SMK Islam 1 Blitar Gelar Seminar Anti-Perundungan dan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan

SMK Islam 1 Blitar Gelar Seminar Anti-Perundungan dan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan

Blitar, 25 Oktober 2025 — Dalam upaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkarakter, SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) menyelenggarakan Seminar Anti-Perundungan dan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Sabtu, 25 Oktober 2025, bertempat di Aula Kampus 1 SMK Islam 1 Blitar.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Bapak/Ibu Guru dan Tenaga Kependidikan (TU) dengan penuh antusiasme. Seminar ini menghadirkan Drs. Joko Nurbatin (UPT PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Blitar sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi penting mengenai pencegahan, penanganan, serta strategi menciptakan lingkungan sekolah bebas dari perundungan dan kekerasan seksual.

Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa sekolah memiliki peran besar dalam membangun budaya saling menghargai dan melindungi antarwarga sekolah. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan menjadi garda terdepan dalam menciptakan sistem pengawasan serta pembinaan karakter siswa agar tercipta suasana belajar yang positif dan beradab.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang memungkinkan peserta bertanya dan berbagi pengalaman terkait upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah. Suasana seminar berlangsung aktif dan inspiratif, mencerminkan kepedulian seluruh pendidik terhadap terciptanya budaya sekolah yang aman dan berintegritas tinggi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru dan tenaga kependidikan SMK Islam 1 Blitar semakin memahami pentingnya peran mereka dalam melindungi peserta didik serta memperkuat nilai-nilai moral dan empati dalam setiap aktivitas pembelajaran di sekolah.

SMK… Bisa!
SMEKISA… Jaya!
Safety Commitment… Safety Adalah Tanggung Jawab Saya!
Yosh! Yosh! Yosh!

Outbound OSIS SMK Islam 1 Blitar 2025/2026: Bangun Kekompakan dan Kepemimpinan di Pantai Serang

Outbound OSIS SMK Islam 1 Blitar 2025/2026: Bangun Kekompakan dan Kepemimpinan di Pantai Serang

Blitar, 18 Oktober 2025 — Dalam rangka mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat kepemimpinan, SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) kembali menyelenggarakan kegiatan Outbound OSIS Masa Bhakti 2025/2026 yang berlangsung di Pantai Serang, Blitar, pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengurus OSIS SMK Islam 1 Blitar dengan penuh semangat dan antusiasme. Outbound kali ini dilaksanakan bekerja sama dengan Event Organizer (EO) Teo Outbound, yang turut menghadirkan berbagai permainan dan tantangan menarik guna membangun kekompakan, komunikasi, dan tanggung jawab antaranggota OSIS.

Beragam kegiatan seru seperti permainan tim, tantangan motivasi, hingga sesi refleksi kelompok menjadi bagian dari rangkaian acara. Setiap aktivitas dirancang untuk melatih kepemimpinan, memperkuat rasa saling percaya, serta meningkatkan kemampuan kerja sama. Suasana pantai yang sejuk dan panorama indah Pantai Serang turut menambah semangat peserta dalam mengikuti seluruh agenda kegiatan.

Menurut pembina OSIS SMK Islam 1 Blitar, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga merupakan wadah pembentukan karakter dan mental kepemimpinan bagi para pengurus. “Outbound ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan antaranggota OSIS dan menumbuhkan semangat kebersamaan agar OSIS SMEKISA semakin solid dan kreatif dalam menjalankan programnya,” ujarnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, pembimbing, dan tim EO Teo Outbound sebagai simbol kebersamaan dan kenangan indah yang tercipta selama kegiatan berlangsung. Momen ini menjadi awal yang baik bagi pengurus OSIS masa bhakti 2025/2026 untuk melangkah lebih kompak, inovatif, dan bersemangat dalam mewujudkan program kerja OSIS ke depan.

SMK… Bisa!
SMEKISA… Jaya!
Safety Commitment… Safety Adalah Tanggung Jawab Saya!
Yosh! Yosh! Yosh!


Jelang Pelaksanaan TKA 2025, Cabdin Blitar Adakan Sosialisasi bagi Proktor

Jelang Pelaksanaan TKA 2025, Cabdin Blitar Adakan Sosialisasi bagi Proktor

SMK Islam 1 Blitar (SMEKISA) menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMK Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Blitar pada Selasa, 23 September 2025. Acara yang dipusatkan di Aula Gedung A SMEKISA ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada sekolah-sekolah terkait pelaksanaan TKA sebagai salah satu bentuk asesmen akademik tingkat SMK.

Tes Kemampuan Akademik (TKA) sendiri merupakan bentuk evaluasi standar yang dirancang untuk mengukur kemampuan dasar siswa dalam bidang kognitif, seperti literasi, numerasi, serta penalaran. TKA berbeda dengan asesmen nasional sebelumnya karena lebih menitikberatkan pada pemetaan kemampuan akademik peserta didik sebagai acuan dalam peningkatan mutu pembelajaran di sekolah.

Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh kepala sekolah SMK negeri dan swasta se-Blitar Raya beserta para proktor dari masing-masing sekolah. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan materi mengenai perbedaan TKA dengan asesmen sebelumnya, teknis pelaksanaan ujian, hingga langkah-langkah persiapan yang harus dilakukan agar pelaksanaan berjalan lancar dan sesuai ketentuan.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh SMK di Blitar Raya dapat mempersiapkan diri secara optimal dalam menghadapi TKA 2025. Kehadiran kepala sekolah dan proktor menjadi bukti nyata adanya komitmen bersama untuk memastikan pelaksanaan ujian berjalan dengan baik sekaligus memberikan hasil yang kredibel.

Dengan adanya TKA, diharapkan dapat dihasilkan data yang akurat dan objektif mengenai capaian akademik siswa SMK. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar penting bagi sekolah maupun pemerintah dalam merancang strategi peningkatan kualitas pendidikan kejuruan di Blitar Raya, sehingga dapat melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

PCNU Kota Blitar Gelar Muskercab III, Kukuhkan JATMAN dan Bahas Program Strategis di Pondok Pesantren Al-Muhsin

PCNU Kota Blitar Gelar Muskercab III, Kukuhkan JATMAN dan Bahas Program Strategis di Pondok Pesantren Al-Muhsin

Blitar – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Blitar menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III pada Ahad (21/9/2025) di Pondok Pesantren Al Muhsin, SMK Islam 1 Blitar. Dengan tema “Berkhidmah Bersama Umat Guna Mencapai Jam’iyyah yang Lebih Maslahah”, forum ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat arah program kerja NU di tingkat cabang.

Rangkaian acara dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta, santunan anak yatim-dhuafa, hingga pembukaan resmi. Usai pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbanul Wathon yang dilanjutkan prosesi pelantikan JATMAN Kota Blitar.

Acara semakin khidmat dengan Taujihad dari Prof. Dr. KH. Ali Masykur Musa, S.H., M.Si., M.Hum., Mudir ‘Ali Idaroh Aliyah JATMAN. Kemudian, Rais Syuriyah PCNU Kota Blitar, KH. Muhtar Lubby, M.A., menyampaikan khutbah yang menekankan pentingnya khidmah NU dalam kehidupan masyarakat.

Turut hadir Ketua JATMAN Kota Blitar, Drs. H. Moh. Ahadiyanto, serta Ketua PCNU Kota Blitar, Dr. KH. Habib Bawafi, M.H.I., yang menegaskan pentingnya soliditas antar-lembaga, banom, dan MWCNU. Wali Kota Blitar, H. Syaifual Muhibbin, S.H.I., juga memberikan sambutan sekaligus menyerahkan bantuan simbolis untuk pembangunan gedung PCNU.

Usai sesi seremonial, agenda berlanjut dengan sidang pleno dan sidang komisi. Tiga komisi membahas bidang keagamaan-pendidikan, sosial-ekonomi, serta rekomendasi strategis. Hasil sidang komisi kemudian dibacakan dan disahkan dalam sidang pleno II.

Muskercab III ini diakhiri dengan penutupan resmi, sambutan Ketua PCNU, serta doa bersama. Forum ini diharapkan mampu memperkokoh soliditas organisasi sekaligus menghasilkan program kerja yang lebih terarah dan bermanfaat bagi umat serta masyarakat luas.

Berikut dokumentasi yang berhasil dihimpun redaksi

Cetak Sejarah, Jatim Hattrick Juara Umum LKS Nasional – Gubernur Khofifah Beri Bonus untuk Semua Kontingen

Cetak Sejarah, Jatim Hattrick Juara Umum LKS Nasional – Gubernur Khofifah Beri Bonus untuk Semua Kontingen

Surabaya – Provinsi Jawa Timur kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Nasional Pendidikan Menengah (Dikmen) XXXIII Tahun 2025 dengan meraih juara umum untuk ketiga kalinya secara berturut-turut atau hattrick.

Kemenangan ini diraih setelah kontingen Jatim sukses membawa pulang 29 medali dari 37 bidang lomba kompetensi keahlian dan peringkat 1 Eksibisi, yang terdiri dari 20 medali emas, 6 medali perak, dan 2 medali perunggu. Capaian ini melampaui target 18 medali emas yang sebelumnya dicanangkan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara khusus menjamu seluruh kontingen LKS Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Jumat malam (1/8/2025). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan rasa syukur, bangga, dan terima kasih atas perjuangan luar biasa para siswa dan guru pembimbing.

“Terima kasih atas semua kerja keras anak-anak luar biasa sehingga target 18 emas terlampaui menjadi 20 emas. Ini hattrick bagi Jatim sejak 2023, 2024, dan 2025. Semua anak-anakku kontingen LKS Dikmen adalah anak-anak hebat,” ungkap Khofifah.

Tak hanya memberikan apresiasi dalam bentuk ucapan, Gubernur Khofifah juga mengumumkan tambahan bonus untuk seluruh peserta, baik yang meraih medali maupun yang belum. Bonus tersebut meliputi:

  • Medali emas: Rp10 juta untuk siswa, Rp5 juta untuk guru pembimbing
  • Medali perak: Rp7,5 juta untuk siswa, Rp3 juta untuk guru pembimbing
  • Medali perunggu: Rp5 juta untuk siswa, Rp2 juta untuk guru pembimbing
  • Tanpa medali: Rp3 juta untuk siswa

Khofifah menegaskan bahwa prestasi ini harus terus dijaga dan ditingkatkan melalui pendampingan yang lebih advance agar Jatim bisa bersaing di tingkat ASEAN hingga global.

“Terus dijaga prestasi yang sudah diraih. Cara menjaganya adalah terus menempa kemampuan, memperkuat pendampingan, dan bersiap menghadapi kompetisi di level yang lebih tinggi,” pesannya.

Ajang LKS Nasional 2025 ini diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia. Jawa Tengah menempati posisi kedua dengan 7 emas, 8 perak, dan 10 perunggu, sedangkan DKI Jakarta berada di posisi ketiga dengan 4 emas, 8 perak, dan 13 perunggu.

Dari Jawa Timur, medali emas diraih di berbagai bidang keahlian, di antaranya Autobody Repair, Bricklaying, Cyber Security, Digital Marketing, Electrical Installation, Electronics, Fashion Technology, Health and Social Care, IT Software Solutions for Business, Mechatronics, Motorcycle Repair and Maintenance, Pharmacy, Refrigeration and Air Conditioning, Restaurant Service, Robot Manufacturing System, dan Welding. Bidang Welding Robot pada kategori eksibisi juga sukses meraih peringkat pertama.

Salah satu kontribusi membanggakan datang dari SMK Islam 1 Blitar, yang berhasil meraih juara 2 nasional (medali perak) pada bidang lomba Automobile Technology. Prestasi ini menjadi bukti kualitas pendidikan vokasi di Jatim yang terus melahirkan generasi siap kerja, kreatif, dan berdaya saing tinggi.

Gubernur Khofifah menutup sambutannya dengan harapan agar semangat juang ini dapat menular ke seluruh siswa SMK di Jawa Timur.

“Selamat kembali ke sekolah masing-masing. Tunjukkan bahwa Jawa Timur hebat, dan SMK Jatim pasti bisa hebat,” pungkasnya.

Hoaks Dugaan Pungli Purnawiyata di SMK Islam 1 Kota Blitar: Klarifikasi dan Fakta Sebenarnya

Hoaks Dugaan Pungli Purnawiyata di SMK Islam 1 Kota Blitar: Klarifikasi dan Fakta Sebenarnya

Blitar – Sebuah informasi tidak benar atau hoaks sempat beredar di publik melalui salah satu situs daring bernama pelitaekspres.com yang memuat artikel berjudul “Lagi, Dugaan Pungli Berkedok Purnawiyata di SMK Islam 1 Kota Blitar”. Artikel tersebut menyudutkan dan mencemarkan nama baik SMK Islam 1 Kota Blitar dengan menyampaikan sejumlah tuduhan yang tidak berdasar.

Berikut link artikel tersebut: https://pelitaekspres.com/lagi-dugaan-pungli-berkedok-purnawiyata-di-smk-islam-1-kota-blitar/

Pihak sekolah dengan tegas menyatakan bahwa informasi yang dimuat dalam artikel tersebut adalah tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Artikel itu menuduh telah terjadi praktik pungutan liar (pungli) berkedok purnawiyata, padahal pihak sekolah tidak mengadakan acara wisuda tahun 2025. Kebijakan ini sudah diterapkan dan telah disampaikan kepada seluruh orang tua/wali murid, termasuk bahwa tidak ada penarikan dana untuk kegiatan purnawiyata.

Selain itu, artikel yang terlanjur dipublikasikan tersebut juga menyebutkan jumlah siswa yang tidak akurat, yaitu sekitar 300 orang. Padahal, jumlah siswa kelas XII SMK Islam 1 Kota Blitar pada tahun pelajaran 2024/2025 adalah 864 siswa.

Tidak hanya itu, nomor rekening yang dicantumkan dalam berita tersebut juga salah dan bukan milik SMK Islam 1 Blitar atau tidak diketahui milik lembaga mana sehingga mengindikasikan adanya upaya penyebaran informasi palsu dan fitnah yang berpotensi merugikan institusi pendidikan. Tidak hanya itu artikel tersebut juga tidak menyebutkan dengan betul nama Kepala Sekolah SMK Islam 1 Blitar.

Hingga artikel ini ditulis, tautan artikel hoaks tersebut telah dihapus oleh pihak pelitaekspres.com tanpa keterangan resmi, menandakan bahwa konten tersebut bermasalah secara etika jurnalistik maupun keabsahan informasi.

Pihak SMK Islam 1 Kota Blitar melalui kepala sekolah dan jajarannya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta selalu melakukan verifikasi kepada sumber resmi sebelum menyebarluaskan informasi.

“Kami tegaskan bahwa SMK Islam 1 Kota Blitar berkomitmen menjaga integritas dalam pelayanan pendidikan. Kami berharap masyarakat dan media dapat bersinergi menjaga iklim pendidikan yang sehat dan bermartabat,” ujar salah satu perwakilan sekolah.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan citra sekolah dapat kembali pulih, dan peristiwa serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.