan berbagai pembahasan penting. Ia menjelaskan hukum mempelajari ilmu haid, tanda-tanda baligh bagi perempuan, serta ketentuan darah haid, istihadhah, dan nifas. Selain itu, juga dibahas tata cara mengganti ibadah yang ditinggalkan selama haid dan nifas, serta hukum sholat dan bersuci bagi mereka yang terus-menerus dalam keadaan hadas. Materi lain yang turut dikaji meliputi hukum iddah bagi perempuan yang ditinggal wafat suami atau bercerai, serta tata cara mandi besar sesuai syariat Islam.

Menurut Ustadzah Mawaddatul Ula, ilmu mengenai haid dan fiqih perempuan sangat penting dipelajari oleh setiap Muslimah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan benar sesuai dengan syariat. “Seringkali, banyak perempuan yang kurang memahami aturan bersuci dan konsekuensinya terhadap ibadah mereka. Melalui Pondok Ramadan ini, kami ingin membekali para siswi dengan ilmu yang bermanfaat bagi kehidupan mereka,” jelasnya.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi materi. Mereka tidak hanya menyimak penjelasan dari Ustadzah Mawaddatul Ula, tetapi juga aktif bertanya terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Salah satu peserta, Aisyah, mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, ia semakin memahami hukum bersuci yang benar dan pentingnya mengganti ibadah yang tertinggal.

Pondok Ramadan Keputrian ini menjadi salah satu upaya SMK Islam 1 Blitar dalam membangun pemahaman agama yang kuat bagi para siswinya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan mereka dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta menjadi Muslimah yang lebih taat dalam beribadah.

SMK Islam 1 Blitar Gelar Pondok Pesantren Ramadhan 1446 H

SMK Islam 1 Blitar Gelar Pondok Pesantren Ramadhan 1446 H

Blitar – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 H, SMK Islam 1 Blitar menggelar kegiatan Pondok Pesantren Ramadhan dengan tema “Meraih Cahaya Ramadhan 1446 H, Kuatkan Aqidah, Mantabkan Ibadah untuk Meningkatkan Iman dan Taqwa.” Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 6 hingga 12 Maret 2025 dengan beberapa model pelaksanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Pondok Pesantren Tipe A: Menginap di Ponpes Al Muhsin

Sebanyak 152 siswa mengikuti Pondok Pesantren Tipe A, yaitu program pesantren yang mengharuskan peserta menginap di Pondok Pesantren Al Muhsin pada 6-8 Maret 2025. Dalam program ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar agama secara lebih mendalam dengan bimbingan para ustaz dan kyai. Mereka mengikuti berbagai kegiatan, seperti shalat berjamaah, kajian keislaman, tadarus Al-Qur’an, serta pembinaan akhlak dan ibadah.

Pondok Pesantren Tipe C: Materi Keislaman bagi Ratusan Siswa

Sementara itu, ratusan siswa lainnya, khususnya kelas X, mengikuti Pondok Pesantren Tipe C yang berlangsung lebih lama, yakni dari 6 hingga 12 Maret 2025. Program ini berlangsung di sekolah dengan jadwal pukul 07.30 hingga 10.00 setiap harinya. Siswa mendapatkan materi tentang aqidah, fiqih, serta peningkatan pemahaman dalam ibadah sehari-hari.

Program Khusus Keputrian

Salah satu program baru dalam kegiatan tahun ini adalah Pondok Pesantren Keputrian, yang khusus diperuntukkan bagi siswi putri. Program ini juga berlangsung pada 6-12 Maret 2025 dengan fokus pada pembinaan karakter muslimah, pemahaman peran wanita dalam Islam, serta peningkatan spiritualitas dan ibadah.

Kegiatan Pondok Pesantren Ramadhan ini menjadi agenda tahunan yang bertujuan membentuk karakter siswa yang lebih religius dan berakhlak mulia. Dengan adanya program ini, diharapkan para siswa dapat lebih memahami nilai-nilai Islam serta semakin mantap dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Uji Kompetensi Keahlian TKJ: Mempersiapkan Siswa Menjadi Profesional di Dunia Kerja

Uji Kompetensi Keahlian TKJ: Mempersiapkan Siswa Menjadi Profesional di Dunia Kerja

Blitar – Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) resmi dilaksanakan mulai tanggal 14 Februari hingga 25 Februari 2025. Kegiatan ini bertempat di Lab 1 TKJ, lantai 2, dengan penguji utama berasal dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), termasuk PT. Data Buana Nusantara, PT. Integrasi Data Nusantara, PT. AsNet Blitar, dan CV. Sakti Komputer.

UKK ini bertujuan untuk mengukur kesiapan dan keterampilan siswa sebelum mereka terjun ke dunia industri. Para peserta diberikan dua pilihan paket ujian yang sesuai dengan keahlian yang mereka dalami, yaitu Paket 1: Administrasi Sistem Jaringan dan Paket 2: Rancang Bangun Keamanan Jaringan.

Pada Paket 1: Administrasi Sistem Jaringan, siswa diuji dalam beberapa aspek utama, di antaranya:

  • Membangun Topologi Jaringan
  • Menerapkan Rancangan Adaptasi untuk Deployment di Sistem Cloud
  • Membangun Virtualisasi Sesuai Kebutuhan Organisasi pada Public/Private/Hybrid/Sovereign Cloud
  • Melakukan Aktivitas Rutin pada IaaS, PaaS, dan SaaS

Sementara itu, Paket 2: Rancang Bangun Keamanan Jaringan melibatkan uji keterampilan seperti:

  • Instalasi dan Konfigurasi Routing
  • Mengumpulkan Kebutuhan Teknis Pengguna yang Menggunakan Jaringan
  • Mengumpulkan Data Peralatan Jaringan dengan Teknologi yang Sesuai
  • Menyiapkan dan Memasang Kabel Jaringan
  • Menentukan Spesifikasi Perangkat Jaringan
  • Memasang Jaringan Nirkabel
  • Merancang Topologi dan Pengalamatan Jaringan
  • Mengkonfigurasi Switch pada Jaringan
  • Memasang Perangkat Jaringan ke dalam Sistem Jaringan

Kepala program studi TKJ, Achmad Fuad Zaki,  mengungkapkan bahwa pelaksanaan UKK ini tidak hanya menguji kemampuan teknis siswa tetapi juga membekali mereka dengan pengalaman yang mendekati kondisi dunia kerja nyata. “Dengan adanya penguji dari DUDI, siswa dapat memahami standar industri yang berlaku dan meningkatkan kompetensi mereka untuk bersaing di dunia profesional,” ujarnya.

Para penguji dari berbagai perusahaan juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan dan semangat para siswa dalam menghadapi ujian ini. Mereka berharap lulusan TKJ dapat menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi tantangan industri teknologi informasi yang terus berkembang.

Dengan adanya UKK ini, diharapkan para siswa TKJ dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari selama di sekolah dan menjadi tenaga profesional yang dibutuhkan oleh industri di masa depan.

Rapat Anggota Tahunan Koperasi SMK Islam 1 Blitar Tahun 2025: Pengesahan Laporan dan RK-RAPB

Rapat Anggota Tahunan Koperasi SMK Islam 1 Blitar Tahun 2025: Pengesahan Laporan dan RK-RAPB

Blitar, 12 Februari 2025 – Koperasi Guru dan Karyawan SMK Islam 1 Blitar menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2024 yang bertempat di Aula Lantai 2 SMK Islam 1 Blitar. Agenda ini diikuti oleh ratusan anggota koperasi, terdiri dari guru dan karyawan sekolah.

Dalam rapat ini, pengurus koperasi menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Tahun 2024 serta melakukan pengesahan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja (RK-RAPB) Tahun 2025. Setiap anggota koperasi juga menerima laporan keuangan masing-masing untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan koperasi.

Ketua Koperasi SMK Islam 1 Blitar, Erlianto Basuki, S.Pd, menjelaskan bahwa jasa koperasi tetap ditetapkan sebesar 1 persen, dengan alasan koperasi ini memiliki prinsip berbeda dibandingkan dengan bank atau koperasi lainnya.

“Koperasi kita mengutamakan kebersamaan dan kesejahteraan anggota, bukan semata-mata mencari keuntungan seperti lembaga keuangan lain,” ujar Erlianto Basuki.

Koperasi SMK Islam 1 Blitar memiliki usaha pokok berupa simpan pinjam, sementara unit usaha tambahan berupa toko kebutuhan sekolah. Setiap anggota diwajibkan untuk melakukan belanja di toko koperasi sebesar Rp10.000 setiap bulan, yang bertujuan untuk mendukung keberlanjutan unit usaha tersebut.

Rapat berjalan dengan lancar dan penuh antusiasme dari para peserta. Selain sebagai forum pertanggungjawaban pengurus, agenda ini juga menjadi ajang silaturahmi antaranggota koperasi. Diharapkan koperasi dapat terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi para anggotanya di tahun mendatang.